• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Laporan IBM : Kerugian Akibat Kebocoran Data Mencapai Rekor Tertinggi, Sektor Keuangan Menanggung Kerugian Terbesar

Saeful Imam by Saeful Imam
August 14, 2024
in Teknologi
0
Laporan IBM : Kerugian Akibat Kebocoran Data Mencapai Rekor Tertinggi, Sektor Keuangan Menanggung Kerugian Terbesar

JAKARTA, COBISNIS.COM – IBM (NYSE: IBM) telah merilis Laporan Tahunan Kerugian Pelanggaran Data (Cost of a Data Breach Report) yang menunjukkan bahwa rata-rata kerugian dari kebocoran data di kawasan Asia Tenggara mencapai rekor tertinggi sebesar USD 3,23 juta pada tahun 2024, meningkat 6% dibanding tahun sebelumnya. Organisasi-organisasi infrastruktur penting di Asia Tengara mengalami kerugian tertinggi, dengan sektor layanan keuangan mencatat kerugian paling besar dibanding industri lainnya (USD 5,57 juta), diikuti oleh sektor industri (USD 4,18 juta) dan teknologi (USD 4,09 juta).

Untuk wilayah Asia Tenggara, laporan tahun 2024 tersebut menyertakan sampel dari klaster perusahaan yang berada di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Di Asia Tenggara, 56% dari organisasi yang disurvei telah menerapkan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi keamanan di seluruh pusat operasi keamanan mereka (Security Operation Center/SOC), meningkat hampir 8% dari tahun sebelumnya. Ketika teknologi ini digunakan secara lebih mendalam, perusahaan dapat mengurangi siklus kebocoran data sebanyak 99 hari dan mengurangi kerugian akibat kebocoran data rata-rata sebesar USD 1,42 juta, jika dibandingkan dengan yang tidak menerapkan kecerdasan buatan dan otomatisasi keamanan. Meskipun teknologi AI cukup baru untuk mengidentifikasi dan mengotomatisasi respons terhadap ancaman, teknologi ini juga bisa memperluas jangkauan serangan digital dan diperkirakan dapat memberikan risiko- risiko baru bagi tim keamanan siber.

Dari hasil penelitian global, organisasi-organisasi mengalami kekurangan staf yang lebih parah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (peningkatan 26%) dan mencatat kerugian rata-rata USD 1,76 juta lebih tinggi dibandingkan dengan organisasi yang memiliki staf keamanan siber yang minim atau tidak ada sama sekali. Meskipun demikian, masalah kekurangan staf akan segera teratasi karena banyak organisasi menyatakan akan meningkatkan anggaran keamanan dibanding tahun lalu menjadi 63% dari 51%, dan pelatihan karyawan juga menjadi fokus investasi utama. Para organisasi juga berencana untuk berinvestasi dalam perencanaan dan pengujian respons insiden, teknologi deteksi dan respons terhadap ancaman (seperti SIEM, SOAR, dan EDR), manajemen identitas dan akses, serta solusi perlindungan keamanan data.

Secara global, 70% organisasi yang mengalami kebocoran data melaporkan bahwa pelanggaran tersebut menyebabkan gangguan yang signifikan atau sangat signifikan. Dampak gangguan dari kebocoran data tidak hanya meningkatkan jumlah kerugian, tetapi juga memperpanjang efek pasca kebocoran, dengan proses pemulihan yang memakan waktu lebih dari 100 hari untuk sebagian kecil (12%) dari organisasi yang mengalami kebocoran data dan berhasil pulih sepenuhnya.

“Serangan siber telah menjadi ancaman nyata bagi Indonesia, seperti halnya negara-negara lain di dunia. Dan praktik membebankan biaya kerugian dan penanggulangannya kepada konsumen akibat insiden keamanan siber justru bisa memperkeruh situasi ini,” ujar Roy Kosasih, Presiden Direktur IBM Indonesia. “Dengan semakin luasnya model dan aplikasi AI generatif yang dapat memperbesar serangan dan menambah tekanan pada tim keamanan siber, sudah saatnya organisasi bisnis di Indonesia berinvestasi guna memperkuat strategi dan kapabilitas pencegahan kebocoran data dengan AI dan otomatisasi.”

Beberapa temuan penting dalam Laporan IBM Tahun 2024 di wilayah Asia Tenggara, termasuk:

Kesenjangan Visibilitas Data – Berdasarkan laporan 2024, 41% dari kebocoran data melibatkan data yang disimpan di berbagai tempat, termasuk cloud publik, cloud pribadi, dan on-premises. Kebocoran ini juga merupakan yang paling mahal, rata-rata USD 3,44 juta, dan memakan waktu paling lama untuk diidentifikasi dan ditangani (287 hari).

Faktor-faktor yang meningkatkan kerugian – Tiga faktor utama yang meningkatkan risiko kebocoran data untuk organisasi lokal adalah migrasi ke cloud (USD 263 ribu), lingkungan IoT/OT yang terdampak (USD 220 ribu), dan kompleksitas sistem keamanan (USD 181 ribu).

Kegiatan terkait yang menaikkan kerugian kebocoran data – Kerugian bisnis, seperti gangguan operasional, penurunan jumlah pelanggan, dan penurunan reputasi perusahaan, meningkat hampir 31%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tanggapan pelanggan setelah kebocoran data pun melonjak 16% dan biaya pemberitahuan akan kasus kebocoran tersebut meningkat hampir 13% dalam periode yang sama.

Siklus Pelanggaran Kebocoran Data – Perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara yang diteliti memerlukan waktu rata-rata sembilan bulan atau 264 hari untuk mengidentifikasi dan mengatasi insiden kebocoran data.

Vektor Serangan Awal – Phishing merupakan vektor serangan awal yang paling umum (16%) dengan kerugian total rata-rata sebesar USD 3,39 juta per kasus kebocoran data. Ini diikuti oleh kredensial yang dicuri atau dikompromikan (USD 3,12 juta) dan penipuan lewat email bisnis (USD 3,46 juta), masing-masing menyumbang 13% dari setiap insiden. Serangan yang memanfaatkan zero-day vulnerability, atau celah keamanan dalam perangkat keras atau lunak yang belum diketahui oleh tim TI, merupakan titik masuk yang paling merugikan (USD 3,62 juta) dengan persentase kejadian kebocoran data sebesar 9%.

Penghematan biaya jika penegak hukum terlibat – Secara global, dengan melibatkan penegak hukum, korban ransomware secara rata-rata menyelamatkan hampir USD 1 juta dalam kerugian akibat kebocoran data dibandingkan dengan yang tidak melibatkan penegak hukum, di mana penghematan tersebut tidak termasuk pembayaran tebusan. Sebagian besar korban ransomware (63%) yang melibatkan penegak hukum berhasil menghindari bayaran tebusan.

Laporan Kerugian Akibat Kebocoran Data tahun 2024 didasarkan pada analisis mendalam terhadap pelanggaran kebocoran data di dunia yang dialami oleh 604 organisasi secara global dari Maret 2023 hingga Februari 2024. Penelitian yang dilakukan oleh Ponemon Institute yang disponsori dan di analisa oleh IBM, telah diterbitkan selama 19 tahun berturut-turut dan telah mempelajari pelanggaran terkait kebocoran data melalui lebih dari 6.000 organisasi yang menjadikannya sebagai tolak ukur industri.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: IBMkebocoran data tinggi

Related Posts

IBM Bayar Rp260 Miliar dalam Penyelesaian Kasus Anti-DEI di AS 2026

IBM Bayar Rp260 Miliar dalam Penyelesaian Kasus Anti-DEI di AS 2026

by Zahra Zahwa
April 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – IBM sepakat membayar sekitar 17 juta dolar AS untuk menyelesaikan tuduhan praktik DEI ilegal di Amerika Serikat....

Industri Teknologi Nilai AI Ubah Tugas Programmer, Bukan Hilangkan Pekerjaan

Industri Teknologi Nilai AI Ubah Tugas Programmer, Bukan Hilangkan Pekerjaan

by Zahra Zahwa
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perkembangan kecerdasan buatan terus memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa ilmu komputer. Namun, sejumlah kampus dan perusahaan teknologi...

3 Cara Efektif Meningkatkan Penggunaan AI Generatif di 2024

3 Cara Efektif Meningkatkan Penggunaan AI Generatif di 2024

by Saeful Imam
June 26, 2024
0

JAKARTA, COBISNIS.COM - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - AI) telah beralih dari sekadar konsep futuristik menjadi bagian integral dalam kehidupan kita...

Menko Airlangga Pertegas Komitmen Kerja Sama G20 dengan Negara Maju G7

Bos IBM Asia Pasifik Sowan ke RI

by Farida Ratnawati
June 22, 2022
0

JAKARTA,Cobisnis.com - Pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto disebutkan menerima kunjungan resmi General Manager IBM Asia Pasifik...

2030, Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Tumbuh 8X Lipat

Survei IBM: 54% Konsumen di Asia Pasifik Lebih Suka Pesan dan Bayar secara Digital

by Fathi
June 18, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com – IBM Security, Kamis (17/6) mengumumkan hasil survei global yang memeriksa perilaku digital konsumen selama pandemi serta dampak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

April 25, 2026
RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

April 25, 2026
Jamaah Haji Indonesia di Madinah Nikmati Tiga Kali Makan Sehari dari Dapur Konsumsi

Jamaah Haji Indonesia di Madinah Nikmati Tiga Kali Makan Sehari dari Dapur Konsumsi

April 25, 2026
Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

April 25, 2026
Veda Ega Start P17 di Moto3 Spanyol 2026, Siap Kejar Poin di Balapan Jerez

Veda Ega Start P17 di Moto3 Spanyol 2026, Siap Kejar Poin di Balapan Jerez

April 25, 2026
XLSMART Rayakan Satu Tahun Perjalanan, Tegaskan Komitmen pada Inovasi dan Pelanggan

XLSMART Rayakan Satu Tahun Perjalanan, Tegaskan Komitmen pada Inovasi dan Pelanggan

April 25, 2026
Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

April 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved