JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar yen Jepang melemah ke posisi terendah dalam 40 tahun terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi itu meningkatkan perhatian pelaku pasar terhadap kemungkinan intervensi pemerintah Jepang.
Pelemahan yen membawa mata uang tersebut ke level terendah sejak 1986. Selain itu, pergerakan ini berpotensi memengaruhi pasar saham Amerika Serikat, pasar obligasi, dan ekonomi global.
Analis menilai perubahan ekspektasi suku bunga Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab utama pelemahan yen. Sementara itu, penguatan dolar AS juga menambah tekanan terhadap mata uang Jepang.
Perubahan ekspektasi tersebut terjadi di tengah dampak konflik yang melibatkan Iran. Karena itu, investor terus memantau arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Pemerintah Jepang sebelumnya telah melakukan intervensi untuk menopang nilai tukar yen. Namun, langkah itu belum mampu menghentikan pelemahan mata uang tersebut.
Kini, yen kembali menyentuh level terendah dalam beberapa dekade. Meski begitu, para pelaku pasar memperkirakan pemerintah Jepang dapat kembali turun tangan jika tekanan terhadap yen terus berlanjut.













