• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kapan Musim Kemarau 2026 Dimulai? Ini Perkiraan Awal dan Puncaknya

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 26, 2026
in Nasional
0
Kapan Musim Kemarau 2026 Dimulai? Ini Perkiraan Awal dan Puncaknya

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal dari biasanya. Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki periode kemarau antara April hingga Juni 2026.

Dalam laporan resmi BMKG, disebutkan bahwa musim kemarau tahun ini cenderung maju dan berpotensi berlangsung lebih lama di banyak wilayah Indonesia. Proses awal kemarau akan dimulai dari kawasan Nusa Tenggara, lalu menyebar secara bertahap ke wilayah lain di Indonesia.

Pada April 2026, sejumlah daerah seperti pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian Sulawesi Selatan diperkirakan mulai mengalami kemarau.

Memasuki Mei, kondisi ini akan meluas ke wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua. Sementara pada Juni, hampir seluruh wilayah Indonesia diprediksi sudah memasuki musim kemarau.

BMKG juga memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2026, dengan sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia mengalami kondisi paling kering pada periode tersebut. Beberapa wilayah lain diprediksi mencapai puncak lebih awal pada Juli atau lebih lambat pada September.

Secara umum, musim kemarau 2026 diperkirakan tidak hanya datang lebih cepat, tetapi juga berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata. Sekitar 57,2 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami durasi kemarau yang lebih lama.

Dari sisi curah hujan, kondisi kemarau tahun ini juga diperkirakan lebih kering dari normal. Sekitar 64,5 persen wilayah diprediksi menerima curah hujan di bawah rata-rata, sehingga meningkatkan potensi kekeringan serta risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: April hingga Juni 2026AwalBmkgcobisnis.commemprediksimusim kemarauNTT

Related Posts

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

by Hidayat Taufik
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga di sejumlah daerah Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang...

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

by Desti Dwi Natasya
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Basarnas memastikan seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di Kalimantan Barat telah berhasil dievakuasi. Saat...

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendiri Netflix Reed Hastings tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai anggota dewan direksi pada Juni 2026. Perusahaan...

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Real Madrid harus mengubur mimpi Eropa setelah kalah dramatis dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions....

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gatorade mulai mengubah strategi untuk menghadapi persaingan ketat di pasar minuman hidrasi. Namun, tren hidrasi kini tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

April 17, 2026
Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

April 17, 2026
Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

April 17, 2026
Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

April 17, 2026
Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

April 18, 2026
Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

April 17, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

April 17, 2026
Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

April 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved