• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 12, 2026
in Nasional
0
Jadi Saksi Mahkota Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Konspirasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Nadiem Makarim hadir sebagai saksi mahkota dalam persidangan dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada Selasa (10/3/2026). Dalam keterangannya, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu membantah tuduhan konspirasi serta menjelaskan sejumlah hal yang menjadi sorotan dalam dakwaan.

Dalam sidang tersebut, Nadiem menegaskan bahwa selama menjabat sebagai menteri di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, fokus utamanya adalah transformasi digital ekosistem pendidikan melalui perangkat lunak, bukan pengadaan perangkat keras.

Ia juga membantah tuduhan persekongkolan dengan para terdakwa dalam perkara tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada pertemuan rahasia untuk merancang konspirasi sebagaimana yang dituduhkan.

“Tidak ada sama sekali. Dan tidak ada kayak di dunia lain di mana kita bertemu secara rahasia di masa COVID untuk melakukan persekongkolan ini… Jadi ini Pasal 55 kan menyandera kita seolah-olah kita melakukan komplotan, sedangkan mana buktinya? Saya ini kebingungan sekali,” ujar Nadiem dalam persidangan.

Nadiem menjelaskan bahwa proses persiapan hingga pelaksanaan pengadaan, termasuk penentuan spesifikasi sistem operasi (operating system/OS), sepenuhnya didelegasikan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan tingkat direktur jenderal, bukan diputuskan di level menteri.

Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai pembentukan tim teknologi di kementerian yang menurutnya dilakukan untuk menjalankan arahan Presiden pada 2020 terkait percepatan transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Menurut Nadiem, sejumlah profesional teknologi yang direkrut ke kementerian bergabung dengan semangat pengabdian kepada negara. Ia menyebut beberapa talenta bahkan rela mengurangi penghasilan mereka untuk ikut berkontribusi dalam program transformasi digital.

“Saya ingin menunjukkan juga kepada semua peserta yang hadir di situ bahwa anak-anak muda ini bergabung untuk mengabdi juga. Dengan buktinya adalah mereka mengorbankan hampir setengah daripada gaji mereka untuk membantu negara kita,” katanya.

Dalam persidangan tersebut, Nadiem juga memberikan klarifikasi terkait tiga poin percakapan WhatsApp yang sempat dijadikan bagian dari dakwaan.

Pernyataan “remove humans and replace with software” menurutnya merujuk pada upaya mengotomatisasi pekerjaan birokrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual agar lebih efisien dari sisi waktu dan anggaran, termasuk melalui aplikasi ARKAS dan MARKAS.

Kemudian, kalimat “find internal change agents and empower them” dimaksudkan untuk menemukan talenta di dalam kementerian yang dinilai memiliki integritas dan kemampuan, lalu memberi mereka peran penting dalam proyek transformasi.

Sementara itu, pernyataan “bring in fresh blood from outside” disebutnya sebagai upaya menghadirkan kolaborasi dengan pihak eksternal, termasuk organisasi masyarakat dan yayasan melalui program seperti Program Organisasi Penggerak (POP).

Nadiem juga menegaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai menteri, ia telah mundur dari Gojek dan mendelegasikan hak suaranya kepada para pendiri lainnya demi menghindari konflik kepentingan.

Di luar ruang sidang, Nadiem turut menyoroti sejumlah pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum yang membahas riwayat bisnisnya di Gojek pada periode 2015 hingga 2019. Ia menilai pertanyaan tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan perkara pengadaan Chromebook yang sedang disidangkan.

“Saya pun tidak mengerti kenapa ditanyakan pertanyaan-pertanyaan mengenai saya dari tahun 2015 sampai 2018 ini hubungannya di mana?” pungkasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comdugaan korupsi KemendikbudristekgojekKasus ChromebookNadiem Makarimsaksi mahkotatransformasi digital pendidikan

Related Posts

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, berencana memanfaatkan pulau-pulau tak berpenghuni di...

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Masa depan FIFA ASEAN Cup menjadi tanda tanya apabila Gianni Infantino tidak lagi menjabat sebagai Presiden FIFA....

Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi CPO bulan Agustus 2026 mencapai 4.880 ribu ton, turun -0,50% dari bulan sebelumnya 4.904 ribu ton....

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar forum strategis tahunan yang menjadi barometer arah kebijakan dan...

Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

Duduk Terlalu Lama Ternyata Bisa Bikin Leher Nyeri

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Duduk terlalu lama menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, khususnya mereka yang bekerja di depan komputer atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Asuransi Jasindo memperkuat peran sebagai mitra pengelolaan risiko melalui peningkatan kapabilitas, mitigasi risiko, dan tata kelola perusahaan.

Asuransi Jasindo Perkuat Peran Mitra Pengelolaan Risiko

October 9, 2026
Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi di Livin’ by Mandiri, mulai dari tabungan, jual beli, cicilan, hingga penarikan emas fisik.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Emas di Livin’

October 9, 2026
Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

October 9, 2026
Suahasil Soroti Wacana Kenaikan PTKP, Ada Dampak ke Penerimaan Negara

Suahasil Soroti Wacana Kenaikan PTKP, Ada Dampak ke Penerimaan Negara

October 9, 2026
Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

Napi Narkoba Bakal Dipindahkan ke Pulau Kosong, Ini Rencana Yusril

October 9, 2026
FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

FIFA ASEAN Cup Berlanjut atau Berakhir jika Infantino Lengser?

October 9, 2026
Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

October 9, 2026
Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

Kemendag Edukasi Pelaku DAMIU soal Kewajiban dan Larangan Usaha

October 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved