• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

John Carter Jadi Film Paling Rugi Sepanjang Masa, Boncos Rp 2 Triliun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2025
in Entertaiment
0
John Carter Jadi Film Paling Rugi Sepanjang Masa, Boncos Rp 2 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Tidak semua film dengan bujet besar berakhir manis di box office. Beberapa justru mencatat kerugian fantastis yang bikin studio dan produser gigit jari. Dari Hollywood sampai Indonesia, ada deretan film mahal yang gagal total di pasaran.

Film John Carter produksi Disney pada 2012 masih memegang rekor sebagai film paling rugi sepanjang masa. Dengan biaya produksi mencapai US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun, film ini hanya mampu meraup sekitar US$284 juta di box office global.

Meski sekilas terlihat menutup biaya, angka itu belum termasuk promosi yang nilainya nyaris sama besar dengan produksi. Akibatnya, Disney dilaporkan kehilangan sekitar US$130–200 juta, menjadikan John Carter simbol kegagalan produksi besar-besaran di Hollywood.

Padahal, film garapan sutradara Finding Nemo Andrew Stanton ini awalnya diharapkan bisa jadi waralaba baru sekelas Star Wars. Ceritanya tentang prajurit yang terdampar di planet Mars dinilai terlalu rumit dan kurang menjual bagi penonton umum.

Kegagalannya bahkan memengaruhi karier sang sutradara dan membuat Disney membatalkan rencana sekuel. Studio pun melakukan evaluasi besar-besaran terhadap proyek fantasi setelah kerugian tersebut.

Namun, John Carter bukan satu-satunya film besar yang tumbang. Beberapa judul lain seperti The Lone Ranger (2013) dan Mulan (2020) juga mencatat kerugian ratusan juta dolar. Dalam skala global, film-film ini menunjukkan bahwa bujet besar tak menjamin sukses komersial.

Di Indonesia, fenomena serupa juga terjadi. Film Pendekar Tongkat Emas (2014) garapan Mira Lesmana dan Riri Riza disebut menelan biaya produksi sekitar Rp25 miliar, namun hanya ditonton sekitar 200 ribu orang di bioskop. Secara komersial, film itu tak balik modal.

Film lain yang mengalami nasib mirip adalah Tjokroaminoto: Guru Bangsa (2015) karya Hanung Bramantyo. Film sejarah dengan set dan kostum megah itu diakui sutradaranya sebagai karya penting tapi gagal secara finansial.

Kedua film ini jadi contoh bagaimana produksi besar di Indonesia masih berisiko tinggi, terutama jika genrenya tidak sesuai dengan selera pasar. Meski begitu, keduanya tetap diapresiasi karena mendorong perfilman lokal berani menantang batas.

Dari Hollywood hingga Indonesia, kisah film-film ini jadi pengingat bahwa industri hiburan bukan hanya soal kreativitas, tapi juga strategi bisnis. Sebab di balik setiap karya spektakuler, selalu ada risiko besar yang mengintai di layar belakangnya.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Biaya produksiCobisnisFilmJohn CarterPebisnismudaRugi

Related Posts

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sekitar 112 juta masyarakat Indonesia masih mengalami kekurangan gizi. Data tersebut...

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Sudaryono, menegaskan dirinya tidak akan menerima pertemuan dengan mitra, pengelola dapur,...

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel...

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kubu Ruben Onsu membantah kabar yang menyebut rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, akan dilelang oleh...

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN tengah menyiapkan sistem baru yang memungkinkan orang tua memantau menu Makan Bergizi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
Amman Mineral

Membangun Masa Depan dari Perut Bumi Sumbawa

July 29, 2026
Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

July 30, 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

Inggris Pertimbangkan Terbitkan Obligasi Perang, Apa Fungsinya?

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved