• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Israeli Tetapkan Sebagian Besar Tepi Barat Sebagai Tanah Negara, Dikecam Sebagai Aneksasi De Facto

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in News
0
Israeli Tetapkan Sebagian Besar Tepi Barat Sebagai Tanah Negara, Dikecam Sebagai Aneksasi De Facto

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Israel memajukan proses pendaftaran wilayah di Tepi Barat yang diduduki sebagai tanah negara, dalam langkah yang dikecam Palestina sebagai bentuk “aneksasi de facto”.

Untuk pertama kalinya sejak Israel menduduki wilayah tersebut pada 1967, pemerintah akan membentuk mekanisme resmi guna mendaftarkan sebagian besar lahan atas nama negara.

Kementerian Luar Negeri Israel membela kebijakan itu sebagai “langkah administratif” yang bertujuan “menertibkan” sistem pendaftaran tanah. Namun, sejumlah menteri pemerintah secara terbuka menyatakan bahwa langkah tersebut dimaksudkan untuk memperluas permukiman dan memperkuat kendali Israel atas wilayah tersebut.

Menteri Keuangan sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyebut registrasi tanah itu akan melanjutkan “revolusi permukiman dan tata kelola di seluruh bagian tanah kami,” merujuk pada istilah Yudea dan Samaria, sebutan alkitabiah untuk Tepi Barat.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Yariv Levin menyatakan Israel “berkomitmen memperkuat cengkeramannya atas seluruh bagian tanah kami, dan keputusan ini menegaskan komitmen tersebut.”

Kebijakan baru pemerintah ini akan berlaku di Area C Tepi Barat, yang mencakup sekitar 60% wilayah tersebut. Area ini dihuni sekitar 180.000–300.000 warga Palestina serta sedikitnya 325.500 pemukim Israel, menurut kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem.

Kepresidenan Palestina menyatakan keputusan tersebut melanggar hukum internasional dan merupakan “aneksasi de facto atas wilayah Palestina yang diduduki.” Dalam pernyataannya, kantor presiden memperingatkan bahwa langkah itu adalah deklarasi rencana aneksasi yang bertujuan memperkuat pendudukan melalui aktivitas permukiman ilegal.

Israel merebut Tepi Barat dari Yordania dalam perang 1967 dan kemudian mulai membangun permukiman Yahudi di wilayah tersebut. Permukiman itu dianggap ilegal menurut hukum internasional oleh United Nations dan sebagian besar komunitas internasional. PBB juga memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan yang diinginkan Palestina untuk menjadi bagian dari negara masa depan mereka.

Organisasi pemantau permukiman Israel, Peace Now, menyebut langkah pemerintah sebagai “perampasan tanah besar-besaran di Tepi Barat yang sepenuhnya bertentangan dengan kehendak rakyat dan kepentingan terbaik Israel.”

Pemerintah Israel menyetujui kebijakan tersebut meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan penolakannya terhadap aneksasi Tepi Barat.

“Kami memperingatkan Presiden Trump Netanyahu menipu Anda! Anda mengatakan tidak akan mengizinkan aneksasi, tetapi ia melakukannya tepat di depan mata Anda,” ujar Peace Now. Mereka menambahkan bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan ribuan warga Palestina kehilangan tanah mereka.

Menurut Peace Now, proses tersebut mengharuskan pemilik tanah membuktikan kepemilikan dengan cara yang hampir mustahil dipenuhi sebagian besar warga Palestina. Jika gagal, lahan tersebut otomatis akan terdaftar sebagai tanah negara.

Langkah terbaru ini menyusul keputusan kabinet keamanan Israel pekan lalu yang memperluas aturan dan tata kelola Israel atas Tepi Barat. Kebijakan tersebut menuai kecaman internasional, dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, sementara Uni Eropa menilainya sebagai “langkah ke arah yang salah.”

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Aneksasicobisnis.comisraelIsraelPalestinaTepiBarattimurtengah

Related Posts

Jarang Sosialisasi Bisa Bikin Cepat Tua? Ini 4 Faktornya

Jarang Sosialisasi Bisa Bikin Cepat Tua? Ini 4 Faktornya

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penuaan berlangsung secara alami seiring bertambahnya usia. Namun, proses tersebut juga dapat dipengaruhi berbagai kebiasaan dan kondisi...

Jangan Berisik di Bus Singapura, Dendanya Bisa Rp65 Juta

Jangan Berisik di Bus Singapura, Dendanya Bisa Rp65 Juta

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wisatawan yang berencana bepergian ke Singapura perlu memperhatikan etika saat memakai transportasi umum. Mulai Rabu (23/9/2026), beberapa...

Maskapai Iran Dilarang Terbang, Trump TV Hadir di AS

Maskapai Iran Dilarang Terbang, Trump TV Hadir di AS

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi terhadap seluruh layanan penerbangan internasional yang dioperasikan maskapai asal Iran. Kebijakan tersebut...

100 Satwa Dievakuasi dari Karhutla, 8 Dilaporkan Mati

100 Satwa Dievakuasi dari Karhutla, 8 Dilaporkan Mati

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI melaporkan telah menyelamatkan 100 satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasangan aktor Park Shin Hye dan Choi Tae Joon tengah berbahagia setelah menyambut kelahiran anak kedua mereka....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Waduh, Syarat Pendidikan Gibran Dipersoalkan, Status Wapres Dipertanyakan

September 22, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

September 22, 2026
Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

September 22, 2026
Ingin Anak Cepat Tinggi? Dokter Ingatkan Jangan Berlebihan Beri Protein

Ingin Anak Cepat Tinggi? Dokter Ingatkan Jangan Berlebihan Beri Protein

September 23, 2026
Cara Mengenali Orang dengan Pikiran Positif dari Cara Menghadapi Masalah

Cara Mengenali Orang dengan Pikiran Positif dari Cara Menghadapi Masalah

September 23, 2026
Ed Sheeran Kehilangan Ratusan Ribu Followers setelah Macklemore Dicoret

Ed Sheeran Kehilangan Ratusan Ribu Followers setelah Macklemore Dicoret

September 23, 2026
Jarang Sosialisasi Bisa Bikin Cepat Tua? Ini 4 Faktornya

Jarang Sosialisasi Bisa Bikin Cepat Tua? Ini 4 Faktornya

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved