JAKARTA, Cobisnis.com – Muncul fenomena tak biasa di internet China. Sejumlah pengguna mempertanyakan keberadaan Dinasti Tang dalam sejarah China. Dinasti Tang memerintah China pada 618 hingga 907 Masehi. Era tersebut dikenal sebagai salah satu periode penting dalam sejarah China.
Pada masa itu, wilayah kekuasaan China meluas. Selain itu, perdagangan internasional berkembang pesat dan kebudayaan mencapai kemajuan besar. Namun, sebagian kecil pengguna internet China kini mengklaim Dinasti Tang sebenarnya tidak pernah ada.
Klaim tersebut muncul dan menyebar di kalangan pengguna internet yang sangat aktif membahas sejarah. Fenomena itu kemudian menarik perhatian publik.
Setiap anak di China mempelajari sejarah Dinasti Tang di sekolah. Sementara itu, berbagai drama sejarah juga kerap mengangkat kehidupan kerajaan tersebut.
Karena itu, klaim bahwa Dinasti Tang hanya sebuah mitos tergolong sangat kontroversial. Dinasti tersebut memiliki posisi penting dalam narasi sejarah China.
Fenomena ini juga menjadi tantangan bagi Partai Komunis China. Pemerintah China selama ini sangat memperhatikan bagaimana masyarakat membahas sejarah negaranya. Menurut laporan tersebut, fenomena ini bermula dari seorang influencer sejarah bernama Qiao Yu.
Pada Mei 2026, Qiao Yu mengunggah sebuah video yang mempertanyakan keberadaan Dinasti Tang. Ia menggunakan data astrologi sebagai dasar untuk mendukung klaimnya.
Meski begitu, klaim tersebut bertentangan dengan catatan sejarah yang selama ini menjadi rujukan. Dinasti Tang tercatat dalam berbagai sumber sejarah China.
Perdebatan itu menunjukkan bagaimana media sosial dapat memunculkan kembali perdebatan mengenai sejarah. Selain itu, fenomena tersebut memperlihatkan rumitnya hubungan antara sejarah, informasi digital, dan narasi nasional di China.












