• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

JAKARTA,Cobisnis.com – Bank asal Amerika, Silicon Valley Bank (SVB) diberitakan mengalami kebangkrutan. SVB terpaksa kolaps atau bangkrut setelah 48 jam mengalami krisis modal pada Jumat 10 Maret.

Mantan Assistant Vice President (AVP) PT Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus pengamat perbankan, Paul Sutaryono mengatakan, jatuhnya SVB menjadi peringatan dini bagi industri perbankan global.

“Untuk apa? Untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global,” ujarnya, Selasa 14 Maret.

Paul menambahkan, peringatan dini itu juga berlaku bagi industri perbankan nasional. Apakah jatuhnya SVB akan berdampak bagi bank-bank di Indonesia?

Ia menjabarkan, kondisi likuiditas perbankan nasional saat ini tampak kokoh. Hal itu tampak dari rasio alat likuid/non-core deposit (AL/NCD) 129,64 persen per Januari 2023.

“Meskipun rasio itu turun dari 137,67 persen per Desember 2022 namun masih jauh di atas ambang batas 50 persen,” beber Paul.

Demikian pula alat likuid atau dana pihak ketiga (DPK) 29,13 persen per Januari 2023. Paul bilang, meski rasio itu turun dari bulan sebelumnya 31,20 persen tetapi masih jauh di atas ambang batas 10 persen.

“Permodalan perbankan nasional juga masih perkasa yang tampak pada rasio capital adequacy ratio (CAR) 25,93 persen per Januari 2023. Rasio itu menguat dari bulan sebelumnya 25,63 persen per Desember 2022,” bebernya.

Meski demikian, lanjutnya, bank di Indonesia juga harus meningkatkan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Ini penting untuk mampu mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Mis “ledakan” ketika restrukturisasi kredit dilepas OJK pada Maret 2024.

“Di sisi lain, OJK dan BI hendaknya tetap wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap peristiwa jatuhnya SVB yang pernah menduduki top 16 bank di AS,” kata Paul.

Senada dengan Paul, Ekonom BCA David Sumual menjelaskan jika kebangrkutan SVB hanya sedikit pengaruhnya ke volatilitas pasar modal global, terutama Indonesia.

“Saya pikir ini masalah yang terisolasi di perbankan AS. Dampaknya tidak signifikam ke ekonomi RI,” kata David Selasa 14 Maret.

Menurut David, secara institusional Indonesia sudah lebih baik psaca krisis 1997. Meski demikian, David berpesan jika apa yang terjadi pada SVB dapat menjadi studi kasus untuk para pengambil kebijakan moneter dan keuangan Indonesia agar permodalan bank tidak fokus pada sumber yang berasal dari satu sektor saja.

“Mungkin ini bisa menjadi study case juga buat bank nasional dalam memanage balance sheetnya. Bisnis SVB and depositnya terlalu terkonsentrasi di start up,” pungkasnya.

Tags: Bank svbcobisnis.com

Related Posts

Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong lahirnya lebih banyak film bertema sejarah yang mampu bersaing di festival perfilman...

Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  -  Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menindak setiap pelanggaran...

Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengawali akhir pekan Moto3 Jerman 2026 dengan hasil yang membanggakan. Rider Honda...

Ann Widdecombe Ditemukan Tewas, Polisi Inggris Amankan Seorang Tersangka

Anthony Hopkins Rilis Single Perdana sebagai Komposer di Usia 88 Tahun

by Zahra Zahwa
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor peraih dua Piala Oscar, Anthony Hopkins, memulai babak baru dalam kariernya. Di usia 88 tahun, ia...

Ann Widdecombe Ditemukan Tewas, Polisi Inggris Amankan Seorang Tersangka

Delta Sebut Penurunan Harga Avtur Belum Berdampak pada Tarif Tiket Pesawat

by Zahra Zahwa
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Delta Air Lines menyatakan tarif tiket pesawat belum akan turun meski harga bahan bakar jet mengalami penurunan....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
Finlandia Tolak Klaim Trump atas Greenland, Tegaskan Kedaulatan Denmark

Spesifikasi Xiaomi 18 Pro Terungkap, Usung Baterai 7.000 mAh dan Kamera 200 MP

July 10, 2026
China Peringatkan Bahaya Produk AI AS, Alibaba Blokir Claude Code

China Peringatkan Bahaya Produk AI AS, Alibaba Blokir Claude Code

July 10, 2026
Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

July 11, 2026
Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

July 11, 2026
Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

July 11, 2026
Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved