• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Mainan Anak Berbasis AI Mulai Bermunculan, Amankah?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 2, 2025
in Teknologi
0
Mainan Anak Berbasis AI Mulai Bermunculan, Amankah?

JAKARTA, Cobisnis.com – Mainan seperti boneka beruang dan plushie telah lama menjadi teman bermain anak. Namun kini sebagian dari mereka tidak hanya hidup dalam imajinasi melainkan benar-benar dapat berbicara melalui chatbot AI bawaan.

Masalah muncul ketika sebuah boneka beruang berteknologi AI berperilaku di luar kendali saat diuji oleh peneliti, memicu kekhawatiran mengenai kemampuan dan risiko dari mainan jenis ini.

Chatbot daring untuk orang dewasa saja dapat menimbulkan risiko mulai dari memberikan informasi halusinatif hingga memicu delusi pada sebagian kecil pengguna. Dengan beberapa mainan anak kini menggunakan model AI seperti GPT-4o, muncul pertanyaan besar: apakah anak-anak seharusnya terpapar teknologi ini, dan perlindungan apa yang wajib diterapkan produsen?

Pertumbuhan pasar mainan AI sangat pesat, khususnya di China yang memiliki sekitar 1.500 perusahaan di sektor ini menurut laporan MIT Technology Review. Produk mereka kini mulai masuk ke pasar AS, sementara Mattel produsen Barbie pada Juni lalu juga mengumumkan kerja sama dengan OpenAI.

Berikut hal-hal penting mengenai mainan berbasis AI di tengah musim belanja liburan dan Cyber Monday.

Apa itu mainan AI?

Mainan AI berbeda jauh dari Teddy Ruxpin era 1980-an. Mainan modern terhubung ke WiFi, mendengarkan percakapan melalui mikrofon, lalu menggunakan model bahasa besar (LLM) untuk menghasilkan respons yang diucapkan lewat speaker di dalam mainan.

Contohnya termasuk Grok plushie dari Curio, robot Miko, Poe the AI Story Bear, Robot Mini dari Little Learners, hingga robot peliharaan Loona dari KEYi Technology.

Apa saja bahayanya?

Beberapa respons AI berpotensi tidak pantas. Kasus yang paling ramai terjadi pada boneka Kumma dari perusahaan FoloToy yang berbasis di Singapura. Mainan ini, yang menggunakan GPT-4o, memberikan informasi berbahaya dan bahkan terlibat percakapan seksual ketika diuji oleh peneliti PIRG Education Fund.

OpenAI menangguhkan FoloToy karena melanggar kebijakan penggunaan yang melarang konten yang mengeksploitasi atau membahayakan anak di bawah 18 tahun.

FoloToy sempat menarik produknya dari situs web dan melakukan audit keselamatan internal. Namun perusahaan kemudian mengumumkan bahwa produk tersebut telah kembali diluncurkan setelah melalui peninjauan dan penguatan modul keamanan.

Karena Kumma menggunakan LLM penuh, ia lebih rentan menghasilkan konten kontroversial. Mainan lain biasanya menggunakan model campuran dengan filter ketat. Namun bahkan Grok plushie dari Curio dapat memberikan informasi lokasi benda-benda berbahaya jika dipancing secara agresif.

Apakah mainan AI memiliki pengaman?

Menurut PIRG, hanya sedikit mainan AI yang layak digunakan secara luas karena desainnya yang membuat ketagihan, respons tidak konsisten pada topik dewasa, serta fokus pada pendampingan sosial ketimbang edukasi.

Namun beberapa mainan sudah memiliki sistem filter untuk mencegah percakapan tidak pantas. Ada yang dapat mengalihkan topik, ada yang memberikan fitur pembatasan berdasarkan usia, dan ada pula yang menyediakan aplikasi pendamping untuk memantau percakapan anak secara real time.

Peringatan dan manfaat

Kekhawatiran serupa pernah muncul pada Hello Barbie (2015) karena potensi peretasan dan penyimpanan data percakapan. Kini, mainan AI menghadirkan risiko privasi lebih besar karena kemungkinan menyimpan nama, suara, wajah, hingga lokasi anak.

Meski demikian, ahli mencatat bahwa mainan AI juga dapat bermanfaat untuk pembelajaran bahasa, kreativitas, dan perkembangan sosial.

Contohnya, Grok dapat menjawab pertanyaan seputar sains atau berakting sebagai karakter fiksi. Robot Miko 3 memiliki kamera pengenal wajah dan menyediakan program pendidikan serta hiburan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comCyberMondayKeamananAnakMainanAI

Related Posts

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keterlibatan Le Minerale dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung pada 29 Oktober 2026 menjadi perbincangan di...

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan gedung baru SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat...

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mulai mematangkan pembahasan mengenai kemungkinan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mengembangkan usaha di sektor...

Kapolri Bertemu Muhammadiyah dan PBNU, Bahas Penguatan Keamanan Masyarakat

Kapolri Bertemu Muhammadiyah dan PBNU, Bahas Penguatan Keamanan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan ke Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

Bayu Akui Dibayar Hadiri Deklarasi Bareng Raffi Ahmad, Tegaskan Bukan Mahasiswa Undira

Bayu Akui Dibayar Hadiri Deklarasi Bareng Raffi Ahmad, Tegaskan Bukan Mahasiswa Undira

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sosok pria beralmamater Universitas Dian Nusantara (Undira) yang hadir dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 bersama...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

Kasus Dana PT DSI Berlanjut, OJK Telusuri Aset Pemegang Saham dan Pengurus

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Pecat 33 Pejabat Tinggi dalam Pembersihan Besar-besaran

October 30, 2026
Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Tuduh Filipina Halangi Menteri Pertahanan Hadiri Pertemuan ASEAN

October 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved