• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, January 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 18, 2020
in Teknologi
0
Perdagangan Manusia Kini Menggunakan Internet, Media Sosial, dan Aplikasi

Cobisnis.com – Teknologi komunikasi modern, sebuah saja internet, media sosial, dan aplikasi seluler – telah secara signifikan mempengaruhi operasional kelompok kejahatan terorganisir yang terlibat dalam perdagangan manusia (Trafficking in Human Beings/THB).

Teknologi telah memperluas kemampuan penjahat untuk memperdagangkan manusia untuk berbagai jenis eksploitasi, termasuk eksploitasi seksual dan tenaga kerja, pengambilan organ, adopsi anak secara ilegal, dan kawin paksa.

Pelaku perdagangan manusia menggunakan teknologi komunikasi yang semakin modern untuk mengeksploitasi korbannya berulang kali: mulai dari mengiklankan dan merekrut korban, hingga memeras korban dengan foto dan video untuk mengontrol pergerakannya.

Uni Eropa (UE) bersama Europol menerbitkan laporan terbaru bertajuk “Tantangan Melawan Perdagangan Manusia di Era Digital” sebagai bagian dari peringatan Hari Anti-Perdagangan Manusia UE 2020.

Dalam laporan setebal 7 halaman dinyatakan perlunya semua pihak berkolaborasi seperti mengumpulkan data dan informasi intelejen.

Mengumpulkan lebih banyak bukti digital untuk menghubungkan titik-titik antara investigasi nasional dan internasional sangat diperlukan untuk memerangi perdagangan manusia, sebagai salah satu prioritas utama UE dan Europol.

“Teknologi memberi perdagangan manusia (Trafficker) kemampuan untuk merekrut korban tanpa bertatap muka interaksi, sehingga mengurangi risiko terdeteksi oleh penegak hukum,” tulis laporan tersebut.

Media Sosial

Platform media sosial telah digunakan sebagai katalog virtual oleh penjahat untuk mengidentifikasi korban baru dan mengembangkan strategi pemantauan. Karena sejumlah besar informasi tentang latar belakang psikologis dan pribadi pengguna (misalnya tingkat pendidikan, ikatan keluarga, status ekonomi, tempat tinggal, jaringan pertemanan, dll.) sering ditampilkan di medsos (sering kali disertai gambar).

“Media sosial juga digunakan sebagai senjata psikologis, dimana pelaku perdagangan manusia mengancam akan mengunggah gambar korban yang diretas/dibobol jika gagal memenuhi tuntutan para penjahat.”

Laporan itu juga menyebut kelompok sasaran yang rentan. Mayoritas korban yang teridentifikasi dalam kasus-kasus THB melibatkan komponen online, dimana perempuan dewasa yang paling banyak dieksploitasi, khususnya kejahatan perdagangan manusia di Negara Anggota UE.

“Anak di bawah umur juga merupakan kelompok sasaran yang sangat rentan karena “kebersihan digital” anak-anak yang buruk.”

Para pelaku Trafficker online juga sangat canggih. Mereka mampu memiliki kekayaan informasi tentang anak-anak yang berpotensi rentan dan mudah diakses di internet, memungkinkan para Trafficker menjalankan taktik social engineering hingga grooming dan perundungan (bully).

“Mereka (para penjahat) dapat menjalankan strategi perekrutan berdasarkan profil online korban. Dua bentuk strategi rekrutmen online yang dapat diidentifikasi dalam konteks ini adalah: rekrutmen aktif dan pasif.”

Perekrutan aktif menyerupai teknik ‘memancing kail’ dan melibatkan penjahat, misalnya, memposting iklan pekerjaan palsu di portal pekerjaan terpercaya dan mem-blasting di pasar media sosial.

Jaringan kriminal juga membuat situs web lengkap dari agen tenaga kerja palsu, yang sering kali dipromosikan di media sosial agar mudah diakses oleh lebih banyak calon korban. Terkadang situs web ini menyertakan obrolan langsung, yang seolah-olah mengizinkan kontak langsung dengan manajer perekrutan yang diduga.

“Beberapa tahun ke depan akan menjadi sangat penting bagi semua pihak untuk mengidentifikasi dan menyetujui kerangka hukum dan teknis, yang dapat diterapkan untuk bertindak secara efektif melawan perdagangan manusia di era digital.”

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisHumanperdahangan manusia

Related Posts

SpaceX Siap IPO 2026, Valuasi Ditaksir Tembus Rp 13.316 Triliun

Elon Musk Gugat OpenAI, Konflik Lama Akhirnya Dibawa ke Pengadilan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gugatan hukum Elon Musk terhadap OpenAI resmi berlanjut ke tahap persidangan, memperpanjang konflik lama antara pendiri Tesla...

Sejarah Greenland di Tangan Denmark, Kini Jadi Incaran Trump

Sejarah Greenland di Tangan Denmark, Kini Jadi Incaran Trump

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Greenland dikenal sebagai pulau terbesar di dunia yang bukan benua. Meski letaknya sangat jauh dari Eropa, wilayah...

Fenomena Dinding Salju Jepang, Jalanan Tertimbun hingga 20 Meter

Fenomena Dinding Salju Jepang, Jalanan Tertimbun hingga 20 Meter

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena alam ekstrem kembali menarik perhatian dunia setelah sebuah jalur pegunungan di Jepang tertimbun salju hingga mencapai...

USS Abraham Lincoln Patroli Dekat Indonesia, Kirim Sinyal ke China

USS Abraham Lincoln Patroli Dekat Indonesia, Kirim Sinyal ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan di kawasan Laut China Selatan kembali menguat setelah Amerika Serikat mengerahkan kapal induk bertenaga nuklir USS...

Setelah Kuasai Minyak Venezuela, Trump Siapkan Tekanan ke Iran & Meksiko

Setelah Kuasai Minyak Venezuela, Trump Siapkan Tekanan ke Iran & Meksiko

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan pendekatan keras dalam kebijakan luar negeri di awal 2026. Setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Theotown Viral di RI, Game Kota Jadi Media Satir Kritik Pemerintah

Theotown Viral di RI, Game Kota Jadi Media Satir Kritik Pemerintah

January 11, 2026
Ekspor Motor RI 2025 Melemah, Angka Terendah dalam 5 Tahun

Ekspor Motor RI 2025 Melemah, Angka Terendah dalam 5 Tahun

January 11, 2026
Lampung Jadi Bintang Baru Pariwisata Nasional, Kunjungan Wisatawan Tembus 24,7 Juta

Lampung Jadi Bintang Baru Pariwisata Nasional, Kunjungan Wisatawan Tembus 24,7 Juta

January 11, 2026
Kurangi Makan Tapi Berat Badan Segitu-gitu Aja, Ini Kata Dokter

Kurangi Makan Tapi Berat Badan Segitu-gitu Aja, Ini Kata Dokter

January 11, 2026
5 Fakta Kemenangan Persib atas Persija, Rekor Maung Bandung Tetap Terjaga

5 Fakta Kemenangan Persib atas Persija, Rekor Maung Bandung Tetap Terjaga

January 12, 2026
Persib Taklukkan Persija 1-0 di GBLA, Gol Cepat Beckham Antar Maung Bandung ke Puncak

Persib Taklukkan Persija 1-0 di GBLA, Gol Cepat Beckham Antar Maung Bandung ke Puncak

January 11, 2026
Indonesia Gagal Raih Gelar di Malaysia Open 2026

Indonesia Gagal Raih Gelar di Malaysia Open 2026

January 11, 2026
SpaceX Siap IPO 2026, Valuasi Ditaksir Tembus Rp 13.316 Triliun

Elon Musk Gugat OpenAI, Konflik Lama Akhirnya Dibawa ke Pengadilan

January 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved