• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pengadilan Banding Izinkan Kebijakan Trump Tahan Imigran Ilegal Tanpa Peluang Bebas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 8, 2026
in News
0
Pengadilan Banding Izinkan Kebijakan Trump Tahan Imigran Ilegal Tanpa Peluang Bebas

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengadilan banding federal Amerika Serikat pada Jumat memutuskan untuk mengizinkan kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang menahan jutaan imigran tidak berdokumen tanpa memberi mereka kesempatan mengajukan pembebasan. Putusan ini menjadi kemenangan besar bagi Trump dalam upayanya menjalankan kampanye deportasi agresif.

Dalam putusan dengan suara 2-1, Pengadilan Banding Sirkuit Kelima AS yang berhaluan konservatif menyatakan kebijakan tersebut sah. Dampaknya, di sejumlah negara bagian selatan seperti Texas, Louisiana, dan Mississippi, banyak imigran yang telah lama tinggal di AS termasuk mereka yang sebelumnya dibebaskan dengan jaminan kini dapat ditahan tanpa hak mengajukan sidang jaminan di hadapan hakim imigrasi.

Sebelumnya, ribuan kasus serupa di berbagai pengadilan federal tingkat bawah menyatakan kebijakan yang diluncurkan Trump tahun lalu itu melanggar hukum. Namun, keputusan Jumat ini menjadi kali pertama pengadilan banding mendukung kebijakan tersebut, meski penerapannya terbatas di tiga negara bagian dalam wilayah yurisdiksi Sirkuit Kelima.

“Bukan tanpa alasan pemerintah Trump memilih Sirkuit Kelima sebagai tempat banding pertama mereka,” kata analis Mahkamah Agung sekaligus profesor hukum Universitas Georgetown, Steve Vladeck. Ia menilai pengadilan ini dikenal sebagai yang paling condong ke kanan di AS, dan panel hakim yang memutus perkara ini pun berasal dari spektrum konservatif paling kuat.

Meski sejumlah pengadilan banding lain masih mengkaji kebijakan serupa, putusan ini dinilai membuka jalan menuju pertarungan hukum di Mahkamah Agung AS.

Pendapat mayoritas ditulis oleh Hakim Edith Jones, penunjukan Presiden Ronald Reagan, dan didukung Hakim Kyle Duncan, yang ditunjuk Trump. Keduanya menyatakan bahwa meskipun pemerintahan Trump membalikkan kebijakan puluhan tahun yang memungkinkan imigran tetap bebas dengan jaminan selama proses hukum berjalan, pemerintah memiliki kewenangan penuh untuk mengambil langkah tersebut.

“Fakta bahwa pemerintahan sebelumnya memilih menggunakan kewenangan penegakan hukum secara terbatas tidak berarti mereka tidak memiliki wewenang untuk bertindak lebih jauh,” tulis Jones.

Di bawah kebijakan lama, imigran yang masuk secara ilegal, tidak memiliki catatan kriminal, dan ditangkap jauh dari perbatasan biasanya dapat dibebaskan dengan jaminan. Perlakuan ini berbeda dengan imigran yang ditangkap di perbatasan, yang dapat langsung dikenai deportasi cepat tanpa hak mengajukan jaminan.

Namun, dalam pendapat berbeda, Hakim Dana Douglas penunjukan Presiden Joe Biden memperingatkan bahwa putusan mayoritas berpotensi menyebabkan penahanan tanpa jaminan bagi hingga dua juta imigran di AS.

“Pemerintah kini mengklaim memiliki kewenangan untuk menahan jutaan nonwarga negara di wilayah pedalaman, termasuk mereka yang telah tinggal di sini selama puluhan tahun, seolah-olah mereka ditangkap di perbatasan,” tulis Douglas. Ia menilai kebijakan ini bertentangan dengan prinsip dasar hukum imigrasi AS dan tidak memiliki preseden sejarah yang kuat.

Douglas juga menekankan dampak kemanusiaan dari kebijakan tersebut, yang menurutnya memaksa para imigran ditahan tanpa sidang jaminan dan harus menempuh jalur hukum yang rumit hanya untuk mendapatkan kembali kebebasan mereka.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpImigranIlegalKebijakanTrump

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved