• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Indonesia Milik Siapa: Rakyat atau Oligarki?

H. Fuad by H. Fuad
September 30, 2021
in Nasional
0
Indonesia Milik Siapa: Rakyat atau Oligarki?

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia milik siapa? Pertanyaan tersebut terus terngiang, tanpa ada jawaban konklusif. Pertanyaan sederhana tetapi sangat penting untuk dipahami oleh segenap bangsa Indonesia, khususnya oleh rakyat jelata Indonesia.

Ada yang mengatakan Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Namun, faktanya sangat bertentangan. Indonesia dikuasai oleh sekelompok kecil masyarakat, terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif, serta para pengusaha besar.

Mereka dikoordinasi oleh partai politik melalui koalisi yang sering kali merugikan rakyat. Karena koalisi bisa menjelma menjadi kartel. Mereka mengatur demi melanggengkan kekuasaan, melalui peraturan dan undang-undang yang dibuat untuk kepentingan kelompok mereka sendiri.

Rakyat jelata hanya bisa menjadi penonton saja. Kadang diberi tetesan bantuan sosial. Sambil dilempar, dan dikorupsi pula.

Terhina? Begitulah gambaran rakyat jelata Indonesia. Terhina dan tertindas. Apakah rakyat seperti ini sebagai pemilik Indonesia? Sulit dipercaya, bukan?!

Penguasaan lahan, baik untuk pertambangan maupun perkebunan, diberikan kepada sekelompok kecil pengusaha. Tapi, jumlah lahannya sangat luas. Mereka berpesta pora. Apalagi harga komoditas sedang meroket.

Rakyat daerah hanya menjadi kuli di pertambangan dan perkebunan tersebut. Yang lebih menyedihkan, daerah sering kali menuai bencana alam setelah sumber daya alam dieksploitasi besar-besaran. Kondisi ini jauh lebih buruk dari zaman kolonial.

Ada rakyat yang mengambil hasil perkebunan, hanya untuk konsumsi, bukan untuk dijual komersial. Tetapi, sangat miris, mereka dihukum penjara. Dengan tuduhan mencuri. Kondisi rakyat seperti ini jelas bukan pemilik negara Indonesia.

Ada juga penguasaan lahan yang sangat luas diberikan kepada pengusaha besar, pengusaha pengembang perumahan. Tetapi, ironis, mereka justru menggusur rakyat yang sudah menetap terlebih dahulu di sana. Rakyat yang merupakan warga turun-temurun yang tinggal di desa tersebut.

Seperti kasus yang sedang hangat di desa Bojong Koneng, Sentul, dan di Manado. Padahal, menurut kabar, lahan yang di Manado adalah lahan warisan. Toh tetap mau digusur. Dilaporkan ke polisi oleh pengusaha tersebut, bahkan sempat ditahan, sekitar 1 bulan. Begitulah nasib rakyat kecil. Untung ada anggota TNI yang berani membela hak rakyat. Semoga Beliau mendapat pahala.

Pertanyaannya, siapa yang lebih berhak atas lahan di bumi Indonesia: rakyat (jelata) penduduk setempat atau pengusaha besar, yang sering kali memperoleh izin melalui kolusi dengan pejabat setempat?

Apa hak pengusaha tersebut sehingga boleh memiliki lahan yang luas dan menjadi super kaya, sedangkan rakyat lainnya sangat miskin bahkan harus digusur? Hak konstitusi apa yang mereka miliki, yang membuat mereka mendapatkan hak istimewa tersebut?

Kembali ke pertanyaan awal: Indonesia milik siapa: rakyat atau oligarki? Lahan di Indonesia milik siapa: rakyat atau oligarki? Atau, milik penguasa? Yang boleh membagikan hak pengelolaan kepada siapa saja sesukanya, meskipun harus menggusur penduduk setempat?

Indonesia memang seharusnya menjadi milik bersama seluruh rakyat Indonesia. Ini harus tercermin di dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu, kehidupan Rakyat yang Berdaulat. Seperti yang diangan-angankan para pejuang bangsa, yang dituangkan di dalam Undang-Undang Dasar Indonesia.

Rakyat berdaulat bukan berarti rakyat boleh memiliki semua aset negara seenaknya. Seperti sekarang yang terjadi, di mana pengusaha bisa seenaknya memiliki lahan yang luas.

Rakyat berdaulat adalah rakyat yang mempunyai kekuasaan untuk menentukan pemimpin yang bertindak untuk kepentingan rakyat banyak. Yang dapat memajukan kesejahteraan umum, adil dan makmur, serta mencerdaskan bangsa.

Penguasaan lahan dengan menggusur hak rakyat adalah tidak adil. Bagaimana bisa adil, kalau rakyat di negara sendiri saja tidak ada tempat tinggal, digusur untuk kepentingan pengusaha. Hal ini bertentangan dengan UUD. Pejabat publik seperti ini harus diganti. Karena mengkhianati hak rakyat.

Semua pejabat dan wakil rakyat yang mengkhianati hak rakyat harus diganti, atau dibubarkan. Karena mereka membuat rakyat menderita untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Tetapi, untuk mendapatkan Kedaulatan Rakyat memang tidak mudah. Bahkan sangat sulit. Kedaulatan Rakyat harus direbut kembali dari tangan-tangan kekuasaan yang kotor. Mereka tentu saja tidak akan tinggal diam. Karena itu, diperlukan perjuangan. Sama seperti perjuangan sewaktu membebaskan negeri ini dari tirani penjajah.

Di lain pihak, terus berdiam diri berarti bergelut dengan penderitaan. Penderitaan yang akan diturunkan ke anak cucu. Apakah rakyat Indonesia akan bertahan seperti ini selama 350 tahun lagi?

Penulis:
Anthony Budiawan
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Cobisnisoligarkiopini

Related Posts

Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah bangunan yang menyerupai klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, ternyata dibangun tanpa izin....

Benjamin Netanyahu menyebut ada indikasi musuh Israel akan menyerang menjelang pemilu legislatif 27 Oktober. Yair Lapid meminta penjelasan keamanan.

Netanyahu Peringatkan Serangan Jelang Pemilu Israel

by Desti Dwi Natasya
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan terdapat indikasi musuh-musuh Israel akan berupaya melancarkan serangan menjelang pemilu legislatif...

Bappenas memperkirakan dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2025 mencapai Rp2,7–4,7 triliun sekaligus mulai menyusun desain besar industri olahraga nasional.

MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi Rp4,7 Triliun

by Rizki Meirino
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan buku MotoGP Mandalika 2025: Akselerasi Ekonomi, Citra, dan Pariwisata sekaligus memulai penyusunan Desain Besar...

Mulai Besok, Seluruh SPBU Ditargetkan Menyalurkan B50

Mulai Besok, Seluruh SPBU Ditargetkan Menyalurkan B50

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menargetkan seluruh SPBU di Indonesia sudah menyalurkan biodiesel B50 secara penuh...

Presiden Donald Trump

IRGC Desak Warga AS Ganti Pemerintahan Trump

by Desti Dwi Natasya
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerukan kepada warga Amerika Serikat untuk menolak kebijakan pemerintahan Presiden Donald...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

September 30, 2026
Spider-Man Brand New Day

Spider-Man Brand New Day Tayang Ulang

September 30, 2026
Manchester City dinyatakan bersalah melanggar aturan keuangan Premier League selama sembilan musim. Sanksi klub masih menunggu sidang lanjutan.

Manchester City Terbukti Langgar Aturan Keuangan

September 30, 2026
Warner Bros mempromosikan Digger dengan iklan unik yang menampilkan beragam respons penonton, dari kritik hingga pujian terhadap film Tom Cruise.

Digger Balas Kritik Lewat Iklan

September 30, 2026
Thailand memastikan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 2-0. Chanathip Songkrasin menegaskan tim tetap fokus hingga final.

Thailand Lolos Final, Tetap Tancap Gas

September 30, 2026
Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

September 30, 2026
Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

Terungkap, Klaster Mewah Lapas Cibinong Berdiri Tanpa Izin

September 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved