• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kisah Rohaniwan Indonesia Melayani Masyarakat Kurang Mampu di Kenya

Fathi by Fathi
June 20, 2021
in Humaniora
0
Kisah Rohaniwan Indonesia Melayani Masyarakat Kurang Mampu di Kenya

NAIROBI, Cobisnis.com – Sr. Yoseftine, seorang Suster Katolik asal Solor, Nusa Tenggara Timur, mengabdikan diri memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu di Kenya. Dengan dukungan dari kongregasinya, Putri Reinha Rosary (PRR), Ia turut membuka sebuah rumah sakit kecil di pinggiran kota Nairobi.

“Penyakit yang kami tangani sehari-hari di sini macam-macam, mulai dari pilek, tifus, hingga kanker dan belakangan ini Covid,” tutur Suster Yoseftine menjelaskan kasus yang biasa ia hadapi setiap harinya.

Kedatangan para suster asal Indonesia ke Kenya bermula pada tahun 1998 untuk memberikan pelayanan kepada penderita HIV/AIDS kepada orang-orang di wilayah-wilayah pelosok di Kenya Barat.

Tanpa pamrih, mereka mengabdikan diri untuk melayani masyarakat. “Banyak orang yang datang berobat ke sini tapi tidak bisa membayar, tapi tetap kami usahakan untuk layani,” ungkap suster yang sudah berada di Kenya selama 20 tahun tersebut.

Pengalaman serupa juga diungkapkan oleh Suster Yulia Oyen. “Suster, saya bayar dengan jagung atau arang ya,” ujar Suster Yulia menirukan ucapan salah satu pasien yang tidak sanggup membayar biaya pengobatan. Suster asal Pontianak tersebut telah 25 tahun mengabdi di Kehancha, sebuah desa di pelosok barat Kenya.

“Tantangan terberat kami adalah masalah finansial,” ujar Sr. Yoseftine ketika ditanya mengenai kesulitan utama yang dihadapinya. Ia menuturkan sulitnya menjalankan rumah sakit di tengah keterbatasan biaya.

Biaya yang dibebankan kepada pasien sudah diupayakan serendah mungkin, namun sebagian pasien masih saja tetap tidak mampu membayar. Di sisi lain, dukungan dari donor yang umumnya datang dari negara maju, telah banyak berkurang jika dibandingkan dengan tahun 90an dan awal 2000.

Tanpa banyak diketahui oleh publik di Indonesia, saat ini terdapat sekitar 23 suster dan rohaniwan Katolik yang telah mengabdi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat di Kenya. Mereka tersebar di sekitar 8 komunitas di wilayah yang berbeda.

Tidak hanya di bidang kesehatan dan pelayanan keagamaan, mereka juga ada yang mendirikan sekolah, bahkan pusat rehabilitasi anak jalanan. Suster dan rohaniawan asal Indonesia yang berada di Kenya berasal dari beberapa kongregasi (kelompok) yang berbeda, namun tujuan mereka sama-sama mengabdi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu sesuai keahlian masing-masing.

Dubes RI Nairobi menyampaikan kekagumannya atas kerja kemanusiaan para rohaniwan Indonesia. “Kami mengapresiasi tinggi pengabdian rohaniwan WNI yang telah melayani masyarakat di luar negeri,” ujar Dubes M. Hery Saripudin.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masin berlangsung, KBRI Nairobi juga terus memberikan dukungan bagi para rohaniwan. Sejak tahun 2020 lalu, KBRI Nairobi telah beberapa kali mengirimkan bantuan berupa masker, hand sanitizer, sarung tangan, dan vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh para rohaniwan tersebut.

“Salah satu prioritas Pemerintah Pusat dan KBRI Nairobi adalah perlindungan warga negara Indonesia,” pungkas Dubes Hery.

Tags: Cobisniskenyarelawanrohaniawan

Related Posts

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MPR RI menegaskan bahwa dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tidak perlu...

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi emas China menurun pada kuartal pertama 2026 di tengah lonjakan permintaan masyarakat terhadap logam mulia. Data...

Impor Energi dari AS Senilai Rp 253 Triliun Tetap Lanjut Meski Tarif Dicoret

Perang Timur Tengah Bikin Harga Energi Global Meledak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik di Timur Tengah mulai menekan pasar energi global. Harga minyak, LPG, hingga LNG naik di banyak...

OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

OJK Siapkan Pengumuman Bos Baru BEI, Nama Dirut Baru Muncul 22 Juni

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengumumkan paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih pada 22 Juni...

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pull-up dikenal sebagai salah satu latihan paling sulit di gym. Meski begitu, gerakan ini dinilai efektif melatih...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

May 13, 2026
Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

May 13, 2026
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

May 14, 2026
Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

May 13, 2026
Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

May 13, 2026
Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved