JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Partai Reform UK, Nigel Farage, mengundurkan diri dari parlemen Inggris. Ia juga mengumumkan akan kembali mencalonkan diri dalam pemilu sela untuk mempertahankan kursinya.
Farage menyampaikan keputusan tersebut melalui kanal YouTube pribadinya pada Selasa. Ia melepas statusnya sebagai anggota parlemen dari daerah pemilihan Clacton-on-Sea, Essex.
Langkah itu memicu pelaksanaan pemilu sela. Selain itu, Farage akan kembali maju sebagai kandidat untuk mendapatkan mandat baru dari para pemilih.
Keputusan tersebut muncul di tengah sorotan terhadap sumber kekayaan pribadinya. Isu itu menjadi perhatian setelah sejumlah laporan media mempertanyakan asal-usul donasi dan pendanaannya.
Sementara itu, komisioner standar parlemen Inggris sedang menyelidiki dugaan pelanggaran terkait aturan keuangan. Namun, penyelidikan tersebut akan dihentikan sementara selama proses pemilu sela berlangsung.
Apabila Farage kembali memenangkan kursinya, proses penyelidikan akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, jika ia kalah, komisioner standar parlemen akan memutuskan apakah penyelidikan dilanjutkan.
Farage membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan tidak melakukan pelanggaran hukum maupun melanggar aturan parlemen.
Menurut Farage, seluruh tindakannya telah mengikuti nasihat hukum yang diterimanya. Karena itu, ia memilih menyerahkan penilaian akhir kepada masyarakat Clacton melalui pemilu sela.
“Saya ingin masyarakat Clacton menjadi pihak yang menilai tindakan saya,” ujar Farage.
Selain itu, ia menegaskan akan berjuang memenangkan pemilu sela. Ia juga bertekad melanjutkan agenda politik yang selama ini diperjuangkan oleh Reform UK.













