• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur Tengah.

Di pasar spot, harga emas naik 2,5% ke US$ 4.784,22 per ons, menjadi level tertinggi sejak 19 Maret. Sementara kontrak berjangka emas AS menguat 2,9% ke US$ 4.813,10 per ons.

Pelemahan dolar AS membuat emas lebih menarik bagi investor global. Di saat yang sama, sentimen geopolitik ikut menopang pergerakan harga.

Harapan meredanya konflik Iran mulai mengubah arah ekspektasi pasar. Investor melihat peluang stabilitas, namun tetap berhati-hati terhadap risiko baru.

Analis menilai harga emas berpotensi menembus US$ 5.000 per ons jika ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali menguat. Ini bisa terjadi jika tekanan inflasi mulai mereda.

Namun, meredanya konflik juga bisa menjadi tekanan bagi emas. Hilangnya faktor safe haven berpotensi menahan kenaikan harga.

Di sisi lain, turunnya harga minyak dapat menekan inflasi global. Kondisi ini membuka peluang pelonggaran kebijakan moneter yang justru mendukung emas.

Sebelumnya, harga emas sempat turun lebih dari 11% pada Maret akibat lonjakan harga energi. Tekanan inflasi saat itu membuat pasar menunda ekspektasi penurunan suku bunga.

Hingga kini, arah pasar masih bergantung pada perkembangan konflik dan kebijakan ekonomi global. Investor cenderung bergerak cepat mengikuti perubahan sentimen.

Selain emas, logam mulia lain juga menguat. Perak naik 1,2%, platinum 1,6%, dan palladium 1,3%, menandakan sentimen positif di pasar komoditas.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatCobisnisEmasGeopolitikHarga EmasiranPebisnismuda

Related Posts

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Teheran, Iran, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Warga mengantre...

Kanada Siapkan Tarif 50% untuk Hampir 900 Produk AS

Kanada Siapkan Tarif 50% untuk Hampir 900 Produk AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perang dagang Amerika Serikat dan Kanada kembali memanas. Kanada mengumumkan tarif balasan terhadap hampir 900 produk asal...

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Trump Usulkan Biaya Visa H-1B US$103.265, Perusahaan AS Bisa Terbebani

by Zahra Zahwa
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 untuk visa H-1B. Usulan tersebut muncul beberapa bulan...

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 atau sekitar Rp1,8 miliar untuk pengajuan...

Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah merek besar asal Amerika Serikat mulai kehilangan pengaruh di pasar China. Nike, Starbucks hingga General Motors...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

August 26, 2026
Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

August 26, 2026
Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

August 26, 2026
Kanada Siapkan Tarif 50% untuk Hampir 900 Produk AS

Kanada Siapkan Tarif 50% untuk Hampir 900 Produk AS

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved