• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

KPK Turun Tangan Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Whoosh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in News
0
Ilustrasi KPK

Ilustrasi Gedung KPK.

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan penyelidikan terkait dugaan pembengkakan anggaran atau mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Proyek strategis nasional tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perbandingan mencolok antara biaya pembangunan di Indonesia dan China.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan langkah penyelidikan tersebut. Ia menegaskan, prosesnya masih berjalan dan dilakukan secara tertutup sesuai dengan standar prosedur lembaga antirasuah.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/10/2025). Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut kapan penyelidikan dimulai dan siapa saja yang akan dimintai keterangan.

Dugaan pembengkakan biaya pertama kali diungkap oleh Mahfud MD melalui kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025. Mahfud memaparkan, biaya pembangunan per kilometer proyek Whoosh mencapai 52 juta dolar AS, jauh di atas biaya pembangunan di China yang berkisar 17–18 juta dolar AS.

“Naik tiga kali lipat, ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?” kata Mahfud dalam video tersebut. Ia menilai selisih biaya yang begitu besar harus diselidiki secara serius untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

KPK sempat menanggapi pernyataan Mahfud dengan meminta agar laporan resmi dibuat secara tertulis. Namun, Mahfud menilai permintaan itu tidak tepat karena aparat penegak hukum seharusnya langsung menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang muncul di ruang publik.

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Mahfud menulis bahwa dalam hukum pidana, setiap informasi tentang dugaan tindak pidana seharusnya bisa menjadi dasar aparat penegak hukum untuk bergerak. Ia menegaskan, pihak yang memberikan informasi bisa dipanggil untuk dimintai keterangan tanpa harus membuat laporan formal terlebih dahulu.

Proyek kereta cepat Whoosh sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol kemajuan infrastruktur Indonesia. Namun, proyek ini juga dikritik karena pembiayaannya sebagian besar bersumber dari utang dan investasi asing yang membebani keuangan negara.

Ekonom menilai, jika benar terjadi pembengkakan biaya, hal itu bisa berdampak pada efisiensi fiskal dan kepercayaan investor terhadap proyek-proyek pemerintah di masa mendatang. Transparansi dan akuntabilitas dianggap penting agar proyek besar seperti Whoosh tidak meninggalkan persoalan baru.

Kini, publik menunggu langkah konkret KPK dalam mengusut dugaan mark up tersebut. Pemerintah pun diharapkan bersikap terbuka agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara tetap terjaga.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Cobisniskereta cepatKPKMahfud MDPebisnismudawhoosh

Related Posts

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih tinggi, termasuk target 8 persen, dinilai sulit...

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) resmi meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya...

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dihentikan sementara setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun...

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait Iran dengan mengklaim bahwa armada tempur besar...

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank investasi global Goldman Sachs resmi menurunkan peringkat saham Indonesia setelah muncul peringatan risiko investabilitas dari penyedia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

January 30, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

January 29, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved