• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

JAKARTA,Cobisnis.com – Bank asal Amerika, Silicon Valley Bank (SVB) diberitakan mengalami kebangkrutan. SVB terpaksa kolaps atau bangkrut setelah 48 jam mengalami krisis modal pada Jumat 10 Maret.

Mantan Assistant Vice President (AVP) PT Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus pengamat perbankan, Paul Sutaryono mengatakan, jatuhnya SVB menjadi peringatan dini bagi industri perbankan global.

“Untuk apa? Untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global,” ujarnya, Selasa 14 Maret.

Paul menambahkan, peringatan dini itu juga berlaku bagi industri perbankan nasional. Apakah jatuhnya SVB akan berdampak bagi bank-bank di Indonesia?

Ia menjabarkan, kondisi likuiditas perbankan nasional saat ini tampak kokoh. Hal itu tampak dari rasio alat likuid/non-core deposit (AL/NCD) 129,64 persen per Januari 2023.

“Meskipun rasio itu turun dari 137,67 persen per Desember 2022 namun masih jauh di atas ambang batas 50 persen,” beber Paul.

Demikian pula alat likuid atau dana pihak ketiga (DPK) 29,13 persen per Januari 2023. Paul bilang, meski rasio itu turun dari bulan sebelumnya 31,20 persen tetapi masih jauh di atas ambang batas 10 persen.

“Permodalan perbankan nasional juga masih perkasa yang tampak pada rasio capital adequacy ratio (CAR) 25,93 persen per Januari 2023. Rasio itu menguat dari bulan sebelumnya 25,63 persen per Desember 2022,” bebernya.

Meski demikian, lanjutnya, bank di Indonesia juga harus meningkatkan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Ini penting untuk mampu mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Mis “ledakan” ketika restrukturisasi kredit dilepas OJK pada Maret 2024.

“Di sisi lain, OJK dan BI hendaknya tetap wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap peristiwa jatuhnya SVB yang pernah menduduki top 16 bank di AS,” kata Paul.

Senada dengan Paul, Ekonom BCA David Sumual menjelaskan jika kebangrkutan SVB hanya sedikit pengaruhnya ke volatilitas pasar modal global, terutama Indonesia.

“Saya pikir ini masalah yang terisolasi di perbankan AS. Dampaknya tidak signifikam ke ekonomi RI,” kata David Selasa 14 Maret.

Menurut David, secara institusional Indonesia sudah lebih baik psaca krisis 1997. Meski demikian, David berpesan jika apa yang terjadi pada SVB dapat menjadi studi kasus untuk para pengambil kebijakan moneter dan keuangan Indonesia agar permodalan bank tidak fokus pada sumber yang berasal dari satu sektor saja.

“Mungkin ini bisa menjadi study case juga buat bank nasional dalam memanage balance sheetnya. Bisnis SVB and depositnya terlalu terkonsentrasi di start up,” pungkasnya.

Tags: Bank svbcobisnis.com

Related Posts

Avengers: Endgame Encore kembali tayang dengan adegan tambahan yang dirancang Marvel untuk menghubungkan kisah film 2019 dengan Avengers: Doomsday.

Alasan Marvel Hadirkan Lagi Avengers: Endgame

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Marvel Studios kembali menghadirkan Avengers: Endgame (2019) melalui versi Avengers: Endgame Encore yang akan tayang di bioskop...

Heboh! Ombudsman Temukan Dugaan Tarif Rp250 Juta untuk Pakai HP di Rutan

Heboh! Ombudsman Temukan Dugaan Tarif Rp250 Juta untuk Pakai HP di Rutan

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ombudsman RI mengungkap sejumlah temuan saat melakukan inspeksi mendadak di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pondok Bambu,...

Brendan Fraser dan Rachel Weisz kembali terlihat bersama di lokasi syuting The Mummy 4, menandai reuni mereka sebagai Rick O'Connell dan Evelyn Carnahan.

Brendan Fraser dan Rachel Weisz Reuni di Mummy 4

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Brendan Fraser dan Rachel Weisz kembali terlihat bersama di lokasi syuting The Mummy 4, menandai reuni dua...

Gajah Sumatera Lisa melahirkan anak jantan di camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah lahir sehat dengan berat 129 kg.

Gajah Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar bahagia datang dari camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, Riau, setelah gajah Sumatera...

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

World Heart Day 2026, Obesitas dan Risiko Jantung

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

PMSol dan PTK Group Dorong Ekosistem Biodiesel Nasional

September 28, 2026
DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

September 29, 2026
Taemin SHINee

Visa Bermasalah, Taemin Tunda Tur Amerika

September 29, 2026
Bruno Fernandes tetap bersama Timnas Portugal meski mengalami cedera dan berpeluang kembali tampil saat menghadapi Denmark di UEFA Nations League.

Bruno Fernandes Bidik Comeback Lawan Denmark

September 29, 2026
MD Entertainment dan SBS menandatangani MOU kerja sama konten, termasuk menghadirkan program SBS dan mengembangkan remake berbahasa Indonesia.

MD Entertainment-SBS Garap Remake Konten Korea

September 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved