• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jangan Anggap Remeh Mata Merah, JEC Tekankan Risiko Uveitis dan Kebutaan Permanen

Dwi Natasya by Dwi Natasya
September 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jangan Anggap Remeh Mata Merah, JEC Tekankan Risiko Uveitis dan Kebutaan Permanen

JAKARTA, Cobisnis.com – Gangguan pada retina, termasuk akibat peradangan seperti uveitis, kerap mengancam secara diam-diam. Gejala mata merah dan pandangan kabur sering dianggap sepele, padahal jika terlambat ditangani dapat menyebabkan kerusakan retina permanen hingga kebutaan. Momentum World Retina Day 2025 pada September ini menjadi peringatan penting untuk meningkatkan kesadaran publik.

Retina berperan vital sebagai penghubung cahaya yang masuk ke mata dengan otak. Gangguan sekecil apa pun pada retina berpotensi mengacaukan sistem penglihatan secara keseluruhan. Uveitis, keratitis, maupun skleritis adalah contoh inflamasi mata yang dapat merusak retina. Dampaknya bisa signifikan, bahkan mempengaruhi produktivitas ekonomi masyarakat akibat hilangnya fungsi penglihatan.

Uveitis sendiri paling sering menyerang kelompok usia produktif 20–60 tahun, dan menyumbang 25% angka kebutaan di negara berkembang. Hal ini menunjukkan beban ekonomi kesehatan yang besar, terutama bagi negara dengan sistem jaminan kesehatan publik. Di Indonesia, penyebab utama uveitis adalah penyakit infeksi sistemik seperti tuberkulosis dan toksoplasma, serta gangguan autoimun.

Lebih dari itu, penelitian menunjukkan 48–70% kasus uveitis bersifat idiopatik atau tidak diketahui penyebab pastinya. Ketidakpastian ini membuat beban biaya diagnostik dan terapi meningkat, sekaligus menunjukkan perlunya teknologi medis berstandar tinggi. Tanpa penanganan dini, uveitis dapat berujung pada komplikasi serius seperti glaukoma, katarak, hingga kebutaan permanen.

Menurut Dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM, Dokter Sub Spesialis Ocular Infection and Immunology JEC Eye Hospitals and Clinics, minimnya gejala awal membuat pasien sering terlambat memeriksakan mata. Padahal deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah kerusakan retina lebih lanjut. Ia menekankan bahwa koordinasi antarprofesi medis diperlukan agar terapi lebih berhasil dan risiko ekonomi pasien lebih rendah.

Secara medis, tata laksana uveitis melibatkan pemeriksaan lengkap seperti slit-lamp, pencitraan mata, hingga tes darah. Terapi diberikan sesuai kondisi pasien, mulai dari tetes kortikosteroid, obat pelebar pupil, hingga imunosupresan dan antibiotik. Teknologi ini memerlukan investasi besar di sektor kesehatan, namun hasilnya dapat mengurangi beban sosial ekonomi akibat kebutaan.

Gangguan retina secara global juga menjadi penyebab utama kebutaan. WHO mencatat 196 juta orang mengalami degenerasi makula, sementara 146 juta menderita retinopati diabetik. Di Indonesia, prevalensi retinopati diabetik mencapai 43,1%. Angka ini selaras dengan meningkatnya kasus diabetes yang memberi dampak langsung terhadap biaya kesehatan nasional.

Sebagai pemimpin layanan mata di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan penanganan retina di seluruh 16 cabang dengan standar pelayanan terintegrasi. Layanan mencakup terapi laser, injeksi retina, hingga operasi retina. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana sektor kesehatan swasta berperan menopang sistem nasional dalam mengurangi angka kebutaan.

RS Mata JEC @ Menteng menempatkan layanan retina secara tersentralisasi melalui JEC Retina Center. Dengan 15 pemeriksaan diagnostik berteknologi tinggi dan dukungan 11 dokter subspesialis retina, rumah sakit ini sudah menangani lebih dari 12 ribu pasien gangguan retina dalam tiga tahun terakhir. Skala pelayanan ini sekaligus menjadi indikator permintaan tinggi di pasar layanan kesehatan mata.

Menurut Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC @ Menteng, pihaknya berkomitmen memberikan layanan retina komprehensif berbasis keahlian dan teknologi canggih. Komitmen ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga berimplikasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan efisiensi ekonomi akibat menurunnya angka kebutaan produktif

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: butajeckebutaan permanenmata merahuveitis

Related Posts

Studi Terbaru JEC, Katarak Serang Kalangan Usia Produktif Penyandang Miopia Tinggi

Studi Terbaru JEC, Katarak Serang Kalangan Usia Produktif Penyandang Miopia Tinggi

by Nina Karlita
March 16, 2022
0

DR. Dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM(K) menggagas pendekatan baru untuk tindakan operasi katarak dengan menggunakan implantasi Capsular Bag Tension Ring (CTR).

RS JEC-Candi Semarang, Rumah Sakit Mata Modern dengan Layanan Subspesialistis Terlengkap di Jawa Tengah

RS JEC-Candi Semarang, Rumah Sakit Mata Modern dengan Layanan Subspesialistis Terlengkap di Jawa Tengah

by Nina Karlita
January 29, 2022
0

Berstandar internasional,, RS JEC-Candi @ Semarang mudahkan masyarakat Jawa Tengah dapatkan layanan kesehatan terkomprehensif di satu lokasi (one stop service)...

Cegah Kebutaan Karena Glaukoma dengan Deteksi Dini di JEC

Cegah Kebutaan Karena Glaukoma dengan Deteksi Dini di JEC

by Nina Karlita
January 20, 2022
0

JEC sebagai eye care leader yang memiliki JEC Glaucoma Service menyediakan pemeriksaan yang komprehesif dan modern bagi pasien glaukoma.

Groundbreaking, RS JEC-Orbita Makassar Akan Menjadi Sentra Kesehatan Paling Mutakhir di Sulawesi Selatan

Groundbreaking, RS JEC-Orbita Makassar Akan Menjadi Sentra Kesehatan Paling Mutakhir di Sulawesi Selatan

by Nina Karlita
December 5, 2021
0

Berdiri di atas lahan seluas 1.462 meter, RS Mata, JEC-Orbita Makassar akan menjadi sentra kesehatan mata paling komprehensif di Sulawesi...

JEC Distribusikan 275.000 Masker Bedah untuk Petugas Medis 6 RS dan 55 Puskesmas

JEC Distribusikan 275.000 Masker Bedah untuk Petugas Medis 6 RS dan 55 Puskesmas

by Nina Karlita
May 21, 2020
0

Cobisnis.com – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di berbagai wilayah di Tanah Air, mengakibatkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di institusi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, Novo Indonesia mengajak masyarakat aktif memastikan keamanan obat dan melaporkan efek samping.

Novo Dorong Masyarakat Aktif Jaga Keselamatan Obat

September 17, 2026
AIA menghadirkan AIA SILABUS di Universitas Indonesia untuk membekali mahasiswa dengan literasi keuangan dan perencanaan finansial sejak dini.

AIA SILABUS Hadir di Universitas Indonesia

September 17, 2026
Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

September 17, 2026
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
ASABRI merealisasikan pembayaran empat program manfaat utama lebih dari Rp12,7 triliun hingga Semester I 2026 untuk peserta dan ahli waris.

ASABRI Bayarkan Hak Peserta Rp12,7 Triliun

September 18, 2026
Manchester United berada di peringkat 18 statistik sprint Premier League, sementara high-speed runs Setan Merah menempati posisi 19.

MU Cuma Peringkat 18 Statistik Sprint

September 18, 2026
PBB menggandeng Google mengintegrasikan data statistik global agar lebih mudah diakses AI sekaligus meningkatkan akurasi informasi publik.

PBB Gandeng Google Lawan Disinformasi AI

September 18, 2026
Kemenhub menetapkan aturan keselamatan mobil listrik yang diangkut kapal, termasuk baterai 30-50 persen dan larangan mengisi daya.

Mobil Listrik Naik Kapal Wajib Ikuti Aturan

September 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved