JAKARTA, Cobisnis.com – Aditya Pratama membagikan pandangannya soal proses berkembang dan memperbaiki diri dalam podcast SUARA BERKELAS bertema “Kalau Lo Merasa BODOH Tapi Mau BERKEMBANG, Coba Nonton Ini!”. Ia menekankan pentingnya introspeksi, kemauan belajar, serta kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Dalam perbincangan tersebut, Aditya mengatakan seseorang perlu berani melihat kekurangan dirinya sendiri sebelum berharap terjadi perubahan. Menurutnya, kesadaran terhadap kondisi diri menjadi langkah awal untuk menentukan apa yang perlu diperbaiki.
“Orang goblok itu obatnya cuma satu, introspeksi. Titik. Tidak pernah ada obat lain selain introspeksi dan inisiatif dari diri sendiri,” dikutip dari kanal YouTube SUARA BERKELAS, Kamis (24/9/2026).
Dalam konteks tersebut, introspeksi menjadi bagian dari proses untuk memahami kebiasaan dan keputusan yang selama ini dijalani. Aditya juga membedakan kondisi ketika seseorang belum memiliki pengetahuan dengan sikap ketika seseorang tidak mau belajar atau melihat kesalahannya.
Ia kemudian menyoroti pentingnya kebiasaan membaca sebagai salah satu cara memperluas pengetahuan dan melatih kemampuan berpikir. Menurut Aditya, membaca tidak harus langsung dilakukan dalam waktu lama, tetapi dapat dimulai dari durasi yang kecil.
Aditya memberikan contoh seseorang yang merasa tidak mampu membaca buku. Menurutnya, kebiasaan tersebut bisa dimulai hanya dengan membaca selama satu menit dalam sehari, kemudian waktunya ditambah sedikit demi sedikit secara konsisten.
Ia menjelaskan konsep tersebut dengan prinsip compound interest atau bunga majemuk. Dalam transkrip, Aditya menyebut perubahan 1 persen setiap hari dapat membuat seseorang mengalami perubahan besar dalam jangka panjang.
Aditya juga menyarankan agar seseorang tidak memulai perubahan dengan target yang terlalu ekstrem. Ia menilai perubahan yang dilakukan secara bertahap lebih memungkinkan untuk menjadi kebiasaan dibandingkan mengandalkan motivasi besar dalam waktu singkat.
“Jadi mulailah sedikit lebih baik setiap hari. Kalau mau belajar baca, baca 15 menit,” kata Aditya, dikutip dari kanal YouTube SUARA BERKELAS, Kamis (24/9/2026), sekitar menit 50:15.
Menurutnya, perubahan tidak selalu membutuhkan motivasi besar. Yang lebih penting adalah menentukan langkah yang realistis, menjalankannya secara konsisten, lalu meningkatkan kebiasaan tersebut secara perlahan.
Ia juga mengingatkan bahwa membaca bukan hanya soal mengingat seluruh isi buku. Menurut Aditya, aktivitas membaca dapat melatih fokus dan membantu seseorang mengambil keputusan dengan lebih jelas.
Di bagian lain, Aditya menyebut kebiasaan membaca dapat memberikan dampak yang lebih luas karena pengetahuan yang diperoleh seseorang bisa dibagikan kepada keluarga, teman, maupun orang di sekitarnya. Karena itu, ia melihat membaca bukan hanya sebagai aktivitas pribadi, tetapi juga sebagai bagian dari proses meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pesan yang disampaikan dalam podcast tersebut pada akhirnya berangkat dari satu gagasan sederhana, perubahan tidak harus dimulai dengan langkah besar. Seseorang dapat memulainya dengan mengenali dirinya sendiri, mau belajar, membaca secara rutin, dan memperbaiki kebiasaan sedikit demi sedikit.













