• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Lonjakan Impor Indonesia Capai 14%, Mesin dan Logam Mulia Dominasi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Lonjakan Impor Indonesia Capai 14%, Mesin dan Logam Mulia Dominasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Impor Indonesia naik 14,44% menjadi US$ 42,09 miliar hingga Februari 2026, didorong lonjakan kebutuhan bahan baku industri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan ini terjadi pada periode Januari–Februari 2026. Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi yang mulai bergerak lebih agresif dibanding tahun lalu.

Kenaikan impor terutama berasal dari sektor nonmigas yang mencapai US$ 36,93 miliar atau tumbuh 17,49% secara tahunan. Sebaliknya, impor migas turun 3,50% menjadi US$ 5,16 miliar.

Deputi BPS Ateng Hartono menyebut peningkatan terjadi di semua kelompok penggunaan. Hal ini mengindikasikan kebutuhan produksi dalam negeri yang semakin tinggi.

Impor bahan baku dan penolong menjadi penyumbang terbesar dengan nilai US$ 29,40 miliar. Angka ini naik 9,27% dan jadi motor utama kenaikan impor.

Komoditas seperti logam mulia, mesin elektrik, dan produk kimia mendominasi lonjakan tersebut. Ini menunjukkan industri masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Dari sisi asal negara, impor meningkat dari Tiongkok, Australia, Singapura, dan Uni Eropa. Sementara kawasan ASEAN justru mencatat penurunan.

Secara bulanan, impor Februari 2026 mencapai US$ 20,89 miliar atau naik 10,85% dibanding tahun lalu. Kenaikan ini masih ditopang sektor nonmigas.

Meski mencerminkan aktivitas industri yang tumbuh, lonjakan impor juga berisiko menekan neraca perdagangan. Keseimbangan dengan ekspor jadi faktor kunci ke depan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download mobile firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: BPSCobisnisEkonomiImporIndonesiaindustrinasionalNon MigasPebisnismudaPerdagangan

Related Posts

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia membuka peluang kerja sama energi dengan Indonesia di tengah gangguan pasokan global akibat konflik di Timur...

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan, baik untuk subsidi maupun nonsubsidi di...

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia masih tinggi meski Amerika Serikat memberi sinyal akan keluar dari konflik dengan Iran, menunjukkan...

Pendeta Robert Morris Bebas Setelah Jalani Hukuman Kasus Pelecehan Anak

Pendeta Robert Morris Bebas Setelah Jalani Hukuman Kasus Pelecehan Anak

by Zahra Zahwa
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendeta Robert Morris bebas setelah kasus pelecehan anak usai menjalani hukuman enam bulan di penjara Oklahoma, United States....

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang di Timur Tengah mulai menekan sektor industri Indonesia, tercermin dari penurunan aktivitas manufaktur pada Maret 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

April 1, 2026
Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

Perang Iran Picu Kekhawatiran Lomba Senjata Nuklir di Timur Tengah

April 1, 2026
Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

April 1, 2026
Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved