• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, May 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Keterlambatan Laporan APBN Kita Dinilai Mengancam Kredibilitas Fiskal Indonesia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 8, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Menerka-nerka RUU APBN 2023 yang Akan Disampaikan Jokowi pada Sidang Tahunan 16 Agustus

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah fondasi utama dalam pengelolaan keuangan negara yang mencerminkan kebijakan fiskal pemerintah.

Demi menjaga kepercayaan publik dan kredibilitas ekonomi, Kementerian Keuangan secara rutin menerbitkan laporan bulanan APBN Kita sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Namun, hingga saat ini, Kemenkeu belum merilis laporan APBN Kita untuk Januari 2025. Fenomena ini menimbulkan banyak pertanyaan terkait kondisi keuangan negara, efektivitas kebijakan fiskal, serta dampaknya terhadap stabilitas ekonomi dan pasar keuangan.

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyampaikan hal tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar lantaran, dalam beberapa tahun terakhir, laporan APBN Kita hampir selalu dirilis tepat waktu sebagai bentuk keterbukaan pemerintah dalam mengelola keuangan negara.

“Jika sekadar faktor teknis yang menyebabkan keterlambatan, mengapa hingga kini belum ada kejelasan terkait kapan laporan tersebut akan dipublikasikan?,” ujarnya, Jumat, 7 Maret.

Menurutnya kurangnya transparansi dalam pengelolaan APBN dapat berdampak serius bagi ekonomi nasional dan kepercayaan pasar, investor, hingga lembaga keuangan internasional yang bergantung pada data fiskal yang dipublikasikan pemerintah untuk menilai kondisi ekonomi suatu negara.

“Jika laporan APBNKita terus tertunda, kepercayaan terhadap kredibilitas fiskal Indonesia bisa terganggu, yang pada akhirnya dapat memicu berbagai dampak negatif,” jelasnya.

Menurutnya salah satu dampak utama yaitu meningkatnya volatilitas di pasar keuangan, dan Investor yang tidak mendapatkan kepastian mengenai kondisi fiskal negara cenderung bersikap lebih berhati-hati dalam menanamkan modalnya.

Achmad menyampaikan hal tersebut dapat menyebabkan aliran modal asing keluar atau capital outflow yang berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Menurutnya dalam jangka panjang, melemahnya rupiah dapat meningkatkan biaya impor dan memperburuk defisit transaksi berjalan.

“Penundaan rilis APBNKita juga dapat berpengaruh terhadap pasar obligasi. Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sangat bergantung pada persepsi investor terhadap kesehatan fiskal pemerintah,” ujarnya.

Achmad juga menyampaikan jika investor mulai meragukan kemampuan pemerintah dalam mengelola APBN, permintaan terhadap obligasi pemerintah bisa menurun, yang pada akhirnya meningkatkan yield atau imbal hasil obligasi.

Ia menjelaskan peningkatan yield ini berpotensi menambah beban utang pemerintah, terutama dalam membiayai defisit anggaran.

Selain itu, Achmad menyampaikan bahwa keterlambatan rilis APBN Kita dapat menimbulkan beberapa kekhawatiran serius yaitu pertama, kurangnya transparansi berpotensi memicu spekulasi negatif di pasar, karena tanpa informasi yang jelas, rumor dan asumsi dapat berkembang, merugikan persepsi terhadap ekonomi Indonesia.

Kemudian, kredibilitas pemerintah dalam mengelola keuangan negara bisa dipertanyakan, mengingat Indonesia dikenal memiliki manajemen fiskal yang baik. Jika transparansi terganggu, hal ini dapat merusak daya tarik investasi.

Selanjutnya ketiga, ketidakpastian kebijakan fiskal bisa mengganggu perencanaan sektor swasta, karena banyak perusahaan yang mengandalkan data APBN dalam strategi bisnis lantaran tanpa data tersebut, perusahaan cenderung bersikap konservatif, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Terakhir, Achmad menyampaikan kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa menurun, karena masyarakat berhak mengetahui pengelolaan keuangan negara, terutama dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

“Jika pemerintah tidak segera merilis laporan APBNKita, maka publik mungkin akan mulai mempertanyakan apakah ada sesuatu yang sedang disembunyikan,” imbuhnya.

Dalam situasi ini, transparansi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan pasar.

Oleh karena itu, Achmad menyampaikan Kementerian Keuangan harus segera memberikan klarifikasi terkait keterlambatan rilis APBN Kita dan memastikan informasi keuangan negara tetap tersedia untuk publik.

Menurutnya dengan menunda rilis hanya akan memperburuk persepsi dan meningkatkan spekulasi negatif.

“Demi menjaga kredibilitas fiskal Indonesia, Kemenkeu harus segera merilis laporan APBN Kita dan memastikan bahwa prinsip transparansi tetap dijunjung tinggi dalam pengelolaan keuangan negara. Kepercayaan publik dan pasar tidak boleh dikorbankan demi kepentingan politik atau alasan administratif semata,” ucapnya.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: apbncobisnis.comLaporan

Related Posts

PLN Indonesia Power Dorong Solar PV Solution dan Bisnis Beyond kWh melalui Kerja Sama Pasar Karbon Global

PLN Indonesia Power Dorong Solar PV Solution dan Bisnis Beyond kWh melalui Kerja Sama Pasar Karbon Global

by Iwan Supriyatna
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat langkah transformasi bisnisnya melalui penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA)...

PLTGU Tambak Lorok

Efisiensi Tembus 61 Persen, PLTGU Tambak Lorok PLN Indonesia Power Jadi Andalan Sistem Jawa-Bali

by Iwan Supriyatna
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT PLN Indonesia Power terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung percepatan transisi energi melalui optimalisasi...

Kemenkes Ungkap Sebaran Kasus Hantavirus di Indonesia Berada di 9 Provinsi

Kemenkes Ungkap Sebaran Kasus Hantavirus di Indonesia Berada di 9 Provinsi

by Desti Dwi Natasya
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan kasus Hantavirus telah lama ditemukan di Indonesia. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan...

Kemenag Cabut Izin Ponpes di Pati Usai Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Kemenag Cabut Izin Ponpes di Pati Usai Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

by Hidayat Taufik
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama Kabupaten Pati resmi mencabut izin operasional sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah....

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat Tewaskan Anggota BPK RI

by Desti Dwi Natasya
May 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran terjadi di sebuah rumah tinggal kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Kepala Suku...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Burung Indonesia Rilis Film Dokumenter Jejak Wallacea

QR Antar Negara BYOND by BSI Kini Bisa Digunakan di China

May 7, 2026
Fenomena Eta Lyrids 2026: Hujan Meteor Terangi Langit Malam Indonesia

Fenomena Eta Lyrids 2026: Hujan Meteor Terangi Langit Malam Indonesia

May 7, 2026
LINE Bank Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana untuk Nasabah

LINE Bank Hadirkan Fitur Investasi Reksa Dana untuk Nasabah

May 7, 2026
Peneliti Privasi Bongkar Chrome Simpan File AI 4 GB Secara Diam-Diam di Perangkat Penggun

Peneliti Privasi Bongkar Chrome Simpan File AI 4 GB Secara Diam-Diam di Perangkat Penggun

May 7, 2026
PLN Indonesia Power Dorong Solar PV Solution dan Bisnis Beyond kWh melalui Kerja Sama Pasar Karbon Global

PLN Indonesia Power Dorong Solar PV Solution dan Bisnis Beyond kWh melalui Kerja Sama Pasar Karbon Global

May 8, 2026
PLTGU Tambak Lorok

Efisiensi Tembus 61 Persen, PLTGU Tambak Lorok PLN Indonesia Power Jadi Andalan Sistem Jawa-Bali

May 8, 2026
Kemenkes Ungkap Sebaran Kasus Hantavirus di Indonesia Berada di 9 Provinsi

Kemenkes Ungkap Sebaran Kasus Hantavirus di Indonesia Berada di 9 Provinsi

May 8, 2026
Purbaya Tanggapi Isu Defisit APBN di Atas 3 Persen, Keputusan di Tangan Presiden

Purbaya Bantah Pertumbuhan Ekonomi Cuma Faktor Musiman, Stimulus Disebut Memang Tugas Pemerintah

May 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved