• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kemacetan Bandung Tembus 64%, Kini Peringkat 16 Kota Termacet Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
in News
0
Kemacetan Bandung Tembus 64%, Kini Peringkat 16 Kota Termacet Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemacetan lalu lintas masih menjadi persoalan serius di berbagai kota besar dunia. Sepanjang 2025, tingkat kepadatan kendaraan meningkat dan berdampak langsung pada efisiensi waktu perjalanan masyarakat perkotaan.

Kondisi ini tergambar dalam laporan TomTom Traffic Index 2025 yang memeringkat kota-kota paling macet di dunia. Indeks tersebut mengukur tingkat kemacetan berdasarkan tambahan waktu perjalanan dibanding kondisi lalu lintas lancar.

Dalam daftar global tersebut, Mexico City menempati posisi pertama sebagai kota paling macet di dunia pada 2025 dengan tingkat kemacetan mencapai 75,9 persen. Artinya, perjalanan rata-rata memakan waktu hampir dua kali lebih lama dibanding kondisi normal.

Posisi berikutnya diisi Bengaluru dengan tingkat kemacetan 74,4 persen, disusul Dublin sebesar 72,9 persen. Kota-kota lain dari Eropa Timur dan Amerika Latin juga masuk daftar teratas.

Beberapa di antaranya adalah Łódź (72,8 persen), Pune (71,1 persen), Lublin (70,4 persen), Bogotá (69,6 persen), dan Arequipa (69,5 persen). Dominasi kota berkembang menunjukkan tekanan urbanisasi yang semakin tinggi.

Menariknya, Indonesia juga masuk dalam daftar kota termacet dunia. Bandung berada di peringkat ke-16 dunia dengan tingkat kemacetan mencapai 64,1 persen.

Angka tersebut menunjukkan waktu perjalanan rata-rata di jaringan jalan Bandung menjadi 64,1 persen lebih lama dibanding kondisi lalu lintas lancar. Situasi ini mencerminkan tekanan mobilitas yang semakin berat di kawasan metropolitan.

Dalam laporan TomTom dijelaskan bahwa tingkat kemacetan menggambarkan peningkatan waktu tempuh akibat kepadatan lalu lintas. Jika sebuah kota memiliki tingkat kemacetan 40 persen, maka perjalanan rata-rata menjadi 40 persen lebih lama.

Tingginya kemacetan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perubahan infrastruktur jalan, pembatasan kecepatan, serta pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan.

Selain itu, pola mobilitas masyarakat perkotaan dan ketergantungan pada kendaraan pribadi turut memperparah kondisi lalu lintas. Minimnya integrasi transportasi publik juga membuat penggunaan kendaraan pribadi tetap dominan.

Kemacetan berkepanjangan tidak hanya berdampak pada waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan biaya ekonomi, konsumsi bahan bakar, serta polusi udara. Oleh karena itu, penataan transportasi dan penguatan sistem angkutan massal menjadi tantangan penting bagi kota-kota besar, termasuk Bandung.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: BandungCobisnisInfrastrukturKemacetanPebisnismudaTransportasiUrbanisasi

Related Posts

Auto Draft

Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat Masih Membebani Warga Amerika Serikat

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Amerika Serikat masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga bahan bakar. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut...

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
BMKG Ungkap Abu Anak Krakatau Kini Tak Menuju Jakarta

BMKG Ungkap Abu Anak Krakatau Kini Tak Menuju Jakarta

September 9, 2026
5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Kapal Disebut Laik Berlayar

5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Kapal Disebut Laik Berlayar

September 9, 2026
LKPP dan JAMKRINDO Perkuat Sinergi Pemanfaatan Layanan Penjaminan

LKPP dan JAMKRINDO Perkuat Sinergi Pemanfaatan Layanan Penjaminan

September 8, 2026
Auto Draft

Tekanan Berprestasi dalam Olahraga Dapat Mengurangi Manfaat Mental bagi Anak

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved