• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Virus Nipah di India Picu Kewaspadaan, Negara Asia Perketat Pemeriksaan Bandara

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
January 28, 2026
in Nasional
0
Usut Korupsi Wali Kota Madiun, KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik di Dinas Perkim

JAKARTA, Cobisnis.com – Merebaknya virus Nipah di negara bagian Benggala Barat, India, memicu peningkatan kewaspadaan di sejumlah negara Asia. Beberapa negara mulai memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara dan pintu masuk internasional guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

Thailand dilaporkan telah menerapkan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang di tiga bandara yang menerima penerbangan langsung dari Benggala Barat. Langkah serupa juga dilakukan Nepal dengan memperketat pemeriksaan kedatangan di Bandara Internasional Kathmandu serta pengawasan di sejumlah perlintasan darat yang berbatasan dengan India.

Mengutip laporan BBC, Rabu (28/1/2026), otoritas kesehatan India mengonfirmasi adanya dua kasus virus Nipah sejak Desember 2025. Kementerian Kesehatan India menyebutkan sekitar 196 orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien telah ditelusuri dan menjalani pemeriksaan, dengan seluruh hasil tes dinyatakan negatif.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui babi dan kelelawar pemakan buah. Selain itu, penularan antarmanusia juga dapat terjadi, termasuk lewat konsumsi makanan yang terkontaminasi.

Penyakit ini dikenal memiliki tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen. Hingga kini, belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus untuk infeksi virus Nipah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan virus Nipah ke dalam daftar sepuluh penyakit prioritas global, bersama penyakit lain seperti Covid-19 dan Zika, karena potensi wabah serta dampaknya yang serius terhadap kesehatan masyarakat dunia.

Masa inkubasi virus Nipah umumnya berlangsung antara empat hingga 14 hari. Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan. Pada beberapa kasus, kondisi pasien dapat memburuk menjadi gangguan pernapasan, penurunan kesadaran, hingga pneumonia.

Dalam kondisi berat, infeksi virus Nipah dapat menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak yang berisiko fatal. Meski demikian, terdapat pula kasus di mana penderita tidak menunjukkan gejala apa pun.

Sejumlah negara Asia kini diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan, khususnya di bandara dan perbatasan internasional, guna mencegah penyebaran virus lintas negara.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comindiaNegara asiaPemeriksaan BandaraVirus Nipah

Related Posts

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak...

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Es Teler 77 merayakan hari ulang tahunnya yang ke-44 melalui Festival Juara 44 di Escala Park Alam...

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang kebangkrutan perusahaan di Jepang terus meningkat sepanjang semester pertama 2026. Lembaga riset Teikoku Databank mencatat sebanyak...

Pakar Nilai Serangan AS Belum Mampu Lumpuhkan Ancaman Iran di Selat Hormuz

Pakar Nilai Serangan AS Belum Mampu Lumpuhkan Ancaman Iran di Selat Hormuz

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dinilai belum cukup untuk mengurangi kemampuan Iran dalam mengancam jalur...

Tugu Insurance Perkuat Tata Kelola, Raih Indonesia Excellence GCG Awards 2026

Tugu Insurance Perkuat Tata Kelola, Raih Indonesia Excellence GCG Awards 2026

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Excellence Good...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

Usai Jadi Tersangka, Keberadaan Febrie Adriansyah Masih Jadi Tanda Tanya

July 13, 2026
Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

Es Teler 77 Rayakan HUT ke-44, Bagi Motor Listrik hingga Hadiah Umrah

July 13, 2026
Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

Ribuan Perusahaan Jepang Bangkrut, Utang Jadi Penyebab Utama

July 13, 2026
Pakar Nilai Serangan AS Belum Mampu Lumpuhkan Ancaman Iran di Selat Hormuz

Pakar Nilai Serangan AS Belum Mampu Lumpuhkan Ancaman Iran di Selat Hormuz

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved