• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur selama 10 Tahun Hanya untuk Mengejar Ketertinggalan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 5, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Perum Perumnas Tunggu Mandat Resmi dari Kementerian PUPR untuk Bangun Perumahan di IKN

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia menjadi salah satu fokus utama Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sejak kepemimpinannya pada 2014 hingga 2024 ini.

Diketahui, infrastruktur yang dimaksud mulai dari jalan tol, bendungan hingga sistem penyediaan air minum (SPAM).

Meski begitu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, masifnya pembangunan infrastruktur tersebut semata-mata hanya untuk mengejar ketertinggalan.

“Belum untuk menyediakan sesuai dengan kebutuhan minimal infrastruktur dalam rangka investasi, menurunkan logistik atau bersaing di dunia global,” ujar Basuki saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat, 4 Oktober.

Basuki menilai, saat ini pembangunan infrastruktur RI masih sangat jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lainnya, utamanya di bidang infrastruktur air seperti bendungan.

“Jadi, kayak pembangunan bendungan itu masih diperlukan banyak sekali. Sekarang ini kelihatannya membangun 61, tapi itu belum apa-apanya dibandingkan dengan negara lain,” ucapnya.

Dia menambahkan, seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Korea Selatan itu ada 19.000 bendungan, sementara di China ada 98.000 bendungan.

Di samping itu, kata Basuki, jalan tol yang beroperasi di Indonesia juga tampaknya sudah banyak, yakni 3.200 kilometer. Namun, nyatanya di negara lain lebih banyak.

“Jadi, saya kira apa yang kami lakukan selama 10 tahun belakangan itu baru mengejar ketertinggalan untuk kebutuhan infrastruktur kami,” tuturnya.

Adapun di era kepemimpinan Presiden Jokowi selama periode 2014-2024, Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan sejumlah infrastruktur guna meningkatkan daya saing dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Di bidang sumber daya air, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah berhasil menyelesaikan pembangunan 53 bendungan dari 61 unit bendungan yang dibangun.

Bendungan yang telah selesai, di antaranya Sepaku Semoi, Ameroro, Leuwikeris, Way Sekampung dan Kuningan.

Selain itu, Kementerian PUPR membangun 1.228.440 hektare jaringan irigasi dan merehabilitasi 4.647.547 hektare jaringan irigasi. Di samping itu, Kementerian PUPR juga menyelesaikan 1.371 embung, 493 buah pengendali sedimen dan lahar, 2.154 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai.

Di bidang konektivitas, Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menyelesaikan 2.432 kilometer pembangunan jalan tol.

Tak sampai di situ, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga juga telah menyelesaikan 5.999 kilometer pembangunan jalan baru, 125.904 meter pembangunan jembatan, 583 buah jembatan gantung dan 27.673 meter pembangunan flyover/underpass.

Salah satu flyover yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi adalah Flyover Djuanda sepanjang 858 meter di Sidoarjo, Jawa Timur.

Di bidang permukiman, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya juga telah menyelesaikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) 36.380 liter per detik, sehingga akses air minum layak mencapai 93 persen dari total populasi.

Kemudian, penanganan kawasan permukiman 94.321 hektare, penanganan sampah dan sanitasi 13,7 juta kartu keluarga, sehingga akses sanitasi layak mencapai 82 persen dari total populasi.

Selanjutnya, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu 15 kawasan serta pembangunan, rehabilitasi atau renovasi sarana pendidikan, olahraga dan pasar 5.939 unit.

Sedangkan di bidang perumahan, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah membangun sebanyak 10,2 juta unit rumah dengan kontribusi APBN melalui Program Sejuta Rumah.

Berikutnya, 1,49 juta unit rumah melalui program Rumah Swadaya/Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), 40.347 unit rumah khusus dan 71.731 unit rumah susun (rusun).

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: cobisnis.comInfrastrukturmenteri pupr

Related Posts

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah Armuzna 2026. Kementerian Agama Republik Indonesia...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Pastor Katolik Sebut Alien Identik dengan Aktivitas Setan

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misteri tentang alien dan UFO atau Unidentified Flying Object hingga kini masih menjadi perdebatan. Fenomena tersebut memunculkan...

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi memastikan Jakarta masih menjadi ibu kota Indonesia hingga saat ini. MK menyampaikan keputusan itu dalam...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Permainan trading card atau kartu Pokemon kembali menjadi tren di berbagai kalangan. Popularitasnya bahkan membuat banyak artis...

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Honda Motor Co melaporkan kerugian besar pada tahun fiskal 2025. Produsen otomotif asal Jepang itu mencatat rugi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

May 14, 2026
Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

May 14, 2026
Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

Google dan SpaceX Bahas Rencana Bangun Pusat Data di Luar Angkasa

May 13, 2026
Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Pastor Katolik Sebut Alien Identik dengan Aktivitas Setan

May 14, 2026
MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved