• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mencicipi Seruit Pindang, Kuliner Penuh Tradisi dari Lampung

Muh. Abdi Sesardiman by Muh. Abdi Sesardiman
October 19, 2025
in Lifestyle
0
Mencicipi Seruit Pindang, Kuliner Penuh Tradisi dari Lampung

LAMPUNG, Cobisnis.com – Setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan nilai-nilai budaya. Di Lampung, ada satu hidangan yang menjadi simbol kebersamaan dan wajib hadir dalam setiap perayaan, yaitu Seruit.

Seruit bukanlah sekadar hidangan biasa, melainkan perpaduan rasa yang “ramai” dan kaya. Komponen utamanya terdiri dari ikan bakar atau goreng (sering menggunakan ikan air tawar seperti nila, patin, atau baung) yang disajikan bersama sambal khas. Sambal seruit ini memiliki ciri khas yang kuat karena biasanya dicampur dengan tempoyak (fermentasi daging durian) atau mangga kueni yang memberikan rasa asam segar, pedas dari cabai, dan gurih.

Salah satu variasi lauk pendamping yang populer adalah Pindang Ikan. Kuah pindang yang segar dengan bumbu rempah seperti kunyit, jahe, dan serai ini sering dinikmati bersama seruit untuk menambah kelezatan.

Tradisi “Nyeruit”

Lebih dari sekadar makanan, Seruit mewakili tradisi masyarakat Lampung yang dikenal dengan istilah “Nyeruit” atau “Muju”, yang berarti makan bersama-sama. Tradisi ini umumnya dilakukan saat ada acara keluarga besar, pernikahan, syukuran, hingga upacara adat.

Dalam tradisi Nyeruit, semua bahan—ikan, sambal seruit, pindang, dan berbagai lalapan seperti petai, jengkol, dan timun—disajikan dalam wadah besar, lalu dinikmati bersama-sama, biasanya secara lesehan dan disantap menggunakan tangan. Kebiasaan ini mencerminkan filosofi sakai sambayan atau gotong royong dan memperkuat tali silaturahmi.

Cita rasa Seruit Pindang yang unik—pedas, asam, asin, dan gurih berpadu—menjadikannya pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Lampung. Makanan ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membawa pesan hangat tentang kekeluargaan dan kebersamaan.

Tags: cobisnis.comkuliner nusantaraLapar makanMakanan khas lampungNikmat di lidahNyeruit

Related Posts

Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

by Desti Dwi Natasya
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perbedaan matcha dan teh hijau green tea kini banyak dibahas oleh pencinta minuman sehat. Oleh karena itu,...

Carmen Hearts2Hearts Bertemu Presiden! Momen Langka Bareng Prabowo dan Lee Jae Myung

Carmen Hearts2Hearts Bertemu Presiden! Momen Langka Bareng Prabowo dan Lee Jae Myung

by Desti Dwi Natasya
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Carmen Hearts2Hearts bertemu presiden 2026 saat menghadiri jamuan kenegaraan di Korea Selatan. Oleh karena itu, momen ini menarik...

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim nasional Italia kembali menelan kekecewaan besar setelah dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kekalahan melalui...

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lonjakan kasus campak kembali terjadi secara global, dan Indonesia kini menempati posisi kedua dengan jumlah kasus terbanyak...

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang remaja berinisial MR (16) asal Garut dilaporkan hilang saat berada di kawasan kaki Gunung Guntur. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

April 1, 2026
BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

April 1, 2026
Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

April 2, 2026
Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

April 2, 2026
Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

April 2, 2026
Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved