• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

John Carter Jadi Film Paling Rugi Sepanjang Masa, Boncos Rp 2 Triliun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2025
in Entertaiment
0
John Carter Jadi Film Paling Rugi Sepanjang Masa, Boncos Rp 2 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Tidak semua film dengan bujet besar berakhir manis di box office. Beberapa justru mencatat kerugian fantastis yang bikin studio dan produser gigit jari. Dari Hollywood sampai Indonesia, ada deretan film mahal yang gagal total di pasaran.

Film John Carter produksi Disney pada 2012 masih memegang rekor sebagai film paling rugi sepanjang masa. Dengan biaya produksi mencapai US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun, film ini hanya mampu meraup sekitar US$284 juta di box office global.

Meski sekilas terlihat menutup biaya, angka itu belum termasuk promosi yang nilainya nyaris sama besar dengan produksi. Akibatnya, Disney dilaporkan kehilangan sekitar US$130–200 juta, menjadikan John Carter simbol kegagalan produksi besar-besaran di Hollywood.

Padahal, film garapan sutradara Finding Nemo Andrew Stanton ini awalnya diharapkan bisa jadi waralaba baru sekelas Star Wars. Ceritanya tentang prajurit yang terdampar di planet Mars dinilai terlalu rumit dan kurang menjual bagi penonton umum.

Kegagalannya bahkan memengaruhi karier sang sutradara dan membuat Disney membatalkan rencana sekuel. Studio pun melakukan evaluasi besar-besaran terhadap proyek fantasi setelah kerugian tersebut.

Namun, John Carter bukan satu-satunya film besar yang tumbang. Beberapa judul lain seperti The Lone Ranger (2013) dan Mulan (2020) juga mencatat kerugian ratusan juta dolar. Dalam skala global, film-film ini menunjukkan bahwa bujet besar tak menjamin sukses komersial.

Di Indonesia, fenomena serupa juga terjadi. Film Pendekar Tongkat Emas (2014) garapan Mira Lesmana dan Riri Riza disebut menelan biaya produksi sekitar Rp25 miliar, namun hanya ditonton sekitar 200 ribu orang di bioskop. Secara komersial, film itu tak balik modal.

Film lain yang mengalami nasib mirip adalah Tjokroaminoto: Guru Bangsa (2015) karya Hanung Bramantyo. Film sejarah dengan set dan kostum megah itu diakui sutradaranya sebagai karya penting tapi gagal secara finansial.

Kedua film ini jadi contoh bagaimana produksi besar di Indonesia masih berisiko tinggi, terutama jika genrenya tidak sesuai dengan selera pasar. Meski begitu, keduanya tetap diapresiasi karena mendorong perfilman lokal berani menantang batas.

Dari Hollywood hingga Indonesia, kisah film-film ini jadi pengingat bahwa industri hiburan bukan hanya soal kreativitas, tapi juga strategi bisnis. Sebab di balik setiap karya spektakuler, selalu ada risiko besar yang mengintai di layar belakangnya.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Biaya produksiCobisnisFilmJohn CarterPebisnismudaRugi

Related Posts

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
Kuas Makeup - pexels/EVG Kowalievska

Cara yang Benar Bersihkan Kuas Makeup Kalau Tidak Mau Jerawatan

September 9, 2026
Ruangan Keluarga - pexels/VAZHNIK

Bukan Putih, Ini Warna Cat untuk Membuat Ruangan Kecil Tampak Lebih Besar

September 9, 2026
LIV Golf Ajukan Kebangkrutan, Era Baru Tur Golf Kontroversial Dimulai

LIV Golf Ajukan Kebangkrutan, Era Baru Tur Golf Kontroversial Dimulai

September 9, 2026
Gerindra Pimpin Elektabilitas Partai, PDI-P di Posisi Kedua

Gerindra Pimpin Elektabilitas Partai, PDI-P di Posisi Kedua

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved