• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Penyerapan PEN Lambat, INDEF : Salah Satunya Penyebab Takut Ditangkap KPK

Gilang Praditya by Gilang Praditya
September 22, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Penyerapan PEN Lambat, INDEF : Salah Satunya Penyebab Takut Ditangkap KPK

Cobisnis.com – Pemerintah akan merealokasi anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), untuk mempercepat penyerapan di akhir tahun. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengungkapkan realokasi tersebut akan terjadi di 6 sektor, sehingga sektor yang berpotensi tak sepenuhnya terserap, dapat dialihkan ke sektor yang membutuhkan tambahan.

Airlangga sebelumnya menyampaikan bahwa ada sedikit kekeliruan dalam penyampaian persentase penyerapan anggaran. Anggaran kesehatan misalnya, Airlangga menyebut anggaran kesehatan sudah terealisasi sebesar 33,47% atau Rp 18,45 triliun dari Rp 87,5 triliun. Padahal, jika total alokasi anggaran Rp 87,57 triliun, dengan realisasi Rp 18,45 triliun, realisasi anggaran PEN hanya terserap kurang lebih di angka 21%.

“Stimulus ini ya memang harus dirombak total, karena ada banyak sekali stimulus yang kalau saya catat ada 3 sampai 4 item stimulus PEN yang pencairannya sangat lambat dan tidak.mungkin sampai akhir tahun mencapai 100%,” ungkap Ekonom INDEF Bhima Yudistira dalam program Market Review IDX Channel, pada Selasa (22/9/2020).

Contohnya, lanjut Bhima, ada PPh 21 untuk karyawan yang ditanggung oleh pemerintah itu alokasinya besar sekali, sehingga ada Rp39 triliun hampir Rp40 triliun, tetapi penyerapannya baru 4%. Kemudian juga ada subsidi bunga untuk UMKM, itu juga tidak berjalan sesuai optimal baru kisaran 7% pencairannya, ada juga bansos sembako.

“Jadi diluar bansos sembako tulisannya logistik sembako, pangan, ini pencairannya juga sangat kecil. Padahal kita tahu, karena ada PSBB yang lebih ketat seharusnya bantuan sembako ini khususnya di Jabodetabek pencairannya sudah 80-90%,” jelasnya.

Bhima menilai bahwa ini merupakan sumber masalah desain dari anggaran yang dimana pencairannya tidak akan mencapai target. “Jadi ini ada masalah desain dari anggaran, ada yang pencairannya tidak akan mencapai target tapi tidak segera dilakukan realokasi, itu satu masalah. Kedua, ada masalah koordinasi. Banyak pejabat daerah yang gagap dengan teknologi, karena diharuskan berkoordinasi melalui virtual jadi ada yang tidak terbiasa,” imbuh Bhima.

Sambung Bhima, dan yang terakhir ini memang ada salah di pelaksanaan teknisnya yang takut ditangkap oleh KPK. “Karena merasa bahwa ada perlindungan terhadap hukum itu lebih ke arah para menteri atau level Eselon I. Sementara pelaksana teknis mereka khawatir, karena salah sedikit mengisi anggaran itu bisa masuk ke KPK, bisa menjadi tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisKPKPen

Related Posts

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan pengembalian dana umat Gereja Paroki St Fransiskus Asisi di Sumatra Utara...

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM di SPBU BP mengalami perubahan signifikan, khususnya pada jenis Ultimate Diesel yang naik tajam per...

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bangladesh resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10% hingga 15% akibat lonjakan harga minyak global...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

April 21, 2026
Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

April 21, 2026
Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

April 20, 2026
Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved