• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Penyerapan PEN Lambat, INDEF : Salah Satunya Penyebab Takut Ditangkap KPK

Gilang Praditya by Gilang Praditya
September 22, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Penyerapan PEN Lambat, INDEF : Salah Satunya Penyebab Takut Ditangkap KPK

Cobisnis.com – Pemerintah akan merealokasi anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), untuk mempercepat penyerapan di akhir tahun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengungkapkan realokasi tersebut akan terjadi di 6 sektor, sehingga sektor yang berpotensi tak sepenuhnya terserap, dapat dialihkan ke sektor yang membutuhkan tambahan.

Airlangga sebelumnya menyampaikan bahwa ada sedikit kekeliruan dalam penyampaian persentase penyerapan anggaran. Anggaran kesehatan misalnya, Airlangga menyebut anggaran kesehatan sudah terealisasi sebesar 33,47% atau Rp 18,45 triliun dari Rp 87,5 triliun. Padahal, jika total alokasi anggaran Rp 87,57 triliun, dengan realisasi Rp 18,45 triliun, realisasi anggaran PEN hanya terserap kurang lebih di angka 21%.

“Stimulus ini ya memang harus dirombak total, karena ada banyak sekali stimulus yang kalau saya catat ada 3 sampai 4 item stimulus PEN yang pencairannya sangat lambat dan tidak.mungkin sampai akhir tahun mencapai 100%,” ungkap Ekonom INDEF Bhima Yudistira dalam program Market Review IDX Channel, pada Selasa (22/9/2020).

Contohnya, lanjut Bhima, ada PPh 21 untuk karyawan yang ditanggung oleh pemerintah itu alokasinya besar sekali, sehingga ada Rp39 triliun hampir Rp40 triliun, tetapi penyerapannya baru 4%. Kemudian juga ada subsidi bunga untuk UMKM, itu juga tidak berjalan sesuai optimal baru kisaran 7% pencairannya, ada juga bansos sembako.

“Jadi diluar bansos sembako tulisannya logistik sembako, pangan, ini pencairannya juga sangat kecil. Padahal kita tahu, karena ada PSBB yang lebih ketat seharusnya bantuan sembako ini khususnya di Jabodetabek pencairannya sudah 80-90%,” jelasnya.

Bhima menilai bahwa ini merupakan sumber masalah desain dari anggaran yang dimana pencairannya tidak akan mencapai target. “Jadi ini ada masalah desain dari anggaran, ada yang pencairannya tidak akan mencapai target tapi tidak segera dilakukan realokasi, itu satu masalah. Kedua, ada masalah koordinasi. Banyak pejabat daerah yang gagap dengan teknologi, karena diharuskan berkoordinasi melalui virtual jadi ada yang tidak terbiasa,” imbuh Bhima.

Sambung Bhima, dan yang terakhir ini memang ada salah di pelaksanaan teknisnya yang takut ditangkap oleh KPK. “Karena merasa bahwa ada perlindungan terhadap hukum itu lebih ke arah para menteri atau level Eselon I. Sementara pelaksana teknis mereka khawatir, karena salah sedikit mengisi anggaran itu bisa masuk ke KPK, bisa menjadi tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy course download free
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisKPKPen

Related Posts

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sekitar 112 juta masyarakat Indonesia masih mengalami kekurangan gizi. Data tersebut...

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Sudaryono, menegaskan dirinya tidak akan menerima pertemuan dengan mitra, pengelola dapur,...

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel...

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kubu Ruben Onsu membantah kabar yang menyebut rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, akan dilelang oleh...

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN tengah menyiapkan sistem baru yang memungkinkan orang tua memantau menu Makan Bergizi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
Terlalu Sering Main HP Sebelum Tidur? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Terlalu Sering Main HP Sebelum Tidur? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
PINTU Incubator 2026 memperkuat kolaborasi mode Indonesia-Prancis, membentuk yayasan, dan mendorong talenta lokal menuju panggung internasional.

PINTU Incubator 2026 Perkuat Kolaborasi Mode Indonesia-Prancis

July 29, 2026
SEABEF 2026 diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat business events dan industri MICE yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di ASEAN.

Menpar Dorong Indonesia Jadi Pusat MICE ASEAN Lewat SEABEF 2026

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved