JAKARTA, Cobisnis.com – PT KAI mencatat lonjakan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 8 Surabaya selama libur Idul Adha 2026. Selain itu, masyarakat masih memilih kereta api untuk perjalanan antarkota.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan volume penumpang meningkat sejak awal masa libur. Karena itu, KAI terus menjaga pelayanan di seluruh stasiun.
“Selama 26 hingga 28 Mei 2026, total pengguna kereta api jarak jauh mencapai 108.441 penumpang,” kata Mahendro, Kamis (28/5/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 55.354 penumpang berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya. Sementara itu, 53.057 penumpang tercatat tiba.
KAI menilai tingginya mobilitas itu menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi kereta api masih kuat. Selain itu, kereta api menawarkan perjalanan yang lebih nyaman dan tepat waktu.
Puncak arus penumpang terjadi pada Rabu (27/5/2026). Pada hari pertama libur panjang itu, total pengguna kereta api mencapai 35.672 orang.
Jumlah penumpang datang tercatat lebih tinggi dibandingkan penumpang berangkat. Sebanyak 18.254 penumpang tiba, sedangkan 17.418 penumpang berangkat.
Mahendro mengatakan banyak masyarakat memilih kereta api karena perjalanan lebih aman dan bebas macet. Selain itu, jadwal perjalanan kereta dinilai lebih pasti.
Stasiun Surabaya Pasar Turi menjadi stasiun tersibuk selama periode libur Idul Adha 2026. Total penumpang di stasiun tersebut mencapai 10.310 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 5.000 penumpang berangkat. Sementara itu, 5.310 penumpang tiba di stasiun tersebut.
Selain Pasar Turi, Stasiun Surabaya Gubeng juga mencatat aktivitas tinggi. Stasiun itu melayani 9.949 penumpang selama masa libur.
Di sisi lain, Stasiun Malang mencatat 6.010 pengguna kereta api jarak jauh. Angka itu menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.
KAI Daop 8 Surabaya memperkirakan arus penumpang masih ramai hingga akhir libur Idul Adha. Karena itu, petugas operasional tetap bersiaga untuk menjaga kelancaran perjalanan.













