• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pelemahan Rupiah Jadi Indikator Pra-Krisis Ekonomi yang Lebih Parah dari 2008

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 19, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Pelemahan Rupiah Jadi Indikator Pra-Krisis Ekonomi yang Lebih Parah dari 2008

Cobisnis.com – Ekonom menilai pelemahan tajam nilai tukar rupiah dalam waktu cepat merupakan indikator prakrisis ekonomi yang lebih parah dibandingkan 2008. Pelemahan pun tak menutup kemungkinan ke atas 16.500 per dolar AS. Mengapa?

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis 19 Maret 2020, nilai tukar rupiah melemah ke 15.712 per dolar AS atau melemah 489 poin (3,11%) dari posisi kemarin di angka 15.223 per dolar AS.

Bhima Yudhistira Adhinegara, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan, tidak bisa ditutupi lagi bahwa kondisi ekonomi di Tanah Air semakin memburuk. “Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS yang bergerak dalam tempo yang cepat menjadi indikator pra-krisis ekonomi,” katanya di Jakarta, Kamis 19 Maret 2020.

Bahkan dia memperkirakan, krisis ekonomi saat ini akan lebih parah dibandingkan tahun 2008. “Saya tidak mau menutup-nutupi lagi, bahwa amunisi bank sentral untuk meredam pelemahan rupiah makin terbatas. Hal ini bisa terlihat dari rasio cadangan devisa Indonesia yang kecil dibandingkan negara lainnya,” papar Bhima.

Lebih jauh dia menjelaskan, perbandingan cadangan devisa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)  Indonesia menurut data CEIC per 2019 adalah 10,9% dan trennya terus mengalami penurunan.

Coba bandingkan dengan rasio cadangan devisa terhadap PDB Malaysia sebesar 27,2%, Thailand 39,4%, dan Filipina 21,7%. “Artinya dibandingkan negara lain di Asean, Indonesia paling kecil amunisi bank sentral untuk menjaga stabilitas kurs rupiah,” ucapnya tandas.

Bima menyarankan kepada seluruh pengusaha baik skala menengah-besar maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bersiap menghadapi situasi yang terburuk. “Pelemahan kurs rupiah akan berjalan, dan tidak menutup kemungkinan berada di atas 16.500,” ungkap Bhima. “Situasi yang belum pernah dialami Indonesia sejak merdeka.”

Dengan krisis ekonomi, kata dia, perusahaan harus melakukan langkah-langkah penghematan anggaran, mulai mengurangi ktergantungan pembiayaan valas, serta mengubah strategi ekspansi menjadi lebih berhati-hati.

Sementara itu, imbas lockdown Malaysia lebih berpengaruh ke sisi psikologis. Sebab, menurut Bhima,  ada tekanan bagi pemerintah di Indonesia untuk meniru langkah Malaysia. “Jika kita begitu saja latah, maka dipastikan krisis ekonomi akibat lockdown lebih parah,” pungkas Bima.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Bhima YudhistiraBIcadangan devisaCobisniscobisnis & bisnisRupiah

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved