• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Nama Purbaya Tiba-tiba Muncul dalam Bursa Calon Menteri Keuangan Presiden Prabowo, ini Dia Sosoknya

Saeful Imam by Saeful Imam
July 30, 2024
in Ekonomi Bisnis, Nasional
0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA, COBISNIS.COM – Saat ini, Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sedang sibuk merancang susunan kabinet mereka. Salah satu menteri yang punya posisi strategis adalah menteri keuangan. Posisi Menteri Keuangan dianggap strategis karena peran kunci yang diemban dalam mengelola dan mengarahkan kebijakan ekonomi serta keuangan negara.

Ada beberapa kandidat yang sudah santer terdengar.  Sebut saja Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, yang akrab dipanggil Tiko, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. Kedua nama ini dianggap memiliki kredibilitas dan pengalaman yang memadai untuk mengurusi keuangan negara.

Selain Tiko dan Mahendra, terdapat dua kandidat lain yang juga dipertimbangkan untuk mengisi jabatan strategis ini. Mereka adalah ekonom senior Anggito Abimanyu, yang dikenal luas atas pandangannya yang tajam dalam bidang ekonomi, serta mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, yang sebelumnya telah mengemban tugas serupa dengan rekam jejak yang baik.

Selain empat kandidat di atas, tiba-tiba muncul nama Purbaya Yudhi Sadewa yang saat ini sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Menurut Hendry Harmen, Ketua Alumni ITB DKI Jakarta 2009-2015, posisi Menteri Keuangan harus diisi oleh individu yang memiliki keahlian luar biasa dan kompetensi tinggi di bidang ekonomi makro dan mikro.

“Figur tersebut harus memiliki latar belakang yang tidak biasa, dengan pengetahuan mendalam serta kemampuan dalam mengelola APBN, mampu bekerja sama dengan otoritas moneter, mengendalikan inflasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Harmen kepada media.

SOSOK PURBAYA YUDHI SADEWA

Menurut situs LPS, Ketua Dewan Komisioner LPS ini memperoleh gelar Sarjana dari jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 tanggal 3 September 2020.

Sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, beliau pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016 – Mei 2018), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (November 2015-Juli 2016), Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kement]erian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014), Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014), Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan “Pokja IV”, di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang), Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang).

Sebelum terjun di pemerintahan, Beliau memulai karir sebagai, Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994), Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005), Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013), Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: menteri keuangan baruPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Purbaya Ungkap Potensi Besar MBG dalam Mendorong Ekonomi RI, Ini Rinciannya

Menkeu Purbaya Sebut Pajak Baru Belum Akan Diterapkan di 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 belum mampu menembus angka...

Purbaya Tanggapi Isu Defisit APBN di Atas 3 Persen, Keputusan di Tangan Presiden

Purbaya Tanggapi Isu Defisit APBN di Atas 3 Persen, Keputusan di Tangan Presiden

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal kabar pemerintah mempertimbangkan menaikkan batas defisit Anggaran Pendapatan dan...

Menkeu dan OJK Tinjau Dampak Guyuran Rp 200 Triliun ke Perbankan

Penerimaan Pajak Januari Tembus Rp116,2 T, Melonjak 30,7% YoY

by Desti Dwi Natasya
February 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mencatat penerimaan negara sebesar Rp172,7 triliun pada Januari 2026. Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar berasal dari...

Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Ekonomi Diproyeksi Ekspansi hingga 2033, Purbaya Beri Harapan bagi Lulusan Baru

by Desti Dwi Natasya
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kekhawatiran sulitnya mencari kerja kerap menghantui para fresh graduate. Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta lulusan...

Menkeu dan OJK Tinjau Dampak Guyuran Rp 200 Triliun ke Perbankan

Rasio Utang 40,46% PDB, Purbaya: Langkah Antisipasi Agar Ekonomi Tak Terpuruk

by Desti Dwi Natasya
February 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Posisi utang pemerintah Indonesia hingga 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved