• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Amerika 2008 karena Bisnis Properti, RI Jangan Sampai Bernasib Sama

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 7, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Amerika 2008 karena Bisnis Properti, RI Jangan Sampai Bernasib Sama

JAKARTA,Cobisnis.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berharap upaya pemerintah dalam mendorong bisnis perumahan di dalam negeri tidak akan diikuti oleh ekses negatif yang bisa mengancam perekonomian. Menurut Menkeu, kejadian tidak mengenakan itu sempat dialami oleh negara adidaya Amerika Serikat (AS) beberapa tahun lalu.

Katanya, skema pengembangan usaha properti AS menjadi pemicu utama terjadinya krisis keuangan yang berdampak cukup signifikan terhadap ekonomi.

“Pada 2008/2009 di Amerika Serikat terjadi krisis, dimana mereka tidak tahu lagi apa aset yang ada di sistem security-nya. Bahkan, mereka tidak bisa men-trace berapa risiko dari aset tersebut,” ujarnya dalam forum dialog G20 yang digelar oleh PT Sarana Multigriya Finansia (SMF) pada Rabu, 6 Juli.

Untuk itu, Menkeu ingin seluruh pemangku kepentingan yang terjun di sektor bisnis ini dapat memahami betul risiko dan potensi ekonomi yang terkandung di dalamnya.

“Kita berharap Indonesia belajar dari kasus ini. Namun kita juga bisa melihat peluang untuk asetnya disekuritisasi,” tuturnya.

Sebagai informasi, krisis 2008 di AS dipicu oleh bangkrutnya salah satu bank investasi terbesar yaitu Lehman Brothers. Kala itu, Lehman Brothers memberikan penawaran kepada masyarakat untuk memiliki rumah meski tidak punya penghasilan tetap dan pengalaman kredit.

Hal tersebut membuat banyak orang yang selama ini mendapatkan bantuan dana dari pemerintah ikut dalam program KPR-nya Amerika Serikat. Saat kucuran dana dari pemerintah ini tersendat, maka kreditur juga mengalami gagal bayar.

Situasi bertambah rumit saat bank sentral AS, The Federal Reserve alias The Fed, menaikan suku bunga acuan yang membuat beban bunga bertambah berat. Apakah masalah selesai? Ternyata belum.

Lehman Brothers diketahui melakukan sekuritisasi aset perumahan tersebut untuk mendapatkan dana segar dari pasar keuangan. Karena bisnis propertinya ‘sedang hancur-hancuran’ maka banyak investor yang panik.

Malahan, kepanikan ini kemudian menjalar hingga keseluruh pasar keuangan dunia yang menimbulkan efek domino dan menjadi pemicu krisis di berbagai negara.

Tags: cobisnis.commenteri keuanganPropertisri mulyani

Related Posts

Jumlah Jemaah Haji Wafat Bertambah, Kini 10 Orang pada 2026

Jumlah Jemaah Haji Wafat Bertambah, Kini 10 Orang pada 2026

by Hidayat Taufik
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat mencapai 10 orang hingga 5 Mei 2026. Jumlah ini...

PSG Tahan Bayern 1-1 dan Lolos ke Final Liga Champions 2026

PSG Tahan Bayern 1-1 dan Lolos ke Final Liga Champions 2026

by Hidayat Taufik
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Paris Saint-Germain sukses melangkah ke final Liga Champions 2025/2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Bayern Munich di...

WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Taman Safari Siap Ikuti Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Safari Indonesia (TSI) menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Langkah ini disebut sebagai...

WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

16 Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecelakaan maut melibatkan bus antarlintas Sumatera (ALS) dan truk tangki terjadi di wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi...

DPR Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

DPR Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Indonesia

by Hidayat Taufik
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi XIII DPR, Meity Rahmatia, menilai Indonesia berada dalam kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

May 6, 2026
Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

May 6, 2026
Sumber Daya Genetik (SDG)

Harapan Baru Petani Sawit, Sumber Daya Genetik Baru dari Tanzania Dilepas di Kebun Tanah Besih

May 6, 2026
Tanzania

Dubes Tanzania Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pelepasan Sumber Daya Genetik Sawit

May 6, 2026
Jumlah Jemaah Haji Wafat Bertambah, Kini 10 Orang pada 2026

Jumlah Jemaah Haji Wafat Bertambah, Kini 10 Orang pada 2026

May 7, 2026
PSG Tahan Bayern 1-1 dan Lolos ke Final Liga Champions 2026

PSG Tahan Bayern 1-1 dan Lolos ke Final Liga Champions 2026

May 7, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Taman Safari Siap Ikuti Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

May 6, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

16 Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel

May 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved