• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Dari Browsing sampai Dibidik Rudal, Begini Cara Data HP Tentara AS Dieksploitasi Musuh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 28, 2026
in News
0
Dari Browsing sampai Dibidik Rudal, Begini Cara Data HP Tentara AS Dieksploitasi Musuh

JAKARTA, Cobisnis.com – Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengakui bahwa personel militernya di zona perang telah menjadi target pelacakan melalui data lokasi komersial. Data tersebut bukan diperoleh dari peretasan, melainkan berasal dari informasi yang secara legal diperdagangkan di pasar data digital untuk kebutuhan iklan.

Pengakuan ini tertuang dalam surat resmi Centcom bertanggal 14 April yang kemudian dipublikasikan oleh Senator Demokrat Oregon, Ron Wyden. Dalam surat itu disebutkan adanya laporan ancaman terkait penggunaan data lokasi komersial oleh pihak musuh untuk mengawasi pergerakan pasukan AS di lapangan.

Ini menjadi konfirmasi pertama bahwa personel militer Amerika di wilayah konflik dapat dilacak melalui data komersial yang tersedia secara luas. Wilayah yang disorot mencakup kawasan Teluk, tempat pasukan AS terlibat dalam dinamika keamanan dengan Iran di sekitar Selat Hormuz.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah anggota parlemen lintas partai mengirimkan surat kepada Pentagon untuk meminta tindakan segera. Mereka memperingatkan bahwa data lokasi komersial dapat digunakan untuk memetakan pola aktivitas militer hingga mengidentifikasi titik kumpul pasukan.

Ancaman yang ditimbulkan dinilai tidak hanya terkait privasi, tetapi juga keamanan operasional. Data tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk serangan rudal, drone, hingga strategi kontra-intelijen oleh pihak lawan.

Para legislator juga mengkritik lambannya respons Pentagon terhadap risiko yang sudah lama diketahui ini. Mereka mendesak adanya pembatasan ketat terhadap penggunaan data lokasi, termasuk penonaktifan ID iklan dan fitur pelacakan otomatis pada perangkat militer.

Sorotan turut diarahkan pada penggunaan browser Google Chrome di lingkungan militer. Sejumlah anggota parlemen menilai peramban tersebut memiliki model bisnis berbasis pengumpulan data, sehingga dianggap berisiko digunakan dalam operasi sensitif di lapangan.

Hingga kini, Pentagon belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan tersebut. Sementara itu, tekanan politik terhadap lembaga pertahanan AS diperkirakan akan terus meningkat seiring kekhawatiran atas keamanan data personel militer.

Tags: CobisnisData LokasiGoogle ChromeKeamanan siberPebisnismudaPentagonTentara As

Related Posts

Auto Draft

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mercedes-Benz mengisyaratkan kemungkinan menutup dua fasilitas produksinya di Jerman di tengah tekanan penjualan dan upaya perusahaan meningkatkan...

Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun pada perdagangan Senin, 28 September 2026....

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Xi Jinping Kirim Dua Panda ke Atlanta

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua panda raksasa asal China, Ping Ping dan Fu Shuang, berangkat menuju Kebun Binatang Atlanta, Amerika Serikat,...

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gaun Olivia Rodrigo Meleleh saat Tampil

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Olivia Rodrigo menghadirkan aksi panggung tak biasa saat membuka The Unraveled Tour di PeoplesBank Arena, Hartford, Connecticut,...

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru mengungkap dugaan bahwa gajah Afrika di kawasan Gunung Elgon, Kenya, menggunakan sejumlah tanaman sebagai bagian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Auto Draft

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

September 28, 2026
Mau Dapat Tiket Pesawat Lebih Murah? Coba Cek pada Jam Ini

Mau Dapat Tiket Pesawat Lebih Murah? Coba Cek pada Jam Ini

September 28, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

September 28, 2026
Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

Blue Fire Muncul di Papandayan, Warga Diminta Waspada

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved