• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Pentagon Ancam Blacklist Anthropic Jika Tak Longgarkan Pembatasan AI

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 26, 2026
in Teknologi
0
Pentagon Ancam Blacklist Anthropic Jika Tak Longgarkan Pembatasan AI

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth memberi tenggat hingga Jumat kepada CEO Anthropic, Dario Amodei, untuk melonggarkan pembatasan (guardrails) pada model kecerdasan buatan mereka, Claude.

Jika menolak, perusahaan AI tersebut terancam kehilangan kontrak Pentagon senilai US$200 juta dan bahkan masuk daftar hitam pemerintah.

Pentagon menginginkan agar model AI Claude dapat digunakan untuk “semua penggunaan yang sah menurut hukum” oleh militer.

Namun, Anthropic menolak mencabut dua batasan utama: penggunaan AI untuk senjata otonom dan pengawasan massal terhadap warga sipil Amerika.

Menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, Anthropic menilai AI belum cukup andal untuk mengoperasikan sistem persenjataan secara mandiri.

Selain itu, belum ada kerangka hukum yang jelas terkait pemanfaatan AI untuk pengawasan massal. Seorang pejabat Pentagon menyebut perusahaan memiliki waktu hingga pukul 17.01 Jumat untuk menyetujui tuntutan tersebut.

Jika tidak, Hegseth disebut akan mengaktifkan Defense Production Act (DPA), undang-undang yang memungkinkan pemerintah memaksa perusahaan mendukung kepentingan pertahanan nasional. Undang-undang ini sebelumnya pernah digunakan pemerintahan Donald Trump saat pandemi.

Selain itu, Pentagon juga mengancam menetapkan Anthropic sebagai “risiko rantai pasok” (supply chain risk). Status ini dapat melarang perusahaan-perusahaan yang memiliki kontrak militer untuk menggunakan produk Anthropic dalam pekerjaan pertahanan mereka.

Biasanya, label tersebut diberikan kepada entitas yang dianggap memiliki keterkaitan dengan musuh asing seperti Rusia atau China.

Mantan penghubung Departemen Kehakiman ke Departemen Pertahanan, Katie Sweeten, mempertanyakan logika langkah tersebut. Ia menilai sulit dipahami bagaimana sebuah perusahaan bisa dianggap risiko rantai pasok sekaligus dipaksa bekerja untuk militer.

Meski demikian, sumber menyebut pertemuan antara Hegseth dan Amodei berlangsung dalam suasana profesional dan tanpa ketegangan terbuka. Hegseth bahkan memuji produk Anthropic dan menyatakan keinginan untuk tetap bekerja sama.

Namun Amodei kembali menegaskan garis merah perusahaannya terkait senjata otonom dan pengawasan massal. Anthropic disebut tidak berencana mengubah kebijakannya.

Anthropic menyebut pertemuan tersebut sebagai diskusi “itikad baik” mengenai kebijakan penggunaan teknologi mereka, guna memastikan dukungan terhadap misi keamanan nasional tetap sejalan dengan batas kemampuan dan tanggung jawab model AI mereka.

Ketegangan ini juga berpotensi membuka peluang bagi pesaing Anthropic. Pejabat Pentagon mengonfirmasi bahwa perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, bersedia beroperasi dalam lingkungan jaringan rahasia pemerintah.

Anthropic sendiri selama ini dikenal sebagai perusahaan AI yang menempatkan isu keselamatan dan regulasi sebagai prioritas utama. Para pendirinya merupakan mantan karyawan OpenAI yang keluar karena perbedaan pandangan soal arah pengembangan dan keamanan AI, termasuk produk populer seperti ChatGPT.

Baru-baru ini, Anthropic juga mengumumkan komitmen dana sebesar US$20 juta untuk mendukung kelompok politik yang mendorong regulasi AI lebih ketat di Amerika Serikat.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: AIAnthropiccobisnis.comPentagon

Related Posts

Daftar Negara dengan Kucing Peliharaan Terbanyak 2026, Siapa Peringkat Pertama?

Daftar Negara dengan Kucing Peliharaan Terbanyak 2026, Siapa Peringkat Pertama?

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kucing masih menjadi hewan peliharaan favorit di berbagai negara. Hewan ini dikenal mudah beradaptasi dan dekat dengan...

Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pernah Pimpin TNI AD dan Kementerian Pertahanan

Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pernah Pimpin TNI AD dan Kementerian Pertahanan

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar duka datang dari dunia pertahanan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia...

Frontier Airlines Hadapi Ujian Berat Meski Dapat Keuntungan dari Kejatuhan Spirit

Frontier Airlines Hadapi Ujian Berat Meski Dapat Keuntungan dari Kejatuhan Spirit

by Zahra Zahwa
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Frontier Airlines berpotensi menjadi maskapai yang paling diuntungkan setelah Spirit Airlines menghentikan operasinya pada 2 Mei lalu....

San Antonio Spurs Melaju ke NBA Finals 2026 Setelah Kalahkan Thunder 111-103

San Antonio Spurs Melaju ke NBA Finals 2026 Setelah Kalahkan Thunder 111-103

by Zahra Zahwa
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – San Antonio Spurs memastikan tiket ke NBA Finals 2026 setelah mengalahkan Oklahoma City Thunder 111-103 pada Game...

Kisah Sue Tilley, Perempuan di Balik Lukisan Lucian Freud yang Diburu Kolektor Dunia

Kisah Sue Tilley, Perempuan di Balik Lukisan Lucian Freud yang Diburu Kolektor Dunia

by Zahra Zahwa
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sue Tilley kembali bertemu dengan potret dirinya yang dibuat pelukis terkenal Lucian Freud hampir 30 tahun lalu....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

May 30, 2026
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026, Simak Jadwal Tayangnya Malam Ini

May 30, 2026
Ekspor Beras RI ke Malaysia Dipatok di Atas Rp16 Ribu per Kilogram

Ekspor Beras RI ke Malaysia Dipatok di Atas Rp16 Ribu per Kilogram

May 30, 2026
Mama Sinta Laporkan Film “Pesta Babi” ke Polda Metro Jaya karena Tampilkan Wajah Tanpa Izin

Mama Sinta Laporkan Film “Pesta Babi” ke Polda Metro Jaya karena Tampilkan Wajah Tanpa Izin

May 30, 2026
Daftar Negara dengan Kucing Peliharaan Terbanyak 2026, Siapa Peringkat Pertama?

Daftar Negara dengan Kucing Peliharaan Terbanyak 2026, Siapa Peringkat Pertama?

May 31, 2026
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pernah Pimpin TNI AD dan Kementerian Pertahanan

Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pernah Pimpin TNI AD dan Kementerian Pertahanan

May 31, 2026
Frontier Airlines Hadapi Ujian Berat Meski Dapat Keuntungan dari Kejatuhan Spirit

Frontier Airlines Hadapi Ujian Berat Meski Dapat Keuntungan dari Kejatuhan Spirit

May 31, 2026
San Antonio Spurs Melaju ke NBA Finals 2026 Setelah Kalahkan Thunder 111-103

San Antonio Spurs Melaju ke NBA Finals 2026 Setelah Kalahkan Thunder 111-103

May 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved