• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Palo Alto Hadirkan DLP, Solusi Keamanan Data Enterprise yang Gampang Terintegrasi

Nina Karlita by Nina Karlita
November 26, 2020
in Teknologi
0
Palo Alto Hadirkan DLP, Solusi Keamanan Data Enterprise yang Gampang Terintegrasi

Cobisnis.com – Palo Alto Networks memperkenalkan layanan Enterprise Data Loss Prevention (DLP) melalui Cloud. Perusahaan mengatakan solusi ini adalah sebuah pendekatan baru yang modern dan simpel bagi perlindungan data, privasi, serta dalam pemenuhan kepatuhan.

Solusi ini juga membantu perusahaan/organisasi untuk melakukan perlindungan terhadap data sensitif, baik pada saat data tersebut disimpan, maupun pada saat digunakan di seluruh jaringan, cloud, hingga ke akses pengguna.

Senior VP sekaligus General Manager Firewall as a Platform, Palo Alto Networks, Anand Oswal, mengatakan jumlah pembobolan data kian meningkat dan terus menjadi sorotan. Di sisi lain, solusi legasi maupun solusi tunggal yang digunakan oleh perubahan/organisasi kadang tidak dapat diakses atau tidak mampu memberikan solusi yang tepat dan efektif untuk mengatasi permasalahan.

“Solusi ini bisa terintegrasi dengan teknologi keamanan yang sudah diimplementasikan sebelumnya, serta mendukung perusahaan yang menerapkan penyimpanan datanya di cloud, secara on-premise, maupun kombinasi dari keduanya,” jelas Anand Oswal dalam siaran pers yang diterima Cobisnis.com, Senin (24 November 2020).

Layanan DLP merupakan solusi atas tiga permasalahan yang kerap terjadi di lingkup keamanan data perusahaan yakni:

1. Mendukung pencegahan upaya pembobolan data berkat kemampuannya dalam mengidentifikasi properti intelektual rahasia di perusahaan maupun personally identifiable information (PII) secara konsisten di seluruh lingkup perusahaan.

2. Mendukung terpenuhinya standar kepatuhan yang ditetapkan dalam berbagai regulasi di antaranya: General Data Protection Regulation (GDPR), Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS), Health Insurance Portability and Accountability Act (HIPAA), California Consumer Privacy Act (CCPA), dan masih banyak lagi lainnya.

3. Mencegah perilaku pengguna yang berisiko sehingga bisa membantu dalam memblokir kemungkinan data terekspos maupun berpindah tangan, baik yang sengaja maupun tidak disengaja.

Solusi ini memiliki total cost of ownership (TCO) lebih rendah dibandingkan dari produk DLP warisan yang kompleks, berkat adanya mesin policy yang simpel dan mendukung integrasi secara native ke titik-titik kendali yang ada di perusahaan, seperti Palo Alto Networks Next-Generation Firewalls, VM-Series, Prisma Access, Prisma Cloud, dan Prisma SaaS.

Selain itu, Palo Alto Networks Enterprise DLP juga mendukung perusahaan/organisasi dalam hal-hal seperti:

1. Visibilitas

Menemukan data sensitif, mendeteksi dan mengatasi adanya permasalahan-permasalahan pada proses-proses bisnis, contohnya seperti departemen HR (Human Resources) yang tiba-tiba mengirim data yang tidak terenkripsi ke vendor eksternal yang semestinya tidak boleh menerima.

2. Notifikasi

Mengirimkan peringatan kepada pengguna ketika terjadi pelanggaran, sehingga lebih sadar akan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan di perusahaan, sebagai contohnya, ketika ada seorang pengguna yang mengirimkan data kartu kredit (payment card), maka akan muncul peringatan saat itu juga.

3. Edukasi

Penerapan pelatihan target; contohnya, mengidentifikasi siapa saja yang telah berulang kali melakukan pelanggaran, kemudian menyediakan contoh bagaimana supaya mereka tidak gegabah mengunggah proprietary source code ke web site pihak ketiga.

4. Proteksi

Mengotomasi perlindungan data dan tindakan respons terhadap setiap insiden keamanan yang terjadi, misalnya ketika ada kejadian yang menyebabkan file sensitif terekspos di cloud storage, maka akan langsung di karantina sehingga tidak bisa di akses publik.

Tags: Bisnis indonesiaCobisnisPaulo Alto

Related Posts

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Istana...

Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas haji Indonesia mengingatkan jemaah haji untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah...

Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi sejak 18 April mulai menekan biaya distribusi dan berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan...

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia merespons sikap MSCI yang masih membatasi saham Indonesia. Isu kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi...

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran memasuki fase kritis. Risiko konflik kembali terbuka lebar di tengah negosiasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Dibayar Mahal oleh Pasar: Kekuatan Tersembunyi Pengendalian Diri Trader

Dibayar Mahal oleh Pasar: Kekuatan Tersembunyi Pengendalian Diri Trader

April 21, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

BSI Sabet 8 Penghargaan di IOBS 2026, Dorong Inovasi Bankir Muda

April 21, 2026
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Berujung Ricuh, Massa Kecewa Tuntutan Tak Ditanggapi

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Berujung Ricuh, Massa Kecewa Tuntutan Tak Ditanggapi

April 22, 2026
Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

April 22, 2026
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Agostini Prediksi Persaingan MotoGP 2026 Dimulai di Jerez

April 22, 2026
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

April 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved