• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Peluru Tajam Digunakan dalam Protes Antikorupsi Nepal, Forensik Ungkap Fakta

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 28, 2025
in Nasional
0
Peluru Tajam Digunakan dalam Protes Antikorupsi Nepal, Forensik Ungkap Fakta

JAKARTA, Cobisnis.com – Sedikitnya 33 pengunjuk rasa yang tewas dalam demonstrasi antikorupsi di Nepal bulan ini dipastikan terkena peluru tajam yang ditembakkan dari senjata berkecepatan tinggi, menurut keterangan lembaga medis yang melakukan pemeriksaan post-mortem.

Temuan ini disampaikan oleh anggota departemen forensik Tribhuvan University Institute of Medicine yang enggan disebutkan namanya karena sensitif, dan kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara institut tersebut. Ini merupakan konfirmasi resmi pertama bahwa aparat menggunakan peluru tajam dalam kerusuhan yang menewaskan 74 orang dan melukai lebih dari dua ribu orang.

Gambar tidak terverifikasi mengenai amunisi non-karet serta korban dengan luka di kepala dan dada sempat beredar luas di media sosial setelah demonstrasi yang dipimpin generasi muda tersebut. Aksi ini bermula dari protes atas gaya hidup mewah para pejabat yang dipamerkan di media sosial, dan akhirnya berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri K.P. Sharma Oli beserta kabinetnya.

Sejumlah tokoh protes menuding Oli dan Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak sebagai pihak yang memberi perintah menembakkan peluru tajam, meski tanpa bukti. Oli membantah tuduhan itu melalui unggahan Facebook pada 20 September, sementara Lekhak sebelumnya menyatakan menerima “tanggung jawab moral” sebelum mundur dari jabatannya pada 8 September.

Hasil otopsi di kampus Maharajgunj, Kathmandu, menemukan dari 34 jenazah dengan luka tembak, 10 ditembak di kepala, 18 di dada, 4 di perut, dan 2 di leher. Hanya satu korban yang terkena peluru karet. Bentuk peluru terdistorsi sehingga kaliber dan jenis senjata tidak dapat dipastikan.

Meskipun kepemilikan senjata api legal sulit di Nepal, aparat memiliki akses ke senjata berkecepatan tinggi yang biasanya tidak digunakan untuk pengendalian massa. Sementara itu, mantan PM Oli menyebut adanya penyusup yang mungkin membawa senjata otomatis yang tidak dimiliki polisi.

PBB menyerukan investigasi transparan atas dugaan penggunaan kekuatan berlebihan. Pemerintahan sementara yang dipimpin mantan Ketua Mahkamah Agung Sushila Karki kini telah membentuk komisi penyelidikan.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
lynda course free download
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comnepalprotes antikorupsi

Related Posts

Pakar Peringatkan Risiko Kesehatan dari Kue Putu yang Dikukus dengan Pipa PVC

Pakar Peringatkan Risiko Kesehatan dari Kue Putu yang Dikukus dengan Pipa PVC

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kue putu masih menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat. Namun, konsumen disarankan lebih berhati-hati karena sebagian...

Wisata Jembatan Kaca Bromo Dibuka, Pengunjung Bisa Nikmati Pemandangan Tiga Gunung

Wisata Jembatan Kaca Bromo Dibuka, Pengunjung Bisa Nikmati Pemandangan Tiga Gunung

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jembatan Kaca Bromo resmi memasuki tahap pre-launching pada Sabtu (27/6/2026). Kehadiran destinasi ini menambah pilihan wisata di...

Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain senior. Turnamen ini juga menghadirkan banyak talenta...

Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah yang sering digunakan dalam berbagai masakan. Namun, rempah dari keluarga jahe...

Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup H. La Furia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

June 26, 2026
Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

June 26, 2026
Pakar Peringatkan Risiko Kesehatan dari Kue Putu yang Dikukus dengan Pipa PVC

Pakar Peringatkan Risiko Kesehatan dari Kue Putu yang Dikukus dengan Pipa PVC

June 27, 2026
Wisata Jembatan Kaca Bromo Dibuka, Pengunjung Bisa Nikmati Pemandangan Tiga Gunung

Wisata Jembatan Kaca Bromo Dibuka, Pengunjung Bisa Nikmati Pemandangan Tiga Gunung

June 27, 2026
Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

June 27, 2026
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved