JAKARTA, Cobisnis.com – Pertemuan antara Skotlandia dan Brasil di Piala Dunia 2026 menghadirkan kisah unik yang menghubungkan kedua negara. Salah satu sosok yang menjadi simbol hubungan tersebut adalah Malcolm McLean. Pria berusia 77 tahun itu dikenal sebagai penggemar setia Skotlandia sekaligus Brasil.
“Saya biasanya memakai jersey Brasil dan kilt Skotlandia,” kata McLean saat menyaksikan pertandingan di São Paulo. Kecintaan McLean terhadap kedua negara bukan tanpa alasan. Kakeknya, Archie McLean, disebut memiliki peran penting dalam perkembangan sepak bola Brasil pada awal abad ke-20.
Archie bekerja sebagai mekanik di perusahaan tekstil J&P Coats. Pada 1912, perusahaan mengirimnya ke Brasil untuk membantu membuka pabrik baru. Awalnya, Archie hanya dijadwalkan tinggal selama enam bulan. Namun, ia akhirnya menetap di Brasil selama hampir 40 tahun.
Menurut Malcolm, sang kakek jatuh cinta pada negara tersebut. Selain itu, Archie aktif bermain sepak bola dan ikut memperkenalkan gaya permainan umpan pendek yang berkembang di Skotlandia.
Gaya bermain tersebut kemudian dikenal luas di Brasil. Setelah itu, teknik umpan cepat dan penguasaan bola menjadi salah satu ciri khas sepak bola negara tersebut.
Sementara itu, Brasil masih berusaha mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar dunia keenam. Tim berjuluk Selecao itu belum kembali menjadi juara sejak 2002.
Di sisi lain, Skotlandia akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun. Karena itu, kehadiran mereka menjadi salah satu cerita menarik dalam turnamen tahun ini.
Malcolm kini menikmati momen langka saat dua negara yang memiliki hubungan sejarah dalam sepak bola bertemu di panggung dunia. Baginya, pertandingan tersebut bukan sekadar laga biasa, melainkan pertemuan dua bagian penting dalam sejarah keluarganya.













