• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kementerian BUMN Bantah Kerugian WIKA Akibat Proyek Whoosh

Saeful Imam by Saeful Imam
July 16, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kementerian BUMN Bantah Kerugian WIKA Akibat Proyek Whoosh

Kereta cepat whoosh

JAKARTA, COBISNIS.COM – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyangkal bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh menjadi penyebab kerugian PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa investasi WIKA pada proyek Whoosh masih dalam tahap awal dan belum menghasilkan keuntungan. Ia menyatakan bahwa kerugian hanya terjadi jika proyek Whoosh dibatalkan.

Arya menjelaskan bahwa dalam setiap investasi, awalnya memang membutuhkan biaya tanpa langsung menghasilkan keuntungan.

Ia memberi contoh bahwa membangun rumah pada tahun pertama tidak langsung menghasilkan keuntungan. Arya menekankan bahwa proyek Whoosh tidak menyumbang kerugian jika berjalan sesuai rencana.

Menurut Arya, bisnis Whoosh saat ini menunjukkan perbaikan. Frekuensi perjalanan kereta mencapai 40 perjalanan per hari dari target 60 perjalanan.

Selain itu, okupansi penumpang meningkat menjadi 21.000 penumpang dari target 30.000 penumpang per hari. Arya menyatakan bahwa peningkatan ini terjadi secara bertahap.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN dan perusahaan perkeretaapian China, Beijing Yawan HSR Co.Ltd, dengan skema business to business (B2B). Konsorsium BUMN yang terlibat dalam proyek ini termasuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT KAI (Persero).

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa dua faktor utama penyebab kerugian adalah beban bunga dan beban lain-lain. Beban bunga meningkat karena perusahaan harus menerbitkan surat utang (obligasi) untuk membiayai proyek Kereta Cepat Whoosh. Beban lain yang termasuk adalah beban provisi dan administrasi dari utang yang diperoleh WIKA.

Agung menambahkan bahwa WIKA menyetor modal cukup besar ke proyek Kereta Cepat Whoosh melalui PSBI, dengan dana yang digelontorkan mencapai Rp 6,1 triliun. Selain itu, masih ada dana sekitar Rp 5,5 triliun yang masih dalam perselisihan atau belum dibayar, sehingga totalnya hampir mencapai Rp 12 triliun.

Untuk memenuhi kebutuhan dana tersebut, WIKA harus melakukan pinjaman melalui penerbitan obligasi, yang menyebabkan beban bunga yang tinggi bagi perusahaan. Agung menjelaskan bahwa perusahaan harus mengambil langkah ini untuk mendapatkan modal yang diperlukan.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: kementrian BUMNkereta cepat whooshkerugian WIka

Related Posts

Kemenkeu Ambil Peran dalam Penataan Ulang Pembiayaan Kereta Cepat Whoosh

3.333 Layang Layang Ditertibkan KCIC karena Berpotensi Ganggu Operasional Whoosh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC menertibkan sebanyak 3.333 layang layang yang diterbangkan di sekitar jalur...

Kemenkeu Ambil Peran dalam Penataan Ulang Pembiayaan Kereta Cepat Whoosh

Libur Panjang Bikin Whoosh Penuh, 80 Persen Penumpang Pilih Rute Halim-Padalarang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membawa lonjakan besar penumpang Kereta Cepat Whoosh. Selama periode 13 hingga 16...

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh tidak akan membebani Anggaran...

Prabowo Tegas: Uang Koruptor Bisa untuk Bayar Utang Kereta Cepat

Prabowo Tegas: Uang Koruptor Bisa untuk Bayar Utang Kereta Cepat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah siap membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kepada...

Kereta Cepat WHOOSH Gelar Promo dan Kerja Sama Wisata untuk Tingkatkan Penjualan Tiket

KCIC Targetkan Masinis dan Petugas Perawatan Kereta Cepat Whoosh dari Indonesia dalam 1-2 Tahun lagi

by Saeful Imam
July 30, 2024
0

JAKARTA, COBISNIS.COM - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menargetkan dalam 1-2 tahun ke depan masinis dan petugas perawatan Kereta...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved