• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kemacetan Bandung Tembus 64%, Kini Peringkat 16 Kota Termacet Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
in News
0
Kemacetan Bandung Tembus 64%, Kini Peringkat 16 Kota Termacet Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemacetan lalu lintas masih menjadi persoalan serius di berbagai kota besar dunia. Sepanjang 2025, tingkat kepadatan kendaraan meningkat dan berdampak langsung pada efisiensi waktu perjalanan masyarakat perkotaan.

Kondisi ini tergambar dalam laporan TomTom Traffic Index 2025 yang memeringkat kota-kota paling macet di dunia. Indeks tersebut mengukur tingkat kemacetan berdasarkan tambahan waktu perjalanan dibanding kondisi lalu lintas lancar.

Dalam daftar global tersebut, Mexico City menempati posisi pertama sebagai kota paling macet di dunia pada 2025 dengan tingkat kemacetan mencapai 75,9 persen. Artinya, perjalanan rata-rata memakan waktu hampir dua kali lebih lama dibanding kondisi normal.

Posisi berikutnya diisi Bengaluru dengan tingkat kemacetan 74,4 persen, disusul Dublin sebesar 72,9 persen. Kota-kota lain dari Eropa Timur dan Amerika Latin juga masuk daftar teratas.

Beberapa di antaranya adalah Łódź (72,8 persen), Pune (71,1 persen), Lublin (70,4 persen), Bogotá (69,6 persen), dan Arequipa (69,5 persen). Dominasi kota berkembang menunjukkan tekanan urbanisasi yang semakin tinggi.

Menariknya, Indonesia juga masuk dalam daftar kota termacet dunia. Bandung berada di peringkat ke-16 dunia dengan tingkat kemacetan mencapai 64,1 persen.

Angka tersebut menunjukkan waktu perjalanan rata-rata di jaringan jalan Bandung menjadi 64,1 persen lebih lama dibanding kondisi lalu lintas lancar. Situasi ini mencerminkan tekanan mobilitas yang semakin berat di kawasan metropolitan.

Dalam laporan TomTom dijelaskan bahwa tingkat kemacetan menggambarkan peningkatan waktu tempuh akibat kepadatan lalu lintas. Jika sebuah kota memiliki tingkat kemacetan 40 persen, maka perjalanan rata-rata menjadi 40 persen lebih lama.

Tingginya kemacetan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perubahan infrastruktur jalan, pembatasan kecepatan, serta pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan.

Selain itu, pola mobilitas masyarakat perkotaan dan ketergantungan pada kendaraan pribadi turut memperparah kondisi lalu lintas. Minimnya integrasi transportasi publik juga membuat penggunaan kendaraan pribadi tetap dominan.

Kemacetan berkepanjangan tidak hanya berdampak pada waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan biaya ekonomi, konsumsi bahan bakar, serta polusi udara. Oleh karena itu, penataan transportasi dan penguatan sistem angkutan massal menjadi tantangan penting bagi kota-kota besar, termasuk Bandung.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: BandungCobisnisInfrastrukturKemacetanPebisnismudaTransportasiUrbanisasi

Related Posts

Santunan Prajurit Gugur Lebanon Diserahkan Bank Mandiri Taspen

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tumbuh 30,8% hingga Februari

by Dwi Natasya
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kredit Infrastruktur Bank Mandiri mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 30,8% hingga Februari. Pencapaian ini menunjukkan peran aktif perseroan dalam...

DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Wachid, menyatakan Arab Saudi optimistis haji 2026 berjalan aman. Pernyataan ini...

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Santunan Prajurit Gugur Lebanon Diserahkan Bank Mandiri Taspen

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tumbuh 30,8% hingga Februari

April 7, 2026
Santunan Prajurit Gugur Lebanon Diserahkan Bank Mandiri Taspen

Santunan Prajurit Gugur Lebanon Diserahkan Bank Mandiri Taspen

April 7, 2026
DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

April 7, 2026
Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

April 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved