• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Jiang Xueqin: AS Berpotensi Sulit Menang Jika Perang Melawan Iran

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 10, 2026
in News
0
Jiang Xueqin: AS Berpotensi Sulit Menang Jika Perang Melawan Iran

JAKARTA, Cobisnis.com – Nama Jiang Xueqin, seorang sejarawan sekaligus analis geopolitik yang berbasis di Beijing, kembali ramai dibicarakan di media sosial. Hal ini terjadi setelah sejumlah pandangannya mengenai dinamika politik global dinilai mulai selaras dengan perkembangan situasi dunia belakangan ini.

Salah satu analisisnya yang kembali menjadi sorotan adalah prediksi bahwa Amerika Serikat berpotensi menghadapi kesulitan besar, bahkan kemungkinan kekalahan, jika terlibat konflik militer langsung dengan Iran. Pandangan tersebut sebenarnya telah ia sampaikan sejak Mei 2024. Namun pada saat itu, banyak pihak menilai analisis tersebut terlalu spekulatif dan kurang realistis.

Seiring berjalannya waktu, beberapa prediksi Jiang dinilai mulai mendekati kenyataan. Salah satunya adalah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat serta meningkatnya ketegangan militer antara Washington dan Teheran. Situasi ini membuat analisis Jiang kembali menarik perhatian publik dan para pengamat geopolitik.

Faktor Geografi Dinilai Menguntungkan Iran

Dalam salah satu video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, Jiang menjelaskan bahwa kekuatan Iran tidak hanya bergantung pada kapasitas militernya, tetapi juga pada kondisi geografis negara tersebut. Wilayah Iran didominasi oleh pegunungan luas dengan kontur yang terjal, yang menurutnya menjadi tantangan besar bagi pasukan penyerang.

Ia menilai medan seperti itu berpotensi mengurangi keunggulan teknologi militer modern, termasuk sistem pengawasan satelit maupun serangan udara presisi. Di kawasan pegunungan tersebut, Iran dinilai dapat menyembunyikan berbagai fasilitas militer, seperti pangkalan drone, bunker pertahanan, hingga peluncur rudal yang sulit terdeteksi.

Apabila invasi darat benar-benar terjadi, Jiang memperkirakan pasukan Amerika tidak akan menghadapi pertempuran terbuka di wilayah datar. Sebaliknya, konflik kemungkinan berkembang menjadi perang berkepanjangan di kawasan pegunungan yang kompleks dan sulit dikendalikan.

Tantangan Logistik dan Peran Sekutu Regional

Selain faktor medan, Jiang juga menyoroti tantangan logistik yang berpotensi dihadapi militer Amerika Serikat. Jarak yang jauh dari wilayah Amerika menuju kawasan Timur Tengah dinilai membuat jalur pasokan militer menjadi panjang dan rentan terhadap gangguan.

Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah kelompok yang memiliki kedekatan dengan Iran di kawasan tersebut, seperti Houthi movement, Hezbollah, dan Hamas. Kelompok-kelompok ini dinilai berpotensi memperluas skala konflik sekaligus memperpanjang durasinya.

Menurut Jiang, strategi yang mungkin digunakan Iran tidak harus berfokus pada kemenangan cepat di medan perang. Dengan memperpanjang konflik, tekanan ekonomi dan politik di dalam negeri Amerika Serikat dapat meningkat seiring berjalannya waktu.

Potensi Dampak terhadap Peta Kekuatan Dunia

Jiang juga menilai bahwa konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran dapat membawa dampak signifikan terhadap tatanan global. Jika skenario kekalahan Amerika benar-benar terjadi, peristiwa tersebut berpotensi menjadi titik balik bagi dominasi kekuatan Barat dalam politik internasional.

Karena itu, analisis Jiang kini kembali diperhatikan oleh berbagai kalangan, khususnya para pengamat hubungan internasional. Pandangannya dinilai sebagai peringatan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu perubahan besar dalam keseimbangan geopolitik dunia.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: Amerika Israelanalis geopolitikBeijingcobisnis.comDinamikairanJiang XueqinPolitik Globalsejarawan

Related Posts

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

by Iwan Supriyatna
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mendapat pengakuan internasional sebagai delegasi perwakilan...

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028,...

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri parfum terus menghadirkan inovasi dengan konsep-konsep yang tidak biasa. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah...

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengamat politik Ray Rangkuti menilai mulai muncul sejumlah sinyal yang mengindikasikan hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto...

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

AS Tarik Sebagian Pasukan dari Kuwait dan Irak, Trump Puji Ketangguhan Iran

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai menarik sebagian pasukan militernya dari Irak dan Kuwait di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Gwyneth Paltrow Tuai Kritik Setelah Bintangi Iklan Properti Mewah di Israel

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved