• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

Dwi Natasya by Dwi Natasya
February 25, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Kajian lintas disiplin yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap komunitas Cek Bocek Selesek Reen Sury (CBSR) di Kabupaten Sumbawa menghadirkan sudut pandang baru terkait polemik klaim identitas masyarakat adat yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam laporan tersebut, BRIN menilai narasi identitas yang dibangun komunitas CBSR tidak dapat dilepaskan dari konteks dinamika ekonomi dan konflik agraria, khususnya terkait tuntutan kompensasi sebesar Rp7 triliun kepada perusahaan tambang. Nilai tuntutan itu dinilai tidak lahir dari mekanisme tradisional penilaian kekayaan adat, melainkan terbentuk melalui proses negosiasi dan eskalasi konflik yang muncul pasca tahun 2000.

BRIN mengategorikan fenomena ini sebagai identity revival atau ethnogenesis, yakni proses pembentukan identitas sosial baru yang muncul sebagai respons atas perubahan sosial dan politik.

Selain itu, BRIN juga menyoroti penggunaan dokumen administratif seperti Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) yang dijadikan dasar klaim pembebasan lahan dan pengajuan kompensasi. Dalam kajiannya, lembaga tersebut mencatat adanya keterkaitan antara pihak yang terlibat dalam penerbitan SKPT dengan penyusunan nilai tuntutan kompensasi. Hal ini dinilai mencerminkan hubungan antara administrasi desa, gerakan sosial, serta dinamika klaim ekonomi yang berkembang.

Koordinator Tim Penelitian BRIN untuk Pengkajian Keberadaan Masyarakat Adat di Sumbawa, Rusli Cahyadi, mengingatkan agar pemerintah daerah berhati-hati dalam menyikapi permohonan pengakuan sebagai masyarakat adat.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa perlu sangat cermat dalam memberikan pengakuan. Apabila pengakuan didasarkan pada instrumen yang tidak memiliki kekuatan hukum memadai, seperti Perdes atau SKPT yang diterbitkan sepihak, hal tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan konflik horizontal,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pandangan serupa disampaikan akademisi Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA), Endra Syaifuddin. Ia menegaskan bahwa pengakuan sebagai Masyarakat Hukum Adat (MHA) memiliki persyaratan ketat yang diatur dalam regulasi nasional dan tidak dapat dipenuhi hanya melalui klaim sepihak atau pembentukan lembaga adat secara instan.

Menurutnya, syarat tersebut bersifat kumulatif, mencakup sejarah asal-usul yang dapat dibuktikan secara otentik, keberadaan pranata hukum adat yang masih hidup, hingga praktik adat yang benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kajian BRIN dan pendapat akademisi ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap masyarakat tetap merupakan tanggung jawab negara. Namun demikian, proses pengakuan adat harus dilaksanakan secara hati-hati, berbasis data, serta melalui mekanisme hukum yang sah agar tidak memicu ketidakpastian hukum maupun konflik sosial yang lebih luas.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: BRIN SumbawaCBSR Sumbawacobisnis.comklaim masyarakat adatkonflik agraria SumbawaSKPTtuntutan Rp7 triliun

Related Posts

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Agostini Prediksi Persaingan MotoGP 2026 Dimulai di Jerez

by Desti Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, menilai persaingan gelar MotoGP 2026 yang sesungguhnya akan dimulai pada akhir pekan ini...

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

by Desti Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Huawei kembali menghadirkan inovasi di pasar ponsel lipat melalui Huawei Pura X Max. Perangkat ini menawarkan pendekatan...

Mei 2026 Miliki 6 Hari Libur, Simak Jadwal Lengkap dan Peluang Libur Panjang

Mei 2026 Miliki 6 Hari Libur, Simak Jadwal Lengkap dan Peluang Libur Panjang

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah resmi menetapkan daftar hari libur nasional serta cuti nasional untuk Mei 2026 melalui keputusan bersama tiga...

KAI Logistik

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di Triwulan 1, Angkutan Peti Kemas Naik 24 Persen

by Iwan Supriyatna
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Di tengah dinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian, KAI Logistik sebagai perusahaan penyedia layanan total logistics...

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

Hana Bank Catat Laba Rp611 Miliar di 2025, Tumbuh 17,63 Persen

by Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp611...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Dibayar Mahal oleh Pasar: Kekuatan Tersembunyi Pengendalian Diri Trader

Dibayar Mahal oleh Pasar: Kekuatan Tersembunyi Pengendalian Diri Trader

April 21, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

BSI Sabet 8 Penghargaan di IOBS 2026, Dorong Inovasi Bankir Muda

April 21, 2026
Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

April 22, 2026
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Agostini Prediksi Persaingan MotoGP 2026 Dimulai di Jerez

April 22, 2026
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

April 22, 2026
Mei 2026 Miliki 6 Hari Libur, Simak Jadwal Lengkap dan Peluang Libur Panjang

Mei 2026 Miliki 6 Hari Libur, Simak Jadwal Lengkap dan Peluang Libur Panjang

April 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved