JAKARTA, Cobisnis.com – Bareskrim Polri mengungkap temuan kabel transmisi tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang terputus dalam penyelidikan kasus listrik padam massal di sejumlah wilayah Sumatera.
Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap penyebab gangguan kelistrikan yang terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026.
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin mengatakan tim gabungan menemukan kabel yang terputus di sekitar Tower 175 dan Tower 176. Lokasi tersebut berada di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.
Menurut Nunung, kondisi menara transmisi di lokasi masih berdiri dengan baik. Namun, kabel yang menghubungkan jaringan listrik ditemukan dalam keadaan putus.
Selain itu, tim tidak menemukan kerusakan besar pada struktur tower. Hasil pemeriksaan awal juga belum mengarah pada dugaan tindakan sabotase.
Sementara itu, bagian ujung kabel yang terputus terlihat terurai seperti serabut. Kondisi tersebut menjadi bagian dari bahan pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik.
Bareskrim menduga gangguan terjadi akibat faktor teknis yang diperparah kondisi cuaca ekstrem. Karena itu, penyidik masih mendalami sejumlah kemungkinan penyebab kerusakan pada jaringan transmisi.
Di sisi lain, hasil investigasi sementara menunjukkan tidak ada indikasi unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Temuan itu sekaligus memperkuat dugaan bahwa blackout terjadi akibat gangguan pada sistem kelistrikan.
Akibat insiden tersebut, aliran listrik di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera sempat mengalami gangguan dalam waktu beberapa jam. Setelah itu, petugas melakukan langkah pemulihan untuk mengembalikan pasokan listrik secara bertahap.
Meski begitu, aparat dan pihak terkait masih melanjutkan proses investigasi guna memastikan penyebab utama terputusnya kabel transmisi tersebut.













