JAKARTA, Cobisnis.com – Sama seperti alpukat, pisang sangat sulit untuk menentukan waktu kematangan yang tepat. Biasanya, jika kamu membeli pisang di pasar atau supermarket dan memilih seikat pisang yang kuning merata, atau bahkan sedikit hijau. Itu adalah cara supaya keesokan harinya pisang sudah matang dan siap untuk dimakan.
Tapi, ada beberapa dari kamu yang mungkin masih tidak tahu untuk menyimpan pisang yang benar sesuai dengan tingkat kematangannya. Untungnya, dengan beberapa strategi sederhana, ada cara untuk menyimpan pisang selama proses kematangan dan menjaga pisang tetap segar lebih lama.
Dilansir dari Southern Living, Minggu (30/08/2026), pisang adalah buah klimakterik, artinya pisang terus matang setelah dipetik. Selama pematangan, pisang secara alami menghasilkan gas etilen, hormon tumbuhan yang membantu mengubah pati menjadi gula, melembutkan tekstur, dan memperdalam warna pisang.
Suhu, kelembapan, dan bahkan buah serta sayuran penghasil etilen yang disimpan berdekatan dapat memengaruhi seberapa cepat pisang matang. Jika disimpan di ruang tertutup bersama bahan makanan lainnya seperti apel atau bawang, konsentrasi etilen meningkat, mempercepat proses perubahan warna menjadi cokelat.
Lantas, bagaimana cara menyimpan pisang yang benar supaya tetap enak dan segar?
Tergantung pada tingkat kematangan pisang Anda, kamu perlu menyimpannya dengan cara yang sesuai:
1. Pisang hijau atau belum matang:
Tips pertama yaitu, simpanlah pisang pada suhu ruangan, jauhkan dari sinar matahari langsung, hingga matang sesuai tingkat kematangan yang kamu inginkan.
2. Pisang yang berwarna kuning atau sedikit belum matang
Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk memperlambat dan memperpanjang proses pematangan.
3. Pisang yang sudah matang sempurna
Kemudian, jika dirasa sudah matang sesuai apa yang kamu inginkan, pindahkan ke lemari es atau kulkas untuk memperpanjang masa simpannya beberapa hari. Meskipun kulitnya mungkin berubah warna menjadi lebih gelap, buah di dalamnya akan tetap matang dan segar lebih lama.
Kemudian, jangan lupa untuk memisahkan tandan pisang. Karena, tandan pisang dapat mengurangi konsentrasi gas etilen, sehingga memperlambat proses pematangan.
4. Perhatikan sirkulasi udara yang baik
Sesampai di rumah, hindari menyimpan pisang di dalam kantong plastik atau wadah. Tanpa sirkulasi udara yang baik, proses pembusukan pisak akan terjadi lebih cepat. Jika kamu lebih suka menyimpan pisang dalam satu tandan, gantunglah pada rak pisang untuk meningkatkan sirkulasi udara.
5. Jangan simpan di kulkas
Yang paling penting, jangan simpan pisang di dalam kulkas jika belum matang atau selama proses pematangan. Karena, suhu dingin dapat menghambat pematangan dengan menekan enzim yang dibutuhkan untuk mengubah pati menjadi gula.
Bahkan, jika dikembalikan ke suhu ruangan, pisang yang belum matang tidak akan terus matang dengan benar.












