Drone menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional Kuwait dan memicu kebakaran besar. Tidak ada korban jiwa, namun insiden ini mempertegas eskalasi di kawasan Teluk.
Pemerintah Kuwait menyebut kerusakan hanya bersifat material. Tim darurat langsung dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi kejadian.
Serangan serupa juga dilaporkan terjadi di Bahrain. Fasilitas perusahaan terbakar, dan otoritas setempat segera melakukan langkah pengamanan.
Di tengah situasi ini, Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer terhadap Iran bisa dihentikan dalam dua hingga tiga minggu. Pernyataan ini memberi sinyal perubahan strategi Washington.
Trump menegaskan penghentian operasi tidak harus menunggu kesepakatan dengan Iran. Langkah militer disebut bisa selesai tanpa proses diplomasi formal.
Namun, Iran membantah adanya negosiasi. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menyebut komunikasi yang terjadi bukan bagian dari dialog resmi.
Ketegangan meningkat setelah Iran mengancam sejumlah perusahaan besar AS. Nama seperti Google, Apple, hingga Tesla disebut dalam daftar target.
Konflik juga meluas ke Lebanon, dengan serangan Israel di Beirut menewaskan sedikitnya tujuh orang. Situasi kawasan semakin tidak stabil.
Sejumlah negara mulai mendorong gencatan senjata. Di saat yang sama, lonjakan harga energi mulai terasa dan menambah tekanan ekonomi global.