• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

KPK Turun Tangan Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Whoosh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in News
0
Ilustrasi KPK

Ilustrasi Gedung KPK.

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melakukan penyelidikan terkait dugaan pembengkakan anggaran atau mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Proyek strategis nasional tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah muncul perbandingan mencolok antara biaya pembangunan di Indonesia dan China.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan langkah penyelidikan tersebut. Ia menegaskan, prosesnya masih berjalan dan dilakukan secara tertutup sesuai dengan standar prosedur lembaga antirasuah.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/10/2025). Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut kapan penyelidikan dimulai dan siapa saja yang akan dimintai keterangan.

Dugaan pembengkakan biaya pertama kali diungkap oleh Mahfud MD melalui kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025. Mahfud memaparkan, biaya pembangunan per kilometer proyek Whoosh mencapai 52 juta dolar AS, jauh di atas biaya pembangunan di China yang berkisar 17–18 juta dolar AS.

“Naik tiga kali lipat, ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?” kata Mahfud dalam video tersebut. Ia menilai selisih biaya yang begitu besar harus diselidiki secara serius untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

KPK sempat menanggapi pernyataan Mahfud dengan meminta agar laporan resmi dibuat secara tertulis. Namun, Mahfud menilai permintaan itu tidak tepat karena aparat penegak hukum seharusnya langsung menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang muncul di ruang publik.

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Mahfud menulis bahwa dalam hukum pidana, setiap informasi tentang dugaan tindak pidana seharusnya bisa menjadi dasar aparat penegak hukum untuk bergerak. Ia menegaskan, pihak yang memberikan informasi bisa dipanggil untuk dimintai keterangan tanpa harus membuat laporan formal terlebih dahulu.

Proyek kereta cepat Whoosh sebelumnya digadang-gadang menjadi simbol kemajuan infrastruktur Indonesia. Namun, proyek ini juga dikritik karena pembiayaannya sebagian besar bersumber dari utang dan investasi asing yang membebani keuangan negara.

Ekonom menilai, jika benar terjadi pembengkakan biaya, hal itu bisa berdampak pada efisiensi fiskal dan kepercayaan investor terhadap proyek-proyek pemerintah di masa mendatang. Transparansi dan akuntabilitas dianggap penting agar proyek besar seperti Whoosh tidak meninggalkan persoalan baru.

Kini, publik menunggu langkah konkret KPK dalam mengusut dugaan mark up tersebut. Pemerintah pun diharapkan bersikap terbuka agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara tetap terjaga.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: Cobisniskereta cepatKPKMahfud MDPebisnismudawhoosh

Related Posts

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memelihara kucing atau anjing di rumah memang menyenangkan, tetapi bulu yang rontok bisa menjadi masalah tersendiri. Bulu...

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Indonesia dapat teratasi...

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat mengalami 42 kali letusan pada Selasa, 25 Agustus 2026. Aktivitas...

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat...

800 Kg Garam Ditebar di Langit IKN, Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

800 Kg Garam Ditebar di Langit IKN, Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otorita Ibu Kota Nusantara atau OIKN bersama BMKG, TNI Angkatan Udara, BPBD, dan sejumlah instansi terkait menjalankan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

August 25, 2026
PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

August 26, 2026
Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

August 26, 2026
Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

August 26, 2026
Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved