• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menakar Aksi Merger Bank BJB dan Bank Banten

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
April 24, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Menakar Aksi Merger Bank BJB dan Bank Banten

Cobisnis.com – Aksi korporasi seperti merger dan akuisisi adalah hal yang bagus bagi perusahaan dan indsutri. Hal ini tidak lepas dari teori sekala ekonomis di mana aksi ini mampu menurunkan biaya operasional per pendapatan yang didapatkan bila dilakukan dengan tepat.

Hans Kwee, Direktur PT Anugerah Mega Investama mengatakan, industri perbankan Indonesia masih terus berkembang dan masih menjadi jantung ekonomi Indonesia. Bank menyalurkan uang ke sistem ekonomi yang berfungsi memutar roda perekonomian.

“Bagaikan jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh, begitulah peran sentral bank. Bank yang baik dan sehat sangat dibutuhkan dalam sistem perekonomian,” kata Hans di Jakarta, Jumat 24 April 2020.

Bank besar, lanjut Hans, selalu lebih diuntungkan karena bank yang besar membuat masyarakat lebih percaya akibat besarnya aset dan permodalan. Kepercayaan pada bank besar tersebut membuat masayarakat bersedia menempatkan dana baik dalam bentuk tabungan maupun deposito tanpa meminta imbalan atau bunga yang tinggi. “Hal ini pada akhirnya membuat cost of fund bank menjadi rendah,” ucapnya singkat.

Bank dalam menjalankan bisnis akan menyalurkan dana pihak ketiga atau dana masyarakat ke perusahaan atau perseorangan dalam bentuk kredit atau pinjaman. “Ketika cost of fund bank rendah maka bunga kredit yang ditawarkan akan rendah dan dapat bersaing dengan bank lain. Ini membuat perusahaan dan perseorangan tertarik dan antri untuk mengambil kredit,” tutur Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti ini.

Kondisi ini, dia menegaskan, membuka peluang bank memilih peminjam atau kreditur yang baik dalam arti punya kualitas baik dan risiko gagal bayar yang rendah.

“Hal ini yang membuat Otoritas Jasa Keuangan mendorong bank-bank di Indonesia melakukan aksi merger atau akusisi agar didapatkan bank-bank yang besar dan kuat dari segi permodalan maupun ekuitas,” ungkap dia tandas.

Hans yang juga dosen Program Studi Magister Ekonomi Terapan (MET) Universitas Atma Jaya melihat aksi korporasi yang dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) yang berkode saham BEKS ke dalam PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) yang berkode saham BJBR adalah sesuatu yang baik.

Dari data tahun lalu, Pemda Provensi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir Bank Banten juga adalah pemegang saham Bank BJB sebesar 5,29%. “Hal ini tentu menguntungkan karena akan mempermudah dan mepercepat proses aksi korporasi ini,” papar dia.

Penggabungan usaha sendiri mengacu pada mekanisme merger di mana dua entitas akan bergabung menjadi satu entitas baru. Biasaya proses ini tidak akan mengganggu opersional kedua bank.

“Merger punya keuntungan karena akan meningkatkan efisiensi kedua bank. Setiap bank punya kelebihan sehingga bila digabung akan menghasilkan sinergi yang kuat. Pengabungan pasti menambah jumlah aset bank tersebut sehingga menghasilkan bank yang lebih besar. Jumlah nasabah baik deposan maupun peminjam juga meningkat,” ujarnya.

Selain itu, kata Hans, jumlah cabang utama dan cabang pembantu juga menjadi lebih banyak sehingga dapat melayani nasabah lebih banyak. “Ketika cabang berdekatan maka dapat di gabung sehingga mengurangi biaya operasional cabang. Sumber daya manusia juga meningkat dan dapat di alokasikan untuk ekpansi ke tempat lain,” kata Hans.

Lalu, biasanya akan terjadi transfer teknologi antar bank sehingga meningkatkan kualitas pelayanan kedua bank kepada nasabah.

Bila melihat domografi maka jumlah penduduk Banten di tahun 2019 adalah 12,96 juta jiwa dan Jawa Barat adalah 49,31 juta jiwa. Besarnya jumlah penduduk kedua wilayah tentu menguntungkan bagi kedua bank karena potensial nasabah yang dapat dilayani sangat besar.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga biasanya menjadi bank transaksi dan tempat penempatan dana oleh pemerintah daerah. “Karena itu pengabungan ini tentu meningkatkan aktifitas bisnis kedua bank karena melibatkan dua Propinsi yang besar. Melihat solidnya posisi keuangan Bank BJB tentu tidak akan mengalami masalah berarti ketika melakukan aksi korporasi ini,” ucapnya.

Tekanan yang terjadi di pasar keuangan kususnya pasar modal membuat sebagian besar bank mengalami penurunan harga. Kekawatiran perlambatan aktifitas ekonomi akibat pandemi Covid 19 membuat sebagian orang menjual saham. “Tetapi bagi sebagian orang yang paham tentu ini membuka peluang pembelian dan bila dilakukan investasi dalam jangka panjang akan sangat menguntungkan,” ujarnya.

Industri keuangan biasa dinilai dengan Price to Book Value alias PBV. Rasio ini membandingkan harga saham dengan nilai buku perlembar saham. Nilai buku perlembar saham sendiri di ambil dari Pengurangan jumlah aset dengan kewajiban perusahaan. Hal ini dikenal sebagai ekutas perusahaan.

“Data ini lalu dibagi jumlah saham beredar. Industri bank baik dari sisi aset maupun kewajiban sudah mencerminkan nilai pasar atau harga wajar,” papar dia

Memang ada beberapa aset tetap yang nilainya masih tercatat dengan nilai buku yang tidak selalu dilakukan revaluasi. Tetapi melihat hal tersebut kami melihat Bank BJB – BJBR masih punya peluang.

Berdasarkan perhitungan Hans, PBV BJBR dengan harga 910 ada di angka 0,74. Padahal dalam keadaan normal, BJBR biasa diperdagangkan pada PBV 2,28 x sampai 3,36x. Bila mengacu pada PBV 1 kali maka BJBR masih berpeluang naik ke level Rp1.236 per unit saham. “Melihat aksi koroporasi bank yang kami nilai positif membuat rekomendasi beli untuk BJBR,” imbuhnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: Bank BantenBank BJBBEKSBJBRCobisniscobisnis & bisnisMerger

Related Posts

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan pengembalian dana umat Gereja Paroki St Fransiskus Asisi di Sumatra Utara...

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

Lonjakan Harga Solar BP Capai Rp 25.560 per Liter, Apa Dampaknya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM di SPBU BP mengalami perubahan signifikan, khususnya pada jenis Ultimate Diesel yang naik tajam per...

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bangladesh resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10% hingga 15% akibat lonjakan harga minyak global...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

April 20, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

April 20, 2026
Jokowi Balas Pernyataan JK : Saya Bukan Siapa-siapa, Orang Kampung

Jokowi Balas Pernyataan JK : Saya Bukan Siapa-siapa, Orang Kampung

April 21, 2026
BNI Pastikan Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sesuai Proses Hukum

BNI Pastikan Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sesuai Proses Hukum

April 21, 2026
Jerman Alami Perubahan Agama, Masjid Kuil dan Sinagoge Makin Banyak

Jerman Alami Perubahan Agama, Masjid Kuil dan Sinagoge Makin Banyak

April 21, 2026
Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved