• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Gilang Praditya by Gilang Praditya
December 10, 2020
in Startup Center
0
Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Cobisnis.com – Berawal dari keinginan untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para petani kakao di Indonesia, Kampung Coklat kini menjelma menjadi produsen produk cokelat lokal yang mengincar pasar ekspor. Kampung Coklat merupakan salah satu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BRI di Blitar, Jawa Timur.

Kampung Coklat menjadi satu dari 400 UMKM terpilih hasil seleksi ketat yang diikutsertakan dalam pameran BRI UMKM EXPO[RT] BRILIANPRENEUR 2020, sebuah expo yang diselenggarakan oleh BRI untuk memberdayakan dan mengembangkan UMKM di industri kreatif yang berorientasi ekspor. Kegiatan ini dimulai 1–15 Desember 2020, dengan puncak acara yang akan berlangsung pada 10–13 Desember 2020.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Kampung Coklat Blitar, Akhsin Al Fata mengungkapkan cikal bakal bisnis Kampung Coklat berawal dari budidaya kakao, lalu pada 2013 memutuskan untuk memproduksi sendiri produk cokelat lokal.

“Kita ini (Indonesia) produsen kakao terbesar ketiga di dunia, sayangnya negara lain yang mengklaim punya produk cokelat lezat, seperti Swiss, Belgia dan lainnya. Kami gemas melihat, selama ini hanya menghasilkan raw material saja. Di situlah kita tergelitik untuk memproduksi produk lokal, sembari memberikan value yang lebih banyak kepada para petani,” ujar Akhsin dalam talkshow BRI UMKM EXPO[RT] BRILIANPRENEUR 2020, Rabu (2/12).

Kampung Coklat saat ini memiliki tiga core business. Pertama, bisnis trading (jual beli) raw material cokelat. Kedua, memproduksi produk cokelat, mulai dari cokelat bubuk, cokelat bar, dan candydengan berbagai varian rasa. Produk cokelat yang khas dari Kampung Coklat adalah cokelat crispy. Produk ini memadukan opak gambir atau kue semprong yang dihancurkan menjadi remah-remah, lalu dipadukan dengan cokelat.

Core business ketiga dari Kampung Coklat adalah wisata edukasi berbasis cokelat yang dilengkapi dengan akomodasi, wahana permainan anak dan fasilitas penunjang lainnya. Menurut Akhsin, pengembangan wisata edukasi berbasis cokelat yang dikembangkan merupakan strategi pemasaran yang ditempuh Kampung Coklat, sembari terus mengembangkan produk cokelat. Luas area wisata edukasi yang dikelola mencapai 3,8 hektar.

Kebutuhan kakao sebagai bahan mentah produksi cokelat dipasok dari berbagai daerah di Tanah Air seperti Madiun, Gunung Kidul (Yogyakarta), dan Batang (Pekalongan). Dengan memproduksi sendiri produk cokelat, pihaknya berharap semakin banyak pengusaha di dalam negeri yang terinspirasi untuk memproduksi produk cokelat, lanjut Akhsin.

Harapannya, secara bersama-sama dapat mengedukasi pasar bahwa kalau berbicara cokelat tidak lagi merujuk ke Swiss atau Belgia, tetapi Indonesia. “Raw material kita (Indonesia) masih banyak sekali yang belum terserap di dalam negeri untuk diproduksi secara lokal.”

Merebaknya pandemi Covid-19, diakui oleh Akhsin, menjadi momentum bagi Kampung Coklat untuk terus melakukan pengembangan, sehingga ke depan diharapkan produk yang dihasilkan dapat dijual di pasar nasional dan internasional.

Saat ini, Kampung Coklat masuk dalam tahap business matching untuk menggarap pasar ekspor ke sejumlah negara. Untuk menggarap pasar ekspor, Kampung Coklat telah melakukan business matching ke Azerbaijan dan beberapa negara di kawasan Timur Tengah termasuk Mesir.

Akhsin mengakui untuk menembus pasar internasional ada sejumlah tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha, salah satunya regulasi yang berbeda-beda di setiap negara.

“Bicara cokelat, kita masih dikomparasikan dengan produk asal Eropa. Di situlah kita bisa menyakinkan bahwa cokelat yang kita produksi sangat dekat dengan sumber raw material, sehingga minim kontaminasi dan kualitas bahan baku lebih terjaga. Ini valueyang kami tawarkan sehingga memberikan diferensiasi,” jelas Akhsin

Sebagai sebuah produk yang hadir dari lokalitas yang sangat kental, Kampung Coklat melihat bahwa lokal wisdom sebagai kekuatan. Namun, diakui oleh Akhsin, bahwa hal ini masih membutuhkan edukasi ke masyarakat terutama generasi muda betapa produk lokal mengambil peranan penting. Ini menjadi sebuah pekerjaan besar yang menuntut partisipasi seluruh pihak untuk ikut serta mendorong agar masyarakat Indonesia mencintai produk buatan dalam negeri.

“Itu yang kami pikirkan, bagaimana Kampung Coklat akan sustain, dapat terus memberikan manfaat dan semakin dikenang, dan kita akan menjadi salah satu brandyang bisa mendorong Indonesia menjadi bagian dari penghasil cokelat dunia,” tutup Akhsin.

Related Posts

Rencana FIFA Buka Kepemilikan Swasta Ditolak, Federasi Sepak Bola Inggris: Piala Dunia Bukan untuk Dijual

Rencana FIFA Buka Kepemilikan Swasta Ditolak, Federasi Sepak Bola Inggris: Piala Dunia Bukan untuk Dijual

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Federasi Sepak Bola Inggris menyatakan penolakan terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino yang disebut ingin membuka peluang...

Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Indonesia vs Timor Leste dan Vietnam vs Singapura

Yusril: Pemerintah Patuh Putusan MK, Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan

by Desti Dwi Natasya
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipisahkan...

Tak Pernah Diguyur Hujan Bertahun-tahun, Ini 9 Wilayah Paling Kering di Dunia

Tak Pernah Diguyur Hujan Bertahun-tahun, Ini 9 Wilayah Paling Kering di Dunia

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hujan menjadi bagian dari siklus cuaca yang terjadi di hampir seluruh wilayah di dunia. Meski begitu, ada...

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa 24 Saksi dan 7 Perusahaan

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa 24 Saksi dan 7 Perusahaan

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mengembangkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa...

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Remehkan Timor Leste di Piala AFF 2026

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Remehkan Timor Leste di Piala AFF 2026

by Desti Dwi Natasya
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta anak asuhnya tidak meremehkan Timor Leste menjelang laga kedua Grup A...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM pada Semester I 2026

July 30, 2026
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
TINS Lampaui Target Laba 2026, CLEO Perluas Pabrik, BBNI Siapkan Buyback Rp627 Miliar

TINS Lampaui Target Laba 2026, CLEO Perluas Pabrik, BBNI Siapkan Buyback Rp627 Miliar

July 30, 2026
Rencana FIFA Buka Kepemilikan Swasta Ditolak, Federasi Sepak Bola Inggris: Piala Dunia Bukan untuk Dijual

Rencana FIFA Buka Kepemilikan Swasta Ditolak, Federasi Sepak Bola Inggris: Piala Dunia Bukan untuk Dijual

July 31, 2026
Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Indonesia vs Timor Leste dan Vietnam vs Singapura

Yusril: Pemerintah Patuh Putusan MK, Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan

July 31, 2026
Tak Pernah Diguyur Hujan Bertahun-tahun, Ini 9 Wilayah Paling Kering di Dunia

Tak Pernah Diguyur Hujan Bertahun-tahun, Ini 9 Wilayah Paling Kering di Dunia

July 31, 2026
Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa 24 Saksi dan 7 Perusahaan

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Periksa 24 Saksi dan 7 Perusahaan

July 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved