• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
March 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi bisnis untuk memperkuat layanan kepada nasabah. Salah satunya dengan melakukan ekspansi secara efisien melalui pembaruan operasional kredit, modernisasi kantor cabang, serta pengembangan layanan digital.

Direktur Operations BTN I Nyoman Sugiri Yasa mengatakan, transformasi tersebut merupakan bagian dari implementasi visi baru BTN untuk periode 2025–2029. Yakni menjadi “Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”.

Visi tersebut dijalankan melalui sejumlah strategi dalam corporate plan. Di antaranya memperkuat mesin pendanaan berkelanjutan (sustainable funding), meningkatkan proposisi produk dan cross selling, serta menghadirkan layanan perbankan lengkap (full banking services) dengan pengalaman nasabah yang lebih baik.

“Kami akan mengubah image itu bahwa bank BTN bisa memberikan layanan full banking services. Artinya kalau finansial keluarga itu, ada pembiayaan, investasi, transaksi, dan segala macam kebutuhan perbankan lainnya. Apalagi di era digital sekarang ini,” kata Nyoman dalam acara Talk Show & Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 di Ballroom Menara 1 BTN, Jakarta, Jumat (13/3).

Nyoman menjelaskan, penting untuk memperkuat engine sustainable funding agar bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan. Mengingat, pendanaan merupakan bahan bakar utama bagi perbankan untuk menjalankan aktivitas pembiayaan. Tanpa dukungan pendanaan yang kuat, bank tidak akan mampu menyalurkan pembiayaan secara optimal kepada masyarakat.

“Karena itu, penguatan funding menjadi salah satu fokus utama yang terus diperbaiki. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber pendanaan yang stabil dan berkelanjutan. Sehingga BTN dapat terus menjalankan fungsi intermediasi dan memperluas penyaluran pembiayaan,” ujarnya.

BTN juga terus berupaya menghadirkan holistic banking proposition. Artinya, bank berupaya memperkuat proposisi produk sekaligus meningkatkan strategi cross selling. Dalam hal ini, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan atau KPR, tetapi mulai bergerak menuju layanan beyond mortgage.

Dengan pendekatan tersebut, BTN ingin menawarkan layanan perbankan yang lebih lengkap kepada nasabah. Seperti payroll, kartu kredit, investasi, Kredit Ringan (KRING) BTN untuk renovasi rumah, kredit multiguna, pembiayaan kendaraan mobil maupun motor, hingga kredit modal kerja.

“Ketika nasabah membeli rumah melalui KPR, mereka juga berpotensi membutuhkan produk finansial lainnya. Melalui strategi ini, BTN dapat menyediakan beragam solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Nyoman.

Strategic plan BTN selanjutnya adalah menghadirkan layanan perbankan yang lengkap (full banking offering) dengan mengutamakan pengalaman nasabah (customer experience).

Kunci dari upaya tersebut adalah melakukan perbaikan pada aspek layanan dan operasional karena keduanya sangat menentukan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah revamp atau pembaruan proses pengelolaan kredit (loan processing) agar lebih efisien, cepat, dan terstandar.

Pembaruan operasional kredit dilakukan melalui sistem loan factory. Sistem ini memusatkan proses pengajuan dan pengolahan kredit konsumer, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR).

Sebelumnya, proses operasional kredit BTN dilakukan melalui enam Regional Loan Processing Center (RLPC) yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu di Cawang, Bekasi, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Namun, model tersebut dinilai memiliki sejumlah keterbatasan. Standar proses antarwilayah belum seragam, kontrol dan monitoring belum sepenuhnya terpusat, serta kapasitas dan produktivitas antarregional tidak merata.

Melalui loan factory, proses kredit kini disentralisasi di pusat. Sistem ini juga mengedepankan proses digital sehingga meminimalisir intervensi manual.

“Dengan loan factory, proses KPR diproses di satu sentral. Kami mengedepankan proses digital agar layanan lebih cepat, akurat, transparan, dan memiliki standar yang sama,” terang Nyoman.

Menurut dia, sistem tersebut akan diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia. Harapannya, proses pengajuan KPR menjadi lebih efisien dan meningkatkan produktivitas.

Selain pembaruan operasional kredit, BTN juga melakukan modernisasi jaringan kantor cabang. Upaya ini dilakukan melalui program peremajaan kantor cabang (rejuvenating branch).

Sepanjang 2025, BTN telah membuka 20 kantor cabang baru, merelokasi 29 kantor cabang, serta melakukan penataan ulang (re-layout) terhadap 10 kantor cabang agar lebih modern dan nyaman.

Nyoman mengakui, selama ini citra kantor cabang BTN sering dianggap kaku dan birokratis. Karena itu, BTN berupaya menghadirkan konsep cabang yang lebih modern dan ramah terhadap nasabah.

Beberapa kantor cabang yang telah mengusung konsep baru tersebut antara lain berada di kawasan Pondok Indah, Harmoni, Kuningan, hingga Central Park.

“Kami ingin mengubah kesan lama bahwa kantor cabang bank itu kuno dan birokratis. Ke depan, cabang BTN akan menyesuaikan perkembangan zaman dengan konsep yang lebih modern dan dinamis,” ujarnya.

Secara bersamaan, perseroan juga mempercepat digitalisasi layanan melalui pengembangan BTN Digital Store. Konsep ini menghadirkan layanan perbankan di lokasi yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat.

BTN Digital Store tidak hanya berada di kantor cabang, tetapi kini juga hadir di pusat perbelanjaan dan kawasan komersial.

Bahkan, di beberapa lokasi, BTN menggandeng merek kopi lokal untuk menghadirkan suasana layanan yang lebih santai. Saat ini, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang.

“Kami hadir di area komersial, di mal dan pusat keramaian. Konsepnya adalah outlet yang bisa melayani kapan saja melalui digital store. Tapi tetap ada superstaff yang membantu nasabah,” jelas Nyoman.

Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman nasabah (customer experience) yang lebih baik. Dengan pendekatan ini, bank tidak hanya menunggu nasabah datang ke kantor cabang, tetapi hadir langsung di tempat masyarakat beraktivitas.

“Jadi bukan hanya nasabah yang datang ke bank, tetapi bank yang hadir di tempat orang-orang beraktivitas,” ungkap Nyoman.

Transformasi operasional BTN juga menyentuh pengelolaan dokumen kredit. Mengingat besarnya portofolio KPR yang dimiliki BTN, pengelolaan dokumen agunan menjadi aspek penting.

Untuk itu, BTN membangun Records Center sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan dokumen kredit yang lebih modern dan aman.

Saat ini, pusat pengelolaan dokumen tersebut telah tersedia di beberapa kota, antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, dan Gandul, Jakarta. Fasilitas tersebut dilengkapi sistem pengamanan dan teknologi pengelolaan dokumen yang lebih canggih.

“Portofolio KPR BTN sangat besar sehingga tata kelola dokumen agunan harus dilakukan secara baik dan aman. Karena itu kami membangun records center dengan sistem yang lebih modern. Ruang penyimpanan tahan api, rayap, dan high secured. Penyimpanan dengan dossier box, bukan amplop,” jelasnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, BTN berharap dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat efisiensi operasional.

Transformasi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi BTN sebagai bank yang tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, namun sekaligus menyediakan solusi finansial yang lebih luas bagi masyarakat.

Nyoman optimistis pertumbuhan bisnis BTN akan terus berlanjut ke depan karena hal-hal yang menjadi fundamental sudah diperbaiki dan diperkuat.

“Fundamental dalam pertumbuhan bisnis yang sustainable sudah kita bangun. Dan kita sekarang siap untuk melayani masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: bank tabungan negarabtncobisnis.com

Related Posts

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Timnas Indonesia mengawali kiprah di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Pertandingan...

Film Saw 11 resmi dilanjutkan dengan Mike P. Nelson sebagai sutradara. James Wan juga kembali sebagai produser bersama Leigh Whannell dan Jason Blum.

Saw 11 Resmi Lanjut, Mike P. Nelson Jadi Sutradara

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Franchise horor Saw akhirnya kembali mendapatkan kepastian setelah Lionsgate dan Blumhouse mengumumkan film ke-11 akan segera digarap....

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menyatakan ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, harga beras di pasaran masih...

Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman tidak dikenali publik demi menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya setelah meraih banyak trofi bergengsi.

Fabian Ruiz Nyaman Hidup Tanpa Terkenal

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih...

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
Midea Electronics Indonesia menghadirkan AC Celest Inverter dengan AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean untuk kenyamanan serta efisiensi energi.

Midea Hadirkan AC Celest dengan Teknologi AI

September 25, 2026
Pemimpin Dunia Soroti Pengamanan AI di PBB

Xiaomi Watch S5 Transparent Hanya 5.000 Unit

September 25, 2026
ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

September 25, 2026
Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

September 25, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved