JAKARTA, Cobisnis.com – Petarung Indonesia Bilal Hasan langsung mengarahkan pandangannya kepada Andre “Mascote” Lima setelah meraih kemenangan di UFC Shanghai.
Bilal mengaku menyaksikan langsung pertarungan Lima dari ruang ganti sebelum dirinya naik ke oktagon.
Bilal kemudian mengamankan kemenangan atas Nilson Rojas lewat penyelesaian pada debut UFC-nya. Hasil tersebut menjadi kemenangan keduanya lewat penyelesaian dalam 18 hari.
Usai pertarungan, Bilal menyebut Andre Lima sebagai salah satu nama yang menarik perhatiannya. Ia bahkan mengaku tidak terlalu terkesan dengan penampilan petarung Brasil tersebut.
“Dia bertarung tepat sebelum saya, jadi saya menontonnya dari ruang ganti. Sejujurnya, saya tidak terkesan. Saya juga pikir dia gagal memenuhi batas berat badan,” kata Bilal dalam post-fight interview dikutip pada Minggu (30/8/2026).
Meski demikian, Bilal menegaskan penilaiannya tidak berkaitan dengan pribadi Lima. Ia menyebut petarung Brasil tersebut sebagai orang yang baik.
“Tidak ada hubungannya dengan dia sebagai pribadi. Saya pikir dia orang yang baik. Tapi saya harus terus berkembang,” ujarnya.
Bilal mengatakan ambisinya saat ini adalah terus berkembang hingga menjadi juara. Karena itu, ia berani menyebut nama lawan yang diinginkannya setelah meraih kemenangan di UFC Shanghai.
“Saya ingin menjadi juara dan itulah yang saya lihat. Saya tahu dalam bisnis ini, kamu harus berani menyebut nama lawan yang kamu inginkan,” kata Bilal.
“Jadi, saya melihat kesempatan itu dan memanfaatkannya,” lanjutnya.
Menang KO pada Debut UFC
Bilal mencatat debut impresif di UFC setelah mengalahkan Nilson Rojas lewat knockout pada ronde kedua dalam pertarungan kelas flyweight.
Bilal dan Rojas sama-sama memasuki pertarungan dengan rekor profesional 9-0. Namun, Bilal mampu mempertahankan rekor sempurnanya sekaligus memberikan kekalahan pertama kepada Rojas.
Pada ronde pertama, Bilal melepaskan sejumlah jab tajam yang membuat Rojas lebih waspada terhadap serangan lawannya.
Memasuki ronde kedua, Bilal memanfaatkan respons Rojas dengan sebuah fake jab. Gerakan tersebut membuat Rojas bereaksi terhadap ancaman pukulan sebelum Bilal melanjutkannya dengan pukulan straight yang mengarah tepat ke dagu.
Rojas terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertarungan. Wasit kemudian menghentikan laga dan memberikan kemenangan KO kepada Bilal.
Hasil tersebut membuat Bilal kini memiliki rekor profesional 10-0. Ia juga menjadi salah satu petarung Indonesia yang mencuri perhatian dalam gelaran UFC Shanghai.
Debut Bilal di UFC berlangsung kurang dari tiga pekan setelah mendapatkan kontrak UFC melalui Dana White’s Contender Series Season 10. Sebelumnya, ia menghentikan petarung India Mridul Saikia lewat TKO hanya dalam 45 detik.
Setelah mengalahkan Rojas, Bilal menyadari dirinya kini menjadi bagian dari persaingan di divisi flyweight UFC.
“Ya, sekarang saya menjadi rekan satu divisi dengan semua petarung kelas flyweight ini. Saya tahu kalian semua melihat pertarungan yang membosankan sebelum saya tadi,” ucapnya.
Bilal pun menutup debutnya di UFC dengan kemenangan KO dan sinyal jelas bahwa dirinya siap bersaing di divisi flyweight.













