• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Baja China Mengancam Pendapatan Krakatau Steel

Saeful Imam by Saeful Imam
October 7, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Baja China Mengancam Pendapatan Krakatau Steel

Krakatau steel ancam industri baja Indonesia

JAKARTA, COBISNIS.COM – Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Tardi, menyatakan bahwa perusahaan berpotensi mengalami penurunan pendapatan akibat krisis baja yang terjadi di China. Ia menjelaskan, harga baja dumping dari China jauh lebih murah dibandingkan harga baja produsen lokal, termasuk Krakatau Steel dan produsen dalam negeri lainnya.

Menurut Tardi, fenomena dumping ini akan memperburuk kondisi pasar dengan meningkatnya oversupply baja di pasar domestik. Situasi tersebut disebabkan oleh volume produksi lokal yang sudah tinggi, namun konsumsi baja nasional, terutama jenis Hot Rolled (HR), tidak cukup besar untuk menyerap pasokan tersebut.

Ia menambahkan, masuknya impor baja dari China dengan skema dumping hanya akan semakin menekan harga baja lokal. Kondisi ini dipastikan akan berdampak negatif pada kinerja Krakatau Steel maupun produsen baja lainnya di Indonesia.

Saat ini, Tardi mengakui bahwa industri baja nasional, termasuk Krakatau Steel, sedang mengalami penurunan kinerja. Beberapa faktor penyebabnya adalah tren penurunan harga baja global dan meningkatnya volume impor baja.

China, sebagai negara dengan produksi baja yang besar, mengalami oversupply sehingga harus membuang produknya ke negara lain, termasuk Indonesia, dengan harga yang sangat murah. Kondisi ini menyebabkan banyak produsen baja, termasuk yang ada di Indonesia, mengalami kerugian.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Besi dan Baja Nasional (IISIA), kapasitas produksi baja nasional saat ini sudah melebihi permintaan domestik. Oleh karena itu, sebenarnya Indonesia tidak lagi membutuhkan impor baja tertentu, seperti Hot Rolled Coil (HRC) dan Hot Rolled Plate (HRP).

Ditambah lagi, investasi dan pengembangan fasilitas produksi pada tahun 2024 meningkatkan kapasitas produksi nasional, membuat kondisi oversupply semakin terasa. Jika impor baja dari China terus berlangsung tanpa antisipasi yang tepat, Tardi memperkirakan akan terjadi kerugian besar bagi produsen baja nasional, baik dari sisi penjualan maupun utilisasi produksi.

Ia menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa kondisi ini harus segera diatasi agar kinerja industri baja nasional tidak semakin terpuruk.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: industri baja cinakrakatau steel

Related Posts

Krakatau Steel

Krakatau Steel Ngemis Modal Kerja ke Danantara, Nilainya Fantastis

by Iwan Supriyatna
October 9, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Krakatau Steel Tbk (PTKS) dengan kode emiten KRAS mengajukan permohonan dukungan pendanaan sebesar US$500 juta kepada...

Krakatau Steel dan Chandra Asri Resmi Tandatangani Akta Jual Beli Saham Untuk Penutupan Transaksi

Krakatau Steel dan Chandra Asri Resmi Tandatangani Akta Jual Beli Saham Untuk Penutupan Transaksi

by Farida Ratnawati
February 28, 2023
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yaitu PT Krakatau Sarana Infrastruktur (“PT KSI”) telah resmi melakukan...

Siapa Sosok Pengganti Silmy Karim di Posisi Dirut Krakatau Steel?

Siapa Sosok Pengganti Silmy Karim di Posisi Dirut Krakatau Steel?

by Farida Ratnawati
January 16, 2023
0

JAKARTA,Cobisnis.com - Posisi Direktur Utama Krakatau Steel telah ditinggalkan oleh Silmy Karim, seiring dengan pelantikannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi...

Krakatau Steel TandaTangani Perjanjian Jual Beli Saham Dengan Chandra Asri Senilai RP 3,24 Triliun

Krakatau Steel TandaTangani Perjanjian Jual Beli Saham Dengan Chandra Asri Senilai RP 3,24 Triliun

by Farida Ratnawati
January 4, 2023
0

JAKARTA,Cobisnis.com - PT Krakatau Sarana Infrastruktur (“PT KSI”) yang merupakan Anak Usaha dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“PTKS”) telah...

Raup Laba Rp326 M di Tahun 2020, Manajemen Krakatau Steel Diapresiasi Menteri Erick Thohir

Krakatau Steel Catat Rekor Volume Ekspor Gara-Gara Jual Baja ke Eropa

by Rahmat Herlambang
February 2, 2022
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sedang getol mengekspor produknya. Bahkan, tahun 2022 baru berjalan satu bulan, BUMN...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

May 10, 2026
Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

May 7, 2026
Kecelakaan Beruntun Gegerkan Jalur Bromo, Hiace Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan Beruntun Gegerkan Jalur Bromo, Hiace Diduga Alami Rem Blong

May 10, 2026
Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

May 10, 2026
Shell V-Power Diesel Resmi Tersedia Lagi di Indonesia, Harga Rp30.890 per Liter

Shell V-Power Diesel Resmi Tersedia Lagi di Indonesia, Harga Rp30.890 per Liter

May 10, 2026
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

May 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved