• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 12, 2026
in Nasional
0
Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Nadiem Makarim hadir sebagai saksi mahkota dalam persidangan dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada Selasa (10/3/2026). Dalam keterangannya, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu membantah tuduhan konspirasi serta menjelaskan sejumlah hal yang menjadi sorotan dalam dakwaan.

Dalam sidang tersebut, Nadiem menegaskan bahwa selama menjabat sebagai menteri di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, fokus utamanya adalah transformasi digital ekosistem pendidikan melalui perangkat lunak, bukan pengadaan perangkat keras.

Ia juga membantah tuduhan persekongkolan dengan para terdakwa dalam perkara tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada pertemuan rahasia untuk merancang konspirasi sebagaimana yang dituduhkan.

“Tidak ada sama sekali. Dan tidak ada kayak di dunia lain di mana kita bertemu secara rahasia di masa COVID untuk melakukan persekongkolan ini… Jadi ini Pasal 55 kan menyandera kita seolah-olah kita melakukan komplotan, sedangkan mana buktinya? Saya ini kebingungan sekali,” ujar Nadiem dalam persidangan.

Nadiem menjelaskan bahwa proses persiapan hingga pelaksanaan pengadaan, termasuk penentuan spesifikasi sistem operasi (operating system/OS), sepenuhnya didelegasikan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan tingkat direktur jenderal, bukan diputuskan di level menteri.

Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai pembentukan tim teknologi di kementerian yang menurutnya dilakukan untuk menjalankan arahan Presiden pada 2020 terkait percepatan transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Menurut Nadiem, sejumlah profesional teknologi yang direkrut ke kementerian bergabung dengan semangat pengabdian kepada negara. Ia menyebut beberapa talenta bahkan rela mengurangi penghasilan mereka untuk ikut berkontribusi dalam program transformasi digital.

“Saya ingin menunjukkan juga kepada semua peserta yang hadir di situ bahwa anak-anak muda ini bergabung untuk mengabdi juga. Dengan buktinya adalah mereka mengorbankan hampir setengah daripada gaji mereka untuk membantu negara kita,” katanya.

Dalam persidangan tersebut, Nadiem juga memberikan klarifikasi terkait tiga poin percakapan WhatsApp yang sempat dijadikan bagian dari dakwaan.

Pernyataan “remove humans and replace with software” menurutnya merujuk pada upaya mengotomatisasi pekerjaan birokrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual agar lebih efisien dari sisi waktu dan anggaran, termasuk melalui aplikasi ARKAS dan MARKAS.

Kemudian, kalimat “find internal change agents and empower them” dimaksudkan untuk menemukan talenta di dalam kementerian yang dinilai memiliki integritas dan kemampuan, lalu memberi mereka peran penting dalam proyek transformasi.

Sementara itu, pernyataan “bring in fresh blood from outside” disebutnya sebagai upaya menghadirkan kolaborasi dengan pihak eksternal, termasuk organisasi masyarakat dan yayasan melalui program seperti Program Organisasi Penggerak (POP).

Nadiem juga menegaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai menteri, ia telah mundur dari Gojek dan mendelegasikan hak suaranya kepada para pendiri lainnya demi menghindari konflik kepentingan.

Di luar ruang sidang, Nadiem turut menyoroti sejumlah pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum yang membahas riwayat bisnisnya di Gojek pada periode 2015 hingga 2019. Ia menilai pertanyaan tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan perkara pengadaan Chromebook yang sedang disidangkan.

“Saya pun tidak mengerti kenapa ditanyakan pertanyaan-pertanyaan mengenai saya dari tahun 2015 sampai 2018 ini hubungannya di mana?” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comdugaan korupsi KemendikbudristekgojekKasus ChromebookNadiem Makarimsaksi mahkotatransformasi digital pendidikan

Related Posts

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim nasional Italia kembali menelan kekecewaan besar setelah dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kekalahan melalui...

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

by Hidayat Taufik
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lonjakan kasus campak kembali terjadi secara global, dan Indonesia kini menempati posisi kedua dengan jumlah kasus terbanyak...

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang remaja berinisial MR (16) asal Garut dilaporkan hilang saat berada di kawasan kaki Gunung Guntur. Ia...

Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (1/4/2026) untuk menandatangani kesepakatan restorative justice (RJ) dengan...

Diplomat PBB Mundur, Sebut Ada Skenario Serangan Nuklir ke Iran

Diplomat PBB Mundur, Sebut Ada Skenario Serangan Nuklir ke Iran

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang diplomat senior yang terkait dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengundurkan diri setelah mengungkap adanya dugaan persiapan skenario...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

April 2, 2026
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

April 1, 2026
Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved