• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Insiden Sriwijaya Air Memukul Industri Transportasi Udara, Saatnya Evaluasi Menyeluruh Maskapai Penerbangan

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 10, 2021
in Industri
0
Insiden Sriwijaya Air Memukul Industri Transportasi Udara, Saatnya Evaluasi Menyeluruh Maskapai Penerbangan

Cobisnis.com – Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama mengatakan insiden jatuhnya Sriwijaya Air SJY 182 harus menjadi dasar evaluasi bagi seluruh maskapai penerbangan. Insiden jatuhnya pesawat ini berpotensi memukul lebih jauh industri transportasi udara yang sudah mengalami penurunan sejak pandemi Covid-19.

“Proses investigasi terhadap penyebab jatuhnya pesawat dapat segera dilakukan dan rekomendasi perbaikan dari KNKT dapat segera diberikan untuk menghindari kecelakaan lainnya,” kata Suryadi dalam siaran pers, Minggu (10 Januari 2021).

Beberapa waktu lalu Boeing sempat mengeluarkan peringatan terkait pesawat Boeing 737-500 yang telah diparkir selama tujuh hari berturut-turut rawan mengalami mati mesin di udara akibat korosi pada katup udaranya. Menurut Suryadi, hal ini patut menjadi perhatian serius.

Selain itu, perangkat ELT yang tidak memancarkan sinyal di insiden Sriwijaya Air menjadi pertanyaan selanjutnya yang harus dijawab dalam investigasi. Sebab, perangkat ini seharusnya berfungsi secara otomatis ketika terjadi benturan atau apabila terendam air.

“Semua ini harus dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan oleh pihak maskapai bahwa pesawat (yang jatuh) tersebut telah dilakukan perawatan sebagaimana mestinya. Walaupun tentunya faktor-faktor lain seperti faktor cuaca juga harus diinvestigasi, apakah turut berkonstribusi terhadap kecelakaan ini. Karena biasanya kecelakaan pesawat merupakan rangkaian dari beberapa kejadian, sehingga tidak disebabkan oleh satu faktor saja,” jelas Suryadi.

Pemerintah Tak Tegas

Faktor kebijakan atau regulasi juga tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kejadian ini. Suryadi menyebut banyak contoh ketidaktegasan Pemerintah terhadap maskapai penerbangan. Misalnya terkait masalah kompensasi kecelakaan pesawat Lion Air JT610 yang tidak kunjung selesai, hingga terjadinya kecelakaan Sriwijaya Air sebagai bukti lemahnya kontrol Pemerintah terhadap maskapai.

Kemudian berlakunya UU No.11 tahun 2020 Cipta Kerja yang banyak menghapus pasal-pasal di dalam UU No.1 tahun 2009 tentang Penerbangan. Salah satu contohnya adalah pengubahan Pasal 118 ayat 1 huruf f yang tadinya mewajibkan angkutan udara niaga untuk melaporkan kegiatan angkutan udara setiap bulan, sekarang tidak lagi disebutkan secara pasti jangka waktunya.

“Padahal untuk angkutan udara bukan niaga pada Pasal 118 ayat 3 huruf c jangka waktu pelaporan tidak diubah tetap setiap bulan. Hal ini semakin menegaskan bahwa kontrol dan pengawasan Pemerintah sangat lemah terhadap maskapai penerbangan,” ujarnya.

Suryadi berharap jatuhnya pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 harus menjadi dasar evaluasi bagi seluruh maskapai penerbangan. Ke depannya selalu berhati-hati dalam melakukan kegiatan penerbangan dengan memperhatikan faktor cuaca dan selalu melakukan perawatan pesawat sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pesawat dapat benar-benar terkondisikan untuk laik terbang.

“Kami juga berharap Pemerintah mengawasi secara ketat dan bertindak tegas apabila terdapat maskapai penerbangan yang tidak beroperasi sesuai dengan ketentuan, dan hal ini bisa dimulai dengan cara segera menyelesaikan masalah kompensasi terhadap ahli waris kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang masih belum selesai,” jelasnya.

Selain itu, dengan segera dilakukannya investigasi dan dikeluarkannya rekomendasi dari KNKT, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan membantu industri angkutan udara agar tidak merosot lebih jauh di masa pandemi ini.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course

Related Posts

Aturan Baru MK 2026: Partai Wajib Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan atau Gugur di Pemilu

Aturan Baru MK 2026: Partai Wajib Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan atau Gugur di Pemilu

by Hidayat Taufik
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mahkamah Konstitusi (Mahkamah Konstitusi) menegaskan aturan keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif pada Pemilu. Selain itu, MK menguatkan...

Rehabilitasi Pascabencana Aceh 2026 Masih 30 Persen, Pemerintah Dorong Percepatan

Rehabilitasi Pascabencana Aceh 2026 Masih 30 Persen, Pemerintah Dorong Percepatan

by Hidayat Taufik
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai sekitar 30 persen....

Perkuat Ekosistem Energi Hijau, PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream dalam Perdagangan Penurunan Emisi PLTS

Perkuat Ekosistem Energi Hijau, PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream dalam Perdagangan Penurunan Emisi PLTS

by Iwan Supriyatna
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem perdagangan karbon (carbon trading) di sektor ketenagalistrikan melalui penandatanganan...

BYD Klaim Teknologi Mengemudi Pintar Tekan Risiko Kecelakaan

BYD Klaim Teknologi Mengemudi Pintar Tekan Risiko Kecelakaan

by Desti Dwi Natasya
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BYD mengklaim sistem bantuan mengemudi pintar mereka kini telah diterapkan pada lebih dari 60 model kendaraan. Teknologi...

Vandalisme KRL Rangkasbitung Terjadi Dua Kali dalam Semalam

Vandalisme KRL Rangkasbitung Terjadi Dua Kali dalam Semalam

by Desti Dwi Natasya
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – KAI Commuter menyayangkan aksi pelemparan terhadap rangkaian Commuter Line Rangkasbitung pada Minggu (24/5/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

May 25, 2026
Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

May 25, 2026
Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

May 24, 2026
Geely EX2 Terbaru Hadir dengan Baterai Baru dan Logo Galaxy

Jangan Salah Paham, Ini Bedanya COVID-19 dengan Hantavirus

May 24, 2026
Aturan Baru MK 2026: Partai Wajib Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan atau Gugur di Pemilu

Aturan Baru MK 2026: Partai Wajib Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan atau Gugur di Pemilu

May 25, 2026
Rehabilitasi Pascabencana Aceh 2026 Masih 30 Persen, Pemerintah Dorong Percepatan

Rehabilitasi Pascabencana Aceh 2026 Masih 30 Persen, Pemerintah Dorong Percepatan

May 25, 2026
Perkuat Ekosistem Energi Hijau, PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream dalam Perdagangan Penurunan Emisi PLTS

Perkuat Ekosistem Energi Hijau, PLN Indonesia Power Gandeng DevvStream dalam Perdagangan Penurunan Emisi PLTS

May 25, 2026
BYD Klaim Teknologi Mengemudi Pintar Tekan Risiko Kecelakaan

BYD Klaim Teknologi Mengemudi Pintar Tekan Risiko Kecelakaan

May 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved