JAKARTA, Cobisnis.com – Usman Nurmagomedov buka suara terkait tudingan dirinya hendak menyerang petarung China, Song Yadong, dalam UFC Shanghai. Insiden itu terjadi setelah Yadong mengalahkan Umar Nurmagomedov pada akhir pekan lalu.
Dalam duel di SPD Bank Oriental Sports Center, Yadong menang KO atas Umar pada ronde kedua. Pukulan Yadong membuat Umar langsung terkapar di kanvas octagon.
Kekalahan tersebut mengejutkan tim Eagle MMA yang dimiliki Khabib Nurmagomedov. Usai Umar jatuh, Yadong masih melayangkan dua pukulan sebelum Usman masuk ke dalam octagon.
Usman yang merupakan adik Umar langsung memberikan pertolongan kepada sang kakak. Saat itulah terjadi insiden antara dirinya dan Yadong yang tengah berselebrasi mengelilingi octagon.
Keduanya sempat bertabrakan dan situasi terlihat hampir memanas. Usman bahkan terlihat seperti hendak melancarkan serangan siku berputar ke arah Yadong.
Namun, Usman akhirnya menahan diri dan kembali fokus memberikan pertolongan kepada Umar. Momen tersebut kemudian memunculkan tudingan bahwa Usman berniat menyerang Yadong.
Usman menanggapi tudingan tersebut melalui unggahan di media sosial. Petarung berusia 28 tahun itu mengatakan dirinya tidak terlalu memedulikan tudingan yang muncul setelah insiden tersebut.
Usman menyebut kejadian itu sebagai bagian dari takdir. Ia juga menilai publik membesar besarkan insiden yang terjadi di UFC Shanghai.
Menurut Usman, jika dirinya memang berniat menyerang Yadong, serangan tersebut sudah dilakukan. Ia juga menyayangkan kritik yang diarahkan kepadanya setelah kejadian tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah sorotan terhadap kekalahan Umar dari Yadong. Sementara itu, Usman memilih memberikan penjelasan mengenai tindakannya saat melihat sang kakak terkapar di octagon.













